Suamiku Asisten Papah

Suamiku Asisten Papah
Mamah Tidak Mau Melihat Kedua Anaknya Bertengkar


__ADS_3

Sampai Apartemen Zar Langsung masuk kamar dan tiduran di kasur,Zara memejamkan matanya sambil memegang perutnya yang terasa tidak enak,Rizki yang melihatnya hanya menemaninya dan duduk di pinggir kasur.


"Sinih Abang pijitin keningnya,,"Zara menurut dan mendekat ke Rizki,Rizki lalu memijit kening Zara.


"Kita periksa ke Dokter aja yuk,,"Zara hanya menggeleng.


"Kenapa,,nanti takutnya malah makin parah,,"


"Zara Hanya butuh istirahat saja Bang,,nanti juga sembuh,,"


"Ya udah kalau gitu kamu tidur yah,Abang mau mandi,,gerah soalnya,,"Zara lalu menjawab Iya sambil memiringkan badanya lalu memeluk guling.


Rizki menuju kamar mandi untuk mandi,Rizki berendam sebentar karena merasa badanya sedikit pegal.


Selesai mandi Rizki lalu memakai bajunya,Rizki melihat Zara yang tertidur dengan pulasnya.


Rizki lalu keluar dari kamar dan menuju dapur,Rizki membuat kopi ,setelah kopi jadi Rizki duduk di sofa sambil nonton tv di temani secangkir kopi.


Tidak terasa jam sudah menujukan pukul 7 malam,Rizki lalu melihat ke kamar untuk mengecek keadaan Zara,ternyata Zara masih tidur dengan lelap.


Rizki lalu Ke dapur untuk memasak untuk makan malam,Saat Rizki sedang menggoreng ayam,Bel pintu berbunyi,Rizki lalu membuka pintunya,dan ternyata Mamah yang datang,Rizki menengok kebelakang Mamah.


"Adek ngga ikut,,"Mamah tau apa yang sedang di cari Akbar.


"Kenapa ngga ikut,,?"


"Adek takut sama kamu,dan ngga enak juga,"


"Kenapa gitu,kalau dia merasa ngga salah harusnya ngga usah takut dong,,"

__ADS_1


"Udah bicaranya di dalam aja,ngga enak kalau ada orang bicara di pintu gini,,"


Lalu Rizki dan Mamah masuk ke dalam,Rizki menuju dapur lagi karena sedang masak.


"Zara mana,,?"


"Ada di kamar,,"


"Zara masih sakit,,?"


"Kok mamah tau,,?"Mamah langsung bingung mau jawab apa,larena Mamah tau dari Bumi.


"Zara beneran sakit,,?"


"Mamah tau Zara sakit dari mana,,dari Adek,,dia tau dari mana,,?"


"Iya Mamah tau dari Adek,Adek taunya dari teman Zara katanya,,"


"Abang,,kalian berdua anak mamah,dan Mamah ngga bisa membela salah satu dari kalian,tapi Mamah hanya ingin kalian jangan sampai bertengkar dan musuhan,,Mamah akan sedih sayang,,"


"Abang harap maklum sama Adek,Zara adalah cinta pertamanya Adek,jadi mungkin Adek belum bisa melupakan Zara,,"


"Mah,,tapi mereka sudah tidak berhubungan cukup lama,,Masa Adek ngga bisa lupain Zara sih Mah,,Zara itu sekarang istri Abang,kaka iparnya,masa Adek ngga mikir sih,,"


"Abang,,,jangan seperti itu sayang,,Adek juga sekarang sudah punya pacar,berarti kan dia sudah bisa lupain Zara,,"


"Tapi kemarin Abang dengar saat Mamah dan Adek bicara itu Adek masih suka Zara kan,,"


"Iya,,tapi mungkin maksud Adek belum bisa melupakan Zara sepenuhnya,tapi kalau Adek sudah punya pacar berarti Adek kan sudah sedikit sedikit melupakan Zara,,"

__ADS_1


"Kalau memang Adek sudah punya pacar,bilang padanya kenalkan ke Abang,biar Abang akan lihat itu setingan atau beneran,,"


"Iya nanti Mamah bilang sama Adek,tapi Mamah minta kalian jangan bertengkar yah,,Mamah sangat sedih,,"Rizki menjawab Iya.


Rizki lanjut goreng Ayam,dan Mamah membantu buat sambel.


"Abangg,,Bangg,,"teriak Zara,Zara tidak tau ada Mamah di apartemenya.


"Itu Zara Manggil Bang,,"


"Iya Mah,Abang mau lihat dulu yah,"


"Ya udah sanah lihat gih,,"


Rizki pergi menuju kamar,dan melihat Zara.


"Abangg,,Zara haus,,"


"Kan bisa bangun ,,trus pergi kedapur ,,"


"Tapi Zara maunya di gendong,,"


"Kok jadi manja gini sih,,"


"Kepala Zara masih pusing,,"


Lalu Rizki menggendong Zara di belakang,dan membawanya ke dapur.Zara lalu melihat ada mamah.


"Mamah,,kapan datang,,Bang turunin,,Zara maluu,,"Mamah tersenyum.

__ADS_1


Zara lalu turun dan duduk di bangku meja makan dan melihat ada ayam goreng sama sambel Zara langsung makan tanpa di suruh,Mamah dan Abang melihatnya sambil geleng geleng kepala.


Jangan lupa,like komen dan votenya,trimakasih..


__ADS_2