
Zara melepaskan bajunya,hanya menyisakan dalaman saja,Rizki keluar dari kamar mandi setelah selesai pipis,dan sudah tidak pake baju hanya pakai cela*na da*lam saja.
Zara melihatnya hanya tersenyum tipis,karena Rizki benar benar bersemangat.
"Ayo sayang kita ke kasur,pelan yah,"Rizki menuntun Zara menuju kasur.
Zara lalu tiduran di kasur sedang Rizki yang sudah melihat Zara tiduran dan perutnya sudah kelihatan membuncit,langsung menciumi perut Zara dulu.
"Sayangnya papah,,yang anteng yah di dalam,Papah mau jenguk dulu,"Zara tersenyum mendengar perkataan Rizki.
"Sayang nanti kalau sakit bilang yah,Abang akan pelan pelan kok,"Zara mengangguk sambil jawab Iya.
Rizki mulai mencium kening turun ke Pipi lalu ke bibir.Rizki dan Zara saling melu*mat dan menghisa*p bibir,setelah cukup lama bermain di bibir,Ciuman Rizki turun ke leher Zara ,Rizki hanya menciumi dan men*jilatinya saja.
Ciuman Rizki terus turun ke bawah,sampai lah di dada Zara,Rizki lalu melepaskan pembungkusnya,setelah pembungkus dada lepas,Rizki tidak menunggu waktu lama langsung memainkan nya,dada Zara sekarang besar dan lebih kencang membuat Rizki makin senang memainkan nya.
Tangan Zara mer*emas rambut Rizki sambil mulutnya merin*tih kenikmatan.
Mereka berdua sama sama menikmatinya,Rizki senang sekali memainkan dada Zara,sampai Zara juga merem melek,karena Rizki memainkan boba nya dengan sangat pintar.
Ciuman Rizki berpindah ke bawah,setelah puas bermain dengan boba,ciuman Rizki sekarang sampai di perut dan turun lagi kebawah.
__ADS_1
Sampai di kain segitiga,Rizki lalu melepaskan nya,setelah terlepas kaki Zara di lebarkan.
Tangan Rizki mengusap inti tubuh Zara,membuat Zara merinding nikmat,lalu dengan pelan Rizki memainkannya dengan jari,dan berlahan mulutnya menyusul.
Lidah Rizki sudah bermain di inti tubuh Zara dengan keluar masuk,Zara makin ngga karuan bergerak ke kanan dan ke kiri kepalanya.
"Bangg,,,oohhh,,,nikmatnyaaa,,,,"sambil tangan Zara terus mer*emas rambut Rizki.
Ahirnya Zara berteriak karena merasakan pelepasan dengan nikmat.
"Aaahhhgggggg,,,,Banggg,,,"Jara sampai kepalanya terangkat ke belakang dan kakinya menekan kepala Rizki.
Zara merasa lemas dan kakinya sudah tidak menekan kepala Rizki lagi,Rizki bisa bernafas lega,Rizki lalu membersihkan inti tubuh Zara dengan lidahnya.
Rizki membiarkan Zara istirahat sebentar,lalu Rizki memulainya lagi,dengan pelan Rizki memasukan miliknya setelah kaki Zara di buka.
Zara menggigit bibirnya saat milik Rizki mencoba masuk,karena Zara merasa sakit,Rizki menekannya dengan pelan.
Setelah masuk Rizki mendiamkannya sebentar menunggu Zara nyaman,setelah Zara nyaman Rizki baru menggerakkan pinggulnya pelan pelan.
Sekitar 5 menitan,Rizki merubah gaya,sekarang Zara di suruh di atas,Zara menurut dan Zara yang bergerak ke depan belakang,tangan Rizki sambil memainkan dada Zara dengan gemas.
__ADS_1
"Oohh,,,Sayangg,,ini sungguh nikmat,ayo terus ,,"Rizki rupanya sudah ngga tahan.
"Sayang Abang sudah mau keluar,kita ganti lagi,kamu yang di bawah lagi,,"Zara pun turun dan tiduran lagi.
Saat Milik Rizki sedang masuk ,hp Zara berbunyi,Rizki melihat sekilas dan ternyata Hendra yang menelfon.
"Yang,,Papah yang telfon gimana nih,,"
"Udah Bang biarin aja,kita lanjut terus ini sudah nanggung,,"
"Nanti kalau papah marah gimana,,?"
"Biar Zara nanti yang bicara,udah bang lanjutin aja yuk,,"Rizki pun mengangguk dan melanjutkan nya lagi.
Setelah masuk Rizki bergerak agak cepat karena sudah ngga tahan,
"Sayang tahan yah,,Abang mau keluar,,"Zara hanya bisa mengangguk karena bibirnya sudah di gigit agar tidak keluar suara.
"Oohh,,ohhh,,nikmatnyaaa,,aahhhhhhhh,,,"teriakan panjang milik Rizki pun keluar.Zara juga menyusul berteriak.
"Aaahhh,,Abangggg,,,,"
__ADS_1
Setelah keluar semuanya,Rizki menarik miliknya,dan menjatuhkan badanya di samping Zara.
Jangan lupa like,komen dan Vote nya,trimakasih...