
Hendra menuju ruangan Rizki,dan Hendra melihat Rizki yang sedang tiduran di sofa.
"Ki,,kamu sakit,,?"tanya Hendra sambil mengusap lengan Rizki.
"Iya Pah,,kepala rasanya pusing sama badanya panas dingin,"
"Kalau gitu pulang aja Sanah,Saya telfon supir buat antar kamu,,"
"Tapi kerjaan belum selesai Pah,"
"Ngga usah mikirin kerjaan,biar nanti Saya yang urus,,"kata Hendra sambil menelfon supir.
Rizki lalu memakai jasnya dan langsung keluar ,dan Rizki di antar sekertaris Hendra turun ke bawah.
Rizki sudah di dalam mobil,dan Rizki langsung menyandarkan kepalanya di sandaran jok,karena kepalanya merasa pusing.
Sampai rumah Rizki jalan dengan pelan dan memegangi kepalanya.
"Mas Rizki kenapa,,?"tanya Mba Mimin.
"Kepala saya pusing Mba,,"
"Mau saya ambilkan obat sama minum,,?"
"Boleh deh Mba,saya di kamar ya Mba,"Rizki sambil berjalan ke kamarnya.
Saat buka pintu rupanya Zara juga pas buka pintu.
"Ya Tuhan,,Abang kok udah pulang,,"Zara kaget melihat Rizki yang tiba tiba ada di depan pintu.
"Kepala Abang pusing Yang,,"Zara langsung menuntun Rizki ke kasur.
"Abang tiduran dulu yah,Zara mau ambilkan obat sama minum,,"
"Iya,,Dede mana,,?"
"Dede ada di kamar Bunda,"Zara lalu keluar dari kamar,dan Mba Mimin mau ke arah kamar berpapasan dengan Zara.
__ADS_1
"Mba bawa apa,,?"
"Obat sama minum buat Mas Rizki non,,"
"Oh,,sinih biar Zara aja yang kasih ke Abang,"Zara mengambil gelas dan obat dari tangan Mba Mimin.
Sampai kamar Zara menyuruh Rizki untuk minum obat,dan setelah minum Zara mengganti baju dan celana Rizki dengan baju santai.
"Tidur lah Bang,Zara mau lihat Dede dulu,"
"Iya ,,"jawab Rizki ,dan Zara pun keluar dari kamarnya dan menuju kamar Bunda.
"Bun,,bunda,,"kata Zara sambil mengetuk pintu,Zara masuk saat Dea menjawab iya.
"Dede lagi apa Bun,,?"
"Masih tidur,,tuh,,"sambil menujuk ke kasur.
"Dari tadi tidur terus Bun,"
"Iya,,"Jawab Dea ,lalu Zara duduk di pinggir kasur dan menciumi anaknya.
"Bun,,Dede Zara bawa ke kamar yah,"
"Iya,,"
"Abang pulang loh Bun,sekarang sedang tidur"
"Pulang,,Rizki sakit,,?"
"Iya,,"
"Kasih obat belum,"
"Udah,sekarang Abang sedang tidur,"
"Dede jangan di deketin Rizki yah Za,takut tertular,,"
__ADS_1
"Oh gitu ya Bun,jadi Abang ngga boleh Deket in Dede yah,"
"Iya kalau Rizki panas,jangan Deket Deket yah,"Zara menjawab iya.
Zara keluar dari kamar Bunda,dan langsung masuk ke kamarnya.
Zara duduk di sofa lalu ngasih Nen ke Dede,Sedang Selfi bangun tidur duluan,lalu ke kamar mandi untuk cuci muka.
Setelah Cuci muka Selfi keluar dari kamar menuju dapur untuk minum.
Selfi melihat ke halaman samping rumah lewat kaca jendela yang di dapur.
"Dari pada ngga ada kerjaan mending Aku rapikan halaman,,"
Selfi lalu mengambil sapu lidi dan mulai menyapu halaman,dari samping rumah ke depan rumah Selfi menyapu.
Selesai menyapu Selfi merapikan pot bunga,karena mba yang suka datang seminggu 3 kali sedang pulang kampung,jadi rumah terlihat kotor oleh daun kering.
Sekitar satu jam halaman jadi bersih dan rapi setelah Selfi rapikan dan sapu.
"Yang,,,sayang,,,"Bumi keluar dari kamar memanggil Selfi.
"Iya Mas,,Aku lagi di luar,,"teriak Selfi.
Bumi yang mendengar lalu keluar dan melihat Selfi yang sedang duduk,dengan tangan yang kotor.
"Kamu ngapain Yang,,"
"Lagi rapiin taneman,,bagus ngga Mas,,"Sambil menujukan tatanan pot bunga ke Bumi.
"Bagus sih,,tapi kamu jadi kotor gitu,,mandi gih Sanah,,"
"Iya Mas,,tunggu bentar lagi,ini belum selesai,"Bumi lalu menemani Selfi sampai selesai,setelah selesai Bumi dan Selfi masuk ke dalam rumah.
"Aku mandi dulu ya Mas,,"
"Iya Sanah mandi lah,Mas mau buat kopi dulu,"Bumi masuk ke dapur sedang Selfi ke kamar karena mau mandi.
__ADS_1
jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,