Suamiku Asisten Papah

Suamiku Asisten Papah
Rizki Sakit


__ADS_3

Selfi dan Bumi baru saja selesai olahraga pagi,keduanya masih dengan nafas yang belum setabil menuju kamar mandi bersama,Selfi di gendong Bumi masuk kamar mandi.


Keduanya mandi bersama,dan Bumi tidak membuang kesempatan dan Bumi meminta lagi pada Selfi.


Selfi yang sebenarnya merasa lemas akhirnya menuruti keinginan Bumi karena ngga enak menolak keinginan suami.


"Mass,,,Aku udah ngga kuat Mas,,,"kata Selfi saat Bumi terus saja menghujami miliknya dengan senjatanya.


Selfi berdiri sambil berpegangan tembok dan sedikit menunduk,sedang Bumi dari belakang terus saja mengerakan pinggulnya.


"Iya Sayang,,sebentar lagi yahhh,,,tahan dulu,"


Bumi makin mempercepat gerakanya ,dan tidak lama Bumi akhirnya pelepasan dan langsung di cabut miliknya dari milik Selfi karena tidak pake pengaman.


Selfi langsung duduk di closet karena merasa lemas,dengan nafas yang tidak teratur.


Sedang Bumi langsung menyalakan shower dan menyiram miliknya yang berceceran.


Setelah bersih Bumi lalu lanjut mandi,Selfi masih duduk diam menunggu nafasnya teratur.


"Sayang,,ini mandi lah,,Mas udah selesai,"


"Iya,,,"Selfi lanjut mandi,sedang Bumi memakai handuknya dan keluar dari kamar mandi.


Selfi keluar dari kamar mandi,Bumi sudah rebahan di kasur.


"Yang,,Mas laper,,"


"Ya sama Aku juga lapar sama lemas,tunggu bentar Aku pakai baju dulu ya Mas,,"Bumi menjawab Iya.


Setelah Selfi selesai,keduanya menuju tempat makan,lalu Selfi menyiapkan makan untuk Bumi dan dirinya.


Keduanya makan dengan lahap karena tenaga mereka sudah terkuras habis.

__ADS_1


"Yang kita istirahatnya di kamar aja yuk,,Mas pengin istirahat,,"


"Mas aja dulu Sanah,Aku mau rapi rapi dapur dulu,"


"Ya udah Mas ke kamar dulu yah,"Selfi menjawab iya.


Selfi mencuci piring bekas makan mereka berdua ,setelah mencuci piring Selfi lalu ke kamar.


"Kemarilah sayang,"Kata Bumi menyuruh Selfi untuk tiduran di sampingnya.


Selfi lalu mendekati Bumi dan ikut naik ke kasur.


"Kita tidur yah ,rasanya badan Mas lemas semua,,"


"Aku juga,badanku rasanya remek,"keduanya lalu tidur.


Sedang Zara di kamarnya sedang memberi nen pada anaknya,tapi mata Zara sudah sambil terpejam.


"Sayang,,kamu ngantuk,,?"tanya Dea karena melihat Zara memejamkan matanya.


"Iya Bun,,Zara ngantuk ,tadi pagi Dede tidur jam 5 pagi dari jam 1 Bun,"


"Emangnya Rizki ngga gantian jaga,?"


"Ngga,Zara sengaja,soalnya Abang semalam demam,"


"Kalau demam kenapa tadi pagi kerja,?"


"Katanya ada rapat penting di kantor Bun,jadi ngga enak sama Papah kalau ngga kerja,"


"Ya udah sinih Dedenya sama Bunda,kamu tidur lah,"


"Tapi apa bunda ngga repot,?"

__ADS_1


"Ngga sayang,,sinih Dedenya,"Dea lalu mengambil Dede di tangan Zara,dan membawanya ke kamarnya.


"Kamu tidur ya,,dan jangan kuatir tentang Dede,Bunda akan menjaganya,"kata Dea sebelum keluar dari kamar Zara.


"Iya Bunda makasih,"


Zara pun tidur karena memang sangat mengantuk.


Rizki selesai rapat langsung tiduran di sofa panjang ruanganya.


Rizki merasa pusing kepalanya,dan badanya pun panas,tapi Rizki ngga bilang sama Hendra karena ngga enak.


Hendra di ruanganya sedang mengobrol dengan Dea lewat telfon.


"Ini Dede Kia lagi tidur di sini,"


"Kok ngga tidur di kamar nya,"


"Zara lagi tidur,biar ngga ke ganggu,"


"Jam segini kok tidur sih,ngga baik Yang,kamu harus bilangin,"


"Ngga papa lah Mas sekali kali,soalnya Zara dari jam satu malam sampai jam 5 pagi ngga tidur,"


"Kok bisa,emang Rizki ngga gantian jagain anaknya,?"


"Kata Zara Rizki semalam demam,jadi Zara ngga tega membangunkanya,"


"Demam,,pantas tadi Rizki terlihat pucat,ya udah ya sayang Mas mau lihat Rizki dulu,"


"Iya Mas,,"telfon pun mati,Hendra langsung keruangan Rizki untuk melihatnya.


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2