
Sampai Rumah Rizki menyuruh Zara untuk bersih bersih,Rizki terus menemani Zara,selesai bersih bersih dan ganti Baju Zara di suruh untuk tidur karena dari semalam Zara belum tidur.
Rizki juga ganti baju dan bersih bersih,Rizki ngga langsung tidur tapi Rizki bantu bantu merapikan rumah.
Dian Dan Dea sedang sibuk di dapur,keduanya juga di bantu Mba Mimin karena Kia sekarang sedang tidur bersama Zara.
Mereka sedang membuat makanan buat makan semua keluarga.
"Di,,ini ada uang ,kamu gunakan buat beli makanan dan yang lainya,nanti malam acara tahlilan kan,,pasti banyak orang datang,jangan masak sendiri pesan aja biar ngga terlalu capek,"Dian melihat ke Dea karena ngga enak mau menerimanya.
"Ambil saja Kak,pasti Kaka membutuhkannya,"kata Dea,Dinda lalu menerimanya.
"Makasih ya Hen,De,,semoga rezeki kalian makin bertambah,"
"Amin,,"jawab Hendra dan Dea.
Dian lalu menyimpan uangnya di kamar,Dea lanjut masak bersama Mba Mimin,Hendra lalu istirahat ke kamar.
Setelah Dian menyimpan uangnya di kamarnya,Dian kembali lagi ke dapur,sekitar jam 3 sore semuanya di panggil untuk makan bersama.
Rumah Dian jadi sangat rame,dan kesedihan pun jadi sedikit terlupakan,mereka makan sambil mengobrol.
__ADS_1
"Kak Doni ,Kak Dian sebelumnya saya minta maaf,saya dan Dea nanti malam sehabis tahlil langsung pulang ke kota,kalau Zara dan Rizki mereka terserah mau sampai kapan saja,Saya ada kerjaan yang ngga bisa di tinggal,"
"Iya ngga papa kalau kalian mau pulang,kita sekeluarga juga terimakasih atas kedatangan kalian,"
"Pah,,Bun,,Zara mau satu Minggu di sini sama Abang,ngga papa kan,,?"
"Iya ngga papa,,mba Mimin mau gimana sayang,mau tetap di sini apa Bunda ajak pulang,?"
"Mba Mimin ajak pulang aja Bun,di sini kan Ada Mamah sama Adek yang bisa bantu jagain Kia,"
"Oh iya udah,Mba Mimin Bunda ajak pulang,"
Setelah selesai makan mereka lanjut mengobrol di ruang keluarga,sedang Dian sedang memesan makanan untuk acara nanti malam.
Kia sedang bermain dengan Om Aditia juga Tante Firli,Zara ikut juga gabung.
Yang duduk di sofa tinggal Doni dan Dea,"Dinda sudah di kabarin belum Kak ,?"tanya Dea pada Doni.
"Sudah,,tapi dia ngga bisa kesini,Dinda sedang seminar di Bali bersama suaminya,"Dea mengangguk.
"Kaka sehat kan,gimana usaha toko dan cafenya,masih lancar,,?"
__ADS_1
"Kaka sehat,tapi Kaka juga sering sakit,mungkin karena terlalu sibuk jadi Kaka sekarang sering sakit,"
"Kaka harus jaga kesehatan,jangan terlalu ngoyo,Aditiya dah bisa bantu kan di toko,,dia kan udah besar,,?"
"Aditiya iya sudah bisa bantu,Firli dan Kak Dian juga kalau lagi ngga sibuk mereka bantuin kok,,"
"Sukurlah kak,semoga Kaka selalu di beri kesehatan dan selalu bahagia bersama keluarga Kaka,"
"Amin,,kamu juga bahagia kan Dek,?"
"Iya kak,Dea bahagia,,"
"Sukurlah,gimana dengan kembar,kenapa mereka ngga ikut,?"
"Mereka sehat dan baik,mereka tidak ikut karena besok ada ulangan di sekolahnya,mereka itu sangat pintar Kak,,selalu juara kelas,mereka benar benar mirip Mas Hendra,"
Doni tersenyum mendengarnya.
Lalu Dian datang dan ikut gabung untuk mengobrol.
Dian sudah memesan makanan nasi kotak dari restoran padang.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...