
Bumi dan Selfi sedang ada di kamar ,selesai sarapan keduanya masuk ke kamar,Selfi mau menyiapkan baju untuk Bumi kerja,sedang Bumi mau mandi.
"Sayang,,apa kamu marah dengan perkataan Mamah,,?"Bumi bertanya seperti itu karena Selfi dari tadi terlihat murung dan diam saja.
"Perkataan Mamah yang mana Mas,,Aku ngga marah kok,,"sambil membuka lemari.
"Tapi kamu dari tadi diam terus Yang,,kaya ngga suka dengan omongan Mamah,,"
"Aku ngga marah kok,biasa aja,,"
"Trus kenapa dari tadi diam kaya ada yang di pikirkan,,"
"Ngga kok,Aku biasa aja,,"
"Ngga Yang ,,Mas paham dengan sikap dan raut wajahmu,katakan ada apa,,"Selfi diam,Bumi masih menunggu jawaban Selfi.
"Apa Mas sudah pengin punya anak,,?"Bumi langsung faham dengan perkataan Selfi.
"Mas ikut kamu aja,Mas ngga akan memaksa,kalau kamu belum siap untuk punya anak ,tapi kalau kamu sudah siap Mas akan senang"
"Tapi Selfi pengin kerja dulu Mas,,Selfi ingin bantu bangun rumah orang tua,dan kita kan juga belum nikah resmi kan,,,"
"Iya Benar kita belum menikah secara resmi,nanti kalau kamu sudah wisuda kita akan pulng ke rumahmu,kita akan menikah secara resmi di sana,,"
"Iya Mas,,,"Bumi lalu mengusap kepala Selfi dengan tanganya,setelah itu Bumi masuk kamar mandi untuk mandi.
__ADS_1
Selesai mandi Bumi memakai baju yang sudah Selfi siapkan.
"Mas Aku nanti mau ke kampus yah,mau ketemu dosen pembimbing ,mau serahin skripsi,,biar di periksa,,"
"Iya,,mau ke kampus jam berapa,,?"
"Jam 10 an aja,,"
"Jam 11 aja biar nanti Mas jemput,kita makan siang di luar ,gimana mau ngga,,?"Selfi sambil berfikir.
"Iya udah Aku mau Mas,nanti Mas jemput Aku di kampus yah,"
"Iya,,"Bumi selesai bersiap dan setelah itu berangkat ke tempat kerjanya.
Zara juga sedang membantu Rizki bersiap,Rizki mau berangkat kerja.
"Ngga ada,,kenapa emangnya,,?"
"Kita udah lama ngga kencan,kita kencan yuk,Dede kita titipin rumah Bunda,gimana,,?"
"Emang mau kemana ,?"
"Kamu mau nya apa,,?mau makan malam romantis sambil denger musik,atau nonton,atau ke Hotel,"Rizki sambil tersenyum.
"Zara boleh berfikir dulu ngga,,?"
__ADS_1
"Kenapa harus banyak mikir sih Yang,,"
"Ya kan Zara juga harus bilang Bunda dulu,mau ngga kalau kita titip Dede malam hari,takutnya Bunda sama Papah pergi juga,"
"Oh iya,,ya udah kamu nanti telfon Bunda yah,kalau nanti Bunda mau kamu harus telfon Abang langsung,"
"Iya,,nanti Zara langsung telfon,"
Lalu Rizki menyisir rambutnya,dan Zara merapikan handuk yang tadi Rizki pake.
Setelah selesai keduanya keluar menuju meja makan untuk sarapan,Dede Kia sedang bersama pengasuhnya lalu di minta Zara.
"Kita temenin Papah sarapan ya sayang,,"Kata Zara sambil mengendong KIA.
"Sus ,kamu makan dulu aja ,biar Kia sama saya"kata Zara.
"Iya Non,,"
Lalu Rizki mengambil Kia dari gendongan Zara saat sudah di meja makan,Zara lalu menyiapkan sarapan untuk Rizki.
"Bang ini sudah siap,ayo makan sinih dedenya,"Zara sambil duduk dan akan mengambil Dede.
"Abang makanya suapin aja dong Yang,Abang pengin main sama Dede,,"
Zara lalu menurut dan menyuapi Rizki,Rizki sambil mengajak becanda Dede dan mulutnya juga mengunyah.
__ADS_1
Dede Kia sudah satu tahun lebih dan belum lancar jalan,giginya yang baru tumbuh dua membuatnya terlihat sangat lucu kalau tertawa.
jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...