
Zara dan Rizki baru saja makan malam bersama Hendra dan Dea juga dengan kedua adik Zara.
Sedang Dede di temani mba saat Zara dan Rizki makan.
"Makasih ya Mba udah nungguin Dede,"kata Zara saat masuk kamar.
"Iya Non,saya keluar dulu ya Non,"
"Iya Mba,,"
Rizki lalu melihat anaknya di dalam box,sambil mengusap usap pipinya.
"Yang ,,Dede kok bobo terus sih kalau jam segini,padahal Abang pengin main denganya loh,,"
"Ya memang bayi tuh begitu Bang,kerjaanya nen trus tidur ,nanti kalau sudah 3 bulan an baru udah bisa di ajak main,,"
"Lama banget sih 3 bulan ya Yang,,"Zara hanya tersenyum.
Keduanya melihat ke arah bayi mungil yang tidur dengan nyenyaknya.
"Semalam Dede tidur jam berapa Yang,maaf yah Abang semalam ngga nemenin,Abang ngantuk banget soalnya,,"
"Sampai jam 4 pagi Dede baru tidur,Zara aja sampai mengantuk,"
"Jam 4 pagi Yang,dari jam 12 malam ,"
"Iya,,kata Bunda nanti Dede tiap malem bangun kaya semalam Bang,Soalnya kata Bunda siang itu jadi malam,dan malam jadi siang kalau bayi,dan kita harus nemenin,ngga boleh di tinggal tidur,"
__ADS_1
"Kalau gitu kita sekarang tidur yuk Yang,biar nanti malam kalau Dede bangun kita bisa nemenin,"Zara mengangguk.
Rizki dan Zara pun tidur sambil saling pelukan,Rizki sebelum tidur mencium kening Zara dulu.
Sekitar jam 12 lewat 5 menit Dede Kia menangis,Zara yang mendengarnya lalu bangun.
Zara mendekati Box ,lalu memegang popok Dede,ternyata sudah penuh.
"Kenapa sayang,,oh udah penuh yah,Dede risih yah,,sinih Mamah ganti yah,"Zara mengangkat anaknya dari dalam box,lalu menidurkan di tempat yang biasa buat Dede Kia pake baju sehabis mandi.
Dede Kia masih menangis terus karena pengin Nen tapi Zara masih Menganti popoknya.
"Iya sayang,,tunggu yah,nanti nen kok,"kata Zara kepada anaknya.
Rizki yang mendengar Dede menangis,Langsung bangun.
"Ini Dede popoknya penuh,tapi juga pengin Nen,jadi ngga sabar nangis deh,,ya sayang ini udah kok,,yuk nen,,"Zara menggendongnya menuju kasur dan memberinya nen.
Rizki duduk di dekat Zara dan melihat Dede sedang Nen.
"Abang tidur aja gih,Dede biar sama Zara,"
"Tapi Abang pengin nemenin kamu Yang,"
"Kita nanti gantian aja gimana,kalau dua jam Dede ngga tidur,nanti Abang Zara bangunin,"
"Oh gitu,,ya udah Abang tidur yah,"Zara menjawab iya.
__ADS_1
Rizki tidur lagi,sedang Zara bermain dengan Dede Kia selesai nen.
Zara mengajak ngobrol Kia dan Zara tersenyum sendiri karena merasa tidak menyangka kalau sekarang sudah punya anak.
Zara merasa haus dan ternyata minum habis di teko.
"Aduh nih gimana yah ,Dede kalau di tinggal kasihan,kalau di bawa takutnya di gigit nyamuk ,Dede di box aja dulu kali yah,"Zara lalu menggendong Dede dan di taro di box bayi.
Saat Zara mau keluar kamar,Dede malah menangis,jadi Zara ngga jadi pergi.
"Dede kenapa nangis sayang,Mamah cuman mau ambil minum kok,"Zara akhirnya menggendongnya lagi Dan di ayunin.
Sekitar jam 3 ,Zara sudah sangat mengantuk, Akhirnya Zara membangunkan Rizki.
"Bang,,bangun Bang,,Zara udah ngantuk,gantian yah,,"Rizki membuka matanya,lalu Rizki melihat jam ternyata sudah jam 3 pagi.
"Ya sinih Abang yang temenin Dede,kamu tidurlah,"
"Nanti kalau mau membangun Zara aja ya Bang,"sambil menidurkan di kasur .
"Iya,,nanti Abang bangunin kamu kalau Dede nangis,"
Zara lalu memejamkan mata,sedang Rizki menemani Dede sambil mengajaknya ngobrol.
"Ya Tuhan,Aku sangat bersyukur telah memberiku istri yang sangat baik dan anak yang cantik seperti Mamahnya,"sambil menciumi pipi Dede Rizki bicara.
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..
__ADS_1