
Zara makan habis cukup banyak,Ayam goreng sampai habis 3 potong,sedang sambal buatan Mamah, Zara yang paling habis banyak.Mamah tidak ikut makan karena sudah makan di rumah saat mau ke Apartemen Zara.
"Sudah Kenyang,,?"tanya Rizki saat Zara sudah selesai dan cuci tangan.
"Udah,,ini enak banget soalnya Bang,,"
"Maaf ya Mah Zara tadi makanya malu.maluin,kelihatan rakus,,"
"Ngga papa,Mamah malah seneng lihatnya,ya udah ini udah malam,Mamah pulang dulu yah,Zara udah sembuh kan,,"
"Udah kok Mah,Zara cuman kurang istirahat aja,"
"Sukur kalau sudah sembuh,jangan cape cape yah,Zara harus jaga kesehatan,"
"Iya Mah,,"
Mamah lalu pulang,Rizki merapikan dapur sedang Zara menemani Rizki duduk di bangku meja makan,Rizki melarang Zara untuk ikut beberes.
Selesai beres beres Rizki.mengajak Zara ke ruang depan.
"Ayo sayang kita kedepan,,"Sambil mengulurkan tanganya Rizki mengajak Zara keluar.
Keduanya lalu keluar dapur sambil bergadengan tangan.lalu mereka duduk di sofa sambil saling berdekatan dan Zara memeluk Rizki.
__ADS_1
"Bang,,besok kita belanja yah,soalnya sudah ngga ada bahan yang buat di masak,,"
"Iya,,kita besok belanja,,"
Keduanya sambil nonton tv,Rizki juga mengambil cemilan kacang kulit dan keripik singkokng yang kemarin di bawa dari jakarta.
"Sayang,,bagi kripik singkongnya dong,,"Zara lalu memberikanya.
Sekitar jam 10 malam Zara mengajak Rizki ke kamar untuk tidur.Rizki pun mau karena sudah ngantuk juga.
Rizki yang sudah mengantuk langsung tidur,tapi tidak dengan Zara,Zara belum bisa tidur karena tadi siang kenyang tidur.
Zara lalu iseng telfon papahnya,cukup lama telfon ngga di angkat,tapi Zara tetap menunggunya.
"Hallo sayang,ada apa tumben malam gini telfon,,"suara Papah Zara sedikit berbeda kaya sedang menahan sesuatu.
"Ki,,kita sehat,,kamu udah sembuh,kata Rizki lagi ngga enak badan,"
"Zara udah baikan kok Pah,,Papah lagi ngapain sih,,"
"Ii,,ini Papahh,,lagi nanggung,,oohhh,,"
"Iihhhh,, ,Papah,,,"Zara langsung mematikan telfonya,karena mendengar suara papahnya yang seperti sedang berc*inta.
__ADS_1
"Papah apaan sih,kalau sedang begituan ngga usah angkat telfon Zara napa,,bikin kesel ih,,"Zara merasa kesal sendiri.
Lalu Zara yang ngga bisa tidur merasa bingung mau ngapain.Zara lalu melihat ke Rizki yang tidur dengan nyenyaknya,tiba tiba terlintas di otak Zara yang ingin iseng pada Rizki.
Celana Rizki lalu di turunkan ke bawah,burung Rizki pun langsung terlihat,Zara lalu iseng memainkan dengan tanganya.
Tangan Zara mengerakan keatas ke bawah,membuat milik Rizki berdiri,Rizki juga merasakan nikmat,dan membuat mata Rizki terbuka.
"Sayang kamu lagi ngapain,,Oohhh,,"kata Rizki saat Zara memasukan miliknya ke dalam mulutnya.
Zara tidak menjawabnya tapi terus saja bermain di senjata Rizki,Zara me**njilati seperti makan es krim dan juga di **** seperti makan permen,Rizki sampai klojotan keenakan.
"Sayanggg,,,oooh,,,,"sambil meremas rambut Zara dan tanganya ikut menggerakan kepala Zara juga.
Milik Rizki sampai masuk semua ke mulut Zara,Zara sedikit tersedak lalu menghentikanya dulu,Zara mengusap air matanya karena ulah Rizki yang terus mendorong miliknya masuk semua ke mulut Zara.
Rizki tersenyum saat Zara melotot,"Maaf Yang soalnya enak,,,ayo lanjut lagi,,"Sambil Rizki sedikut duduk dan bersandar pada sandaran kasur.
Zara pun menurut dan mulai lagi,Rizki benar benar merasa melayang kenikmatan saat miliknya terus saja di mainkan di mulut Zara dengan lidahnya,tangan Zara juga ikut bergerak,,
Sekitar 10 menitan Ahirnya Rizki berteriak kenikmatan,kepala Zara di tekanagar masuk semua.
"Aaaahhhhhhgggggg,,,,ooohhhhh,"Rizki mengeluarkan laharnya di mulut Zara,Zara sampai menahan nafas karena Rizki menahan kepalanya.
__ADS_1
Saat Rizki melepaskan tanganya di kepala Zara,Zara langsung muntah di lantai,milik Rizki keluar dari mulut Zara,Nafas Zara sampai ngos ngosan dan sedikit batuk.
Jangan lupa like komen dan votenya,trimakasih...