
Zara lalu mengajak Bumi untuk pulang,karena sudah sore,Bumi pun mau.Lalu ketiganya keluar dari cafe dan akan pulang.Selfi berpisah dengan Zara di pertigaan,karena arah rumah mereka berlawanan.
"Itu temenmu orang mana Za,,"
"Selfi orang Malaysia,,"
"Oh,,kamu teman satu jurusan,,?"
"Iya,,kaka mau ngga Zara comblangin sama dia,,"
"Kamu Ngga ada teman yang lainya apa Za,"
"Temen banyak,tapi yang dekat hanya Selfi,"
"Di coba aja dulu kak,Selfi cantik kok,"
"Tapi badan dia kecil,ngga semok kaya kamu,Aku maunya yang kaya kamu berisi,padat dan cantik,,"
"Apaan sih kak,"kata Zara sedikit ngga suka denger perkataan Bumi.sedang Bumi tersenyum aneh.
Zara lalu tidak lagi melanjutkan obrolanya,dan berjalan lebih cepat lagi.Saat sampai di apartemen Zara sedikit aneh dengan apartemenya ,karena terlihat bersih .
Zara lalu masuk ke kamar dan saat menutup pintu tiba tiba dari belakang ada yang memeluk Zara.
"Aaaaa,,,,"teriak Zara yang kaget karena tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang.
"Ssuuttt,,,ini Abang jangan teriak,,"Zara lalu menengok kebelakang.
"Abanggggg,,,,"Zara langsung memeluk Rizki dan Rizki pun menyambutnya.
"Abang kapan datang,kok ngga bilang kalau mau datang sih,,"
"Kejutann,,,"Zara lalu melepaskan pelukanya.
"Zara kangen,,,"
__ADS_1
"Sama,Abang juga kangen,,"
"Katanya kesininya jumat kok hari kamis sudah datang,,?"sambil Zara melepaskan pelukanya lalu meletakan Tasnya di meja.
"Iya tadinya mau jumat sore,tapi di kantor cabang ada masalah,jadi Abang di suruh Papah untuk mengeceknya,,"Zara mengangguk.
Rizki lalu memeluk Zara dari belakang,dan.menciumi leher Zara.
"Iihh,,,Zara lagi keringetan Bang,,jangan di ciumin lehernya,"
"Wangi kok,Abang suka,,"
"Tapi Zara Risih,,"Zara lalu berbalik dan mengalungkan tanganya di leher Rizki.
"Tadi kemana aja pulang kuliah,kok jam segini baru pulang,,?"
"Zara dari toko buku bareng Selfi sama Kak Bumi,lagian Abang ngga ngabarin mau ke sini ya Zara tadi mampir ke cafe dulu untuk ngopi,"
Rizki mengangguk.
"Kita mandi bareng yuk,,"
"Ngga mau,kalau mandi sama Abang pasti lama ,,"
"Ya ngga papa lah,,"sambil menggendong Zara.Zara langsung mengalungkan tanganya di leher agar tidak jatuh.
Mereka berdua ahirnya mandi berdua,benar yang di katakan Zara,mereka mandi ngga hanya 20 menit,tapi sampai satu jam lamanya.
Zara habis mandi bukanya seger badanya tapi malah langsung lemas.karena Rizki membuatnya terkapar .
Zara sampai lemas dan tiduran langsung di kasur ,dan belum sempat pakai baju.
Rizki lalu membantu Zara memakai baju,dan setelah itu membiarkan Zara untuk tidur.
Rizki lalu ke dapur untuk memasak,biar nanti Zara bangun sudah ada makanan.Rizki mengambil Ayam ,Rizki mau membuat Ayam goreng aja yang simpel,lalu tidak lupa membuat sambel.
__ADS_1
Zara membuka matanya,dan melihat sekeliling kamarnya,ternyata Rizki ngga ada,lalu Zara keluar dari kamarnya untuk mencari Rizki.
"Abang lagi masak apa,,"Zara memeluk Rizki dari belakang.
"Lagi bikin sambal,tuh ayamnya udah Abang goreng,kita makan yah,,"Zara mengangguk.
Lalu Zara dan Rizki makan bersama setelah semuanya siap.
"Nanti kita kerumah mamah ya sayang,"
"Iya Bang,,"
"Tapi Zara beresin dapur dulu yah Bang,"
"Iya nanti Abang bantu biar cepet selesai,lagian kita ke rumah mamahnya jam 7 aja,biar pas mamah dah pulang kerja,"Zara mengangguk.
Selesai makan Zara dan Rizki membereskan dapur bersama.setelah selesai mereka ke kamar.
"Sayang sinih kita tiduran dulu,,"kata Rizki dan Zara pun menganguk.
Mereka berdua lalu tiduran di kasur sambil mengobrol.
"Bang,,Apa Abang sudah bilang ke Papah untuk pindah kerja di cabang yang ada di sini,"
"Sudah,tapi Papah masih membutuhkan Abang di perusahaan yang di jakarta,"Zara sedikit cemberut.
"Jangan cemberut gitu,Abang kan masih bisa kesini tiap dua minggu sekali,,"
"Tapi Zara pengin bersama Abang terus,Zara ngga mau LDRan,,"
"Sabar yah,,Abang juga ngga mau,tapi ini kan demi masadepan kamu sayang,"Zara pun mengangguk.
"Kita main satu ronde lagi yuk Yang,gimana mau ngga,,?"Zara langsung melotot saat mendengar perkataan Rizki.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...
__ADS_1