Suamiku Asisten Papah

Suamiku Asisten Papah
Zara Muntah


__ADS_3

Rizki dan Zara sekarang sudah di kamar mandi,Rizki yang tidak sabaran langsung membuka bajunya sendiri,setelah itu Rizki mau melepaskan bajunya Zara tapi Zara mencegahnya.


"Bang,,jangan di sini,tempatnya ngga nyaman,lagian ini masih sore,nanti kalau Bunda datang gimana,,?"


"Sebentar ini Yang,,"


"Tapi Zara udah mandi Bang,,masa Zara harus mandi lagi,,Zara bantu pake tangan aja yah,kita lakuannya nanti malam aja,biar lebih enak di kasur,,"


"Tapi tangan ngga enak Yang,,"


"Ya udah pake mulut ,gimana,,?"Zara sebenarnya ngga mau melakukanya, tapi Rizki yang sudah sangat menginginkannya karena sudah puasa 40 hari jadi merasa kasihan, rizki langsung mengangguk.


Zara lalu duduk di closet, Rizki berdiri di depan Zara,tadi Rizki sudah mencuci miliknya dulu,karena belum mandi takut bau asem.


Zara memasukan milik Rizki ke dalam mulut nya,dengan pelan Zara memainkan dengan lidah dan Bibirnya.


"Aduh Yang,,enak nya Yang,,terus,,"Rizki juga ikut mengerakan pinggulnya,menggerakkan maju mundur.


Tangan Rizki memegang kepala Zara,membuat Zara tidak bisa bergerak bebas.


Zara hampir muntah karena Rizki mendorong miliknya terlalu dalam.


Zara mendorong badan Rizki karena Zara mau muntah.

__ADS_1


Oeeekkk,,,


Zara langsung muntah,saat milik Rizki keluar dari dalam mulutnya.


Rizki lalu mengusap bibir Zara yang basah karena muntah,dan juga air mata yang keluar dari matanya.


"Cuci mukanya,trus keluarlah,,Abang mau mandi,,"Rizki kasihan melihat Zara,padahal Rizki sudah merasakan ingin pelepasan.


Zara lalu cuci muka juga berkumur,setelah itu keluar dari kamar mandi,setelah Zara keluar Rizki melanjutkan bersolo ria sendiri.


Zara keluar dari kamarnya dan langsung ke dapur mengambil minum,Zara minum cukup banyak karena tenggorokannya terasa kering.


Selesai minum Zara ke kamar Bunda,di dalam Hendra dan kedua adik kembarnya sedang bermain dengan Kia,Kia sangat pintar tersenyum saat di ajak becanda ,membuat si kembar senang bermain dengan Kia.


"Dek,,Kia mau Kaka bawa ke kamar yah,"


"Abang,,Kia pengin Nen itu kasihan,besok kan bisa main lagi sama Kia,"kata Bunda,Si Kembar pun menurut.


Zara lalu mengendong KIA dan di bawanya ke kamar,Saat masuk kamar Rizki sudah selesai mandi.


Zara lalu memberi Nen dulu ke Kia,Rizki sedang memakai baju.


"Hari ini Dede rewel ngga Yang,?"

__ADS_1


"Ngga,,hari ini Dede malah banyak tidur,mungkin karena semalam kurang tidur kali ya Bang,?"


"Ya Mungkin bisa jadi,,"Rizki mendekati Zara yang sedang duduk di sofa sambil memberi Nen pada Kia.


"Abang pengin gendong dong Yang,,"


"Iya,,Tunggu Dede selesai Nen dulu,,"


Setelah selesai nen,Zara memberikan Dede ke Rizki,Rizki lalu berdiri dan di ayun ayun kanya sambil di ajak ngobrol.


"Sayangnya Papah yang cantik,,jangan rewel lagi yah,,kan dah makin besar jadi ngga boleh cengeng ,,"


Saat Rizki sedang bermain dengan Kia,Zara membereskan box ,biar nanti Kia tidur sudah bersih dan nyaman.


"Yang,,Dede bobo nih,,"kata Rizki pada Zara,ternyata Kia di ayun ayun jadi tidur.


"Iya,,ini udah rapi kok,"


Setelah rapi Dede Kia lalu di tidurkan dengan pelan oleh Rizki,setelah di taro box Zara menepuk nepuknya dengan pelan.


Dede Kia Akhirnya tidur,Rizki langsung menarik Zara kedalam pelukanya.


"Trimakasih untuk semuanya,,kamu sudah jadi ibu yang baik juga istri yang baik,semoga keluarga kita selalu bahagia,"sambil.mencium kening Zara.

__ADS_1


"Amin Bang,,"Zara mendongakan wajahnya,lalu Rizki mengecup bibirnya Zara sekilas.


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2