
Bumi dan Selfi keluar dari mobil,keduanya naik ke atas menuju apartemen Bumi.
Mamah juga sudah menunggu karena Mamah yang sudah kangen karena lama Selfi ngga main.
"Pagi Tan,,"kata Selfi saat sudah masuk ke dalam apartemen.
"Pagi,,Selfi gimana kabarnya ,lama ngga main kesini ,Tante kangen loh,"
"Ya Tan,Selfi kerja terus soalnya,"
"Oh gitu yah,ya udah yuk masuk,"
"Selfi sudah sarapan belum,?"
"Sudah Tan,"
"Mah,,Mamah mau pergi yah,?katanya kangen pengin ngobrol sama Selfi,kok malah Mamah mau pergi sih,"Bumi melihat Mamahnya yang memakai baju rapi dan sudah berdandan.
"Iya sayang Mamah mau pergi sebentar,Ada urusan yang ngga boleh di wakili,"
"Selfi ngga papa kan tunggu Tante,nanti kita masak bersama buat makan malam ,jadi jangan pulang dulu yah,"
"Iya Tan,Selfi akan tunggu Tante,"Mamah pun pergi setelah cipika cipiki dengan Selfi dan Bumi.
"Sayang bukanya kita mau nonton nanti malam,"
"Besok lagi ngga papa kok nontonnya,"Bumi langsung cemberut.
__ADS_1
"Tapi kita jarang ada waktu liburan bersama,"
"Di sini juga bisa nonton ,kita nonton di laptop apa di tv kan,"
Keduanya sedang duduk di sofa sambil Bumi menyandarkan kepalanya di pundak Selfi.keduanya memainkan hpnya masing masing.
"Besok jangan terlalu dekat dengan pengawas tempatmu kerja ya Yang,Aku ngga suka,Aku benar benar cemburu kalau kamu terlalu dekat dengan laki laki,"
"Iya,Aku akan jaga jarak,"jawab Selfi sambil mengusap pipi Bumi,keduanya tersenyum.
Di lain tempat,Zara dan Rizki hari ini mau ke rumah Hendra,tapi keduanya masih belum berangkat,karena Rizki masih menjenguk anaknya.
Sehabis sarapan bukanya mereka bersiap untuk pergi,Rizki justru meminta pada Zara ingin menjenguk anaknya dulu.
Zara pun membolehkannya karena Rizki jarang meminta.
"Bangg,,,Zara sudah lemas ,,"
Rizki terus menggerakan pinggulnya,dan sambil terus mengeluarkan suara kenikmatan,Zara menggigit bibirnya karena merasa capek dan nikmat.
"Sayang,,Abang mau sampai tahan yah,,oohh,,,oohhhhhhgggghhh,,"Akbar mengeluarkan suara panjangnya karena baru saja melakukan penembakan.
Rizki lalu menarik miliknya,dan langsung menjatuhkan badanya di samping badan Zara.
Keduanya sama sama lemas dan nafasnya juga ngos ngosan .
"Makasih ya sayang,,"sambil menarik selimut untuk menutupi badan polos Zara.Zara mengangguk pelan,sebelum bangun Rizki mencium kening Zara dulu.
__ADS_1
Rizki lalu ke kamar mandi untuk mandi,selesai Mandi Rizki menyuruh Zara mandi juga karena akan pergi ke rumah Hendra.
Saat Zara mandi,hpnya berbunyi tanda panggilan,Rizki lalu melihat siapa yan menelfon,ternyata Hendra yang menelfon.
"Mampus nih,pasti marah ,"kata Rizki pelan ,lalu mengangkat telfon nya.
"Halo Pah,,"
"Katanya mau ke sini,kenapa ngga sampai sampai,kalian masih di rumah,,?"
"I,,iya Pah kita masih di rumah,Zara masih mandi,"
"Ya Tuhan jam segini baru mandi,jangan jangan kalian habis main dulu ,gila emang kalian yah,di sini lagi di tungguin malah kalian main kuda kudaan,ya Tuhan,,buruan kesini kita mau ajak kalian makan di luar,!!"
"Iya Pah kita akan berangkat,Zara sudah selesai mandi,"Jawab Rizki karena melihat Zara yang baru keluar dari kamar mandi.
Telfon pun mati,Rizki langsung bicara pada Zara kalau Papahnya telfon dan menyuruh cepat ke sana.
Rizki duduk di sofa menunggu Zara bersiap,mata Rizki dari tadi melihat ke arah Zara yang sedang pakai baju.
"Ya Tuhan indah sekali ciptaan mu,"kata Rizki pelan,Rizki melihat badan Zara yang mulus dan perut yang sudah membuncit,Rizki benar benar sangat menyukai pemandangan di depan matanya.
Rizki mendekati Zara,lalu tangan Rizki dengan isengnya mere*mas Boko*Ng Zara yang kedua tangannya,dan menciumi punggungnya.
"Bang geli,,awas dulu Zara mau pakai baju,jangan ganggu,nanti Papah telfon lagi dan marah marah lagi,"
Ahirnya Rizki hanya bisa diam dan melihat Zara bersiap.
__ADS_1
Setelah siap keduanya berangkat menuju rumah Hendra.
Jangan lupa like,komen dan Vote nya, trimakasih...