Suamiku Asisten Papah

Suamiku Asisten Papah
Kumpul Semua Keluarga


__ADS_3

Hari berlalu,Selfi sekarang sudah tidak merasa pusing lagi,tapi masih suka mual,Selfi kalau mual selalu memakan permen yang rasa asam,kalau tidak makan buah yang asam asam,seperti jeruk dan mangga muda.


Bumi setiap pulang kerja selalu membelikan buah untuk Selfi karena Selfi selalu menelfon nya kalau buah habis,kadang juga Selfi kalau sedang ingin di beliin makanan ,selalu bilang Bumi untuk membelikannya kalau pulang kerja.


Bumi pulang kerja,dan Selfi sudah menunggu di depan pintu,karena Selfi pesan makanan seafood.


"Malam Mas,,"kata Selfi saat pintu terbuka.


"Kamu ngapain berdiri di situ,?"


"Aku nungguin Mas,,mana titipan Aku,di beliin ngga,,?"


"Ini ada,Mas belikan,"Selfi langsung mengambil plastik yang di ulurkan Bumi.


"Mah,,kita makan yuk,, seafood nya udah datang,"Selfi langsung mengajak mertuanya untuk makan bersama.


"Ayo,,Mamah juga dah paper nih,,"Selfi dan mamah masuk ke dapur bersama,Bumi yang melihat mereka sangat Akur,sangat senang dan bahagia.


Bumi meletakan tas kerja dan jasnya di sofa,Bumi menyusul ke meja makan.


"Gimana enak ngga seafood nya,,?"


"Enak banget Mas,,Mas mau makan juga,,"


"Kalau Mas di kasih ya Mas mau coba,,"Selfi lalu mengambilkan buat Bumi.


"Kamu beli di mana Dek,ini kok enak banget,kaya masakan Indonesia,"


"Adel beli di daerah selatan Mah,memang Aden belinya di tempat rumah makan Indonesia,Selfi mintanya yang di sana,,"


"Oh pantas rasanya enak,"


Selfi kesusahan makan kepiting,Bumi mengambilnya untuk membantunya mengeluarkan dagingnya.


"Ini,,bumutnya,,aaa,,,"Selfi membuka mulutnya dan Bumi menyuapkan daging keputing.


"Oh iya Dek,,Selfi,,bulan depan mamah mau ke Jakarta,Zara mau wisuda sama selamatan rumahnya,kalian mau ikut ngga,,?"


"Kayanya ngga deh Mah,,Adel ngga mau ada apa apa sama Selfi,,takutnya di pesawat kaya kemarin lagi,,"


"Tapi ngga papa kan kalau Selfi di tinggal Mamah,"


"Mamah mau lama ngga di sana,?"


"Kurang tau mau berapa harinya,kenapa emangnya,,"


"Kalau Mamah mau lama,Adek mau nyari orang buat temenin Selfi sama kerja di sini,"


"Oh gitu,,itu ide bagus,,"


"Mas,,,kenapa kita ngga ikut aja sih,Aku kok tiba tiba ingin ikut ke Jakarta ya Mas,"


"Sayang,,,jangan macam macam deh,kamu kemarin aja waktu dari Malaysia seperti itu,"


"Tapi sekarang udah ngga separah itu,sekarang Aku dah doyan makan,kepalaku dah ngga pusing ,kita ikut ya Mas,,Aku ingin ketemu Zara dan anaknya,kita dah lama ngga ketemu,,"Selfi sambil merengek.

__ADS_1


"Ngga,,Mas ngga mau dan ngga setuju,Mas ngga mau kamu kaya dulu,"suara Bumi cukup keras.


"Mas jahat,,,"Selfi langsung kesal dan pergi dari meja makan ,padahal belum selesai makanya.


"Kejar istrimu Dek,pasti dia sedih kamu bentak,,"


"Biarin aja dulu Mah,biar dia tenang,Adek tadi sepotan bicara kerasnya,"


"Maaf yah harusnya mamah bicaranya sama kamu saja tadi,,orang hamil itu sensitif Dek,sedikit dikit bisa nangis,nanti juga bisa senang lagi, mutnya itu berubah ubah,Sanah susul istrimu,,"Akhirnya Bumi bangun dan menyusul Selfi ke kamar.


Selfi tiduran di kasur sambil menangis,Bumi melihat Selfi menangis langsung kaget,karena selama mereka menikah Selfi ngga pernah menangis seperti itu.


"Sayang,,maafin Mas yah,tadi Mas ngga bermaksud bicara kasar sama kamu,Mas hanya takut kalau kamu pergi ke Jakarta,nanti kaya kemarin lagi,,udah jangan nangis yah,,Mas sungguh sungguh minta maaf,dan Mas hanya takut kamu dan anak kita kenapa kenapa,"Selfi tidak menjawab,hanya diam saja,tapi sudah ngga menangis.


Saat sudah tidak mendengar tangisan Selfi,Bumi melihat ke wajah Selfi dan ternyata Selfi tidur.


Bumi tersenyum tipis,lalu Bumi bersih bersih dan akan ikut tidur juga karena sudah malam.


Pagi harinya,Selfi bangun dan membiarkan Bumi,rupanya Selfi masih kesan dan akan mogok bicara,Selfi keluar kamar lalu membuat su"su hangat buatnya sendiri.


"Sayang Bumi mana,kok belum bangun,ini dah siang loh,"


"Masih tidur Mah,Selfi males bangunin,Selfi masih kesal sama Mas Bumi,"


"Kalian belum baikan,?"Selfi menggeleng.


"Sayang,bukanya Mamah mau pilih kasih, tapi kalau ada masalah jangan di larut larut,ngga baik itu,"


"Tapi Mah,, Selfi pengin ke Jakarta,Selfi aja ngga tau kenapa sampai kaya gini sedihnya,,apa mungkin anak Selfi juga pengin kesana ya mah,,"Selfi sambil menangis.


Setelah Selfi berhenti menangis,Mamah masuk ke kamar Bumi untuk membangunkannya.


"Dek,,bangun ,,ini sudah siang,,"


"Eemm,,kok mamah yang bangunin,Selfi mana mah,,?"


"Selfi ada di luar,dia sedang menangis,,"


"Menangis Mah,,kenapa dia Mah,,"


"Dia masih sedih aja karena ngga boleh ikut ke Jakarta,ini sepertinya keinginan bayi mu Dek,kalau memang Selfi sudah lebih baik,kita pergi ke Jakarta aja,lagian kan masih sebulan lagi,jadi masih lama,Selfi mamah lihat udah banyak makan dan pusingnya juga katanya dah ngga lagi,seperti itu akan hilang kalau si ibunya lebih bahagia Dek,udah Sanah bujuk dia,kasihan dari tadi nangis aja,"


Bumi keluar dari kamar,dan benar saja,Selfi masih diam dan sedih,Bumi mendekatinya lalu menarik kepala Selfi ke perutnya.


"Kita akan pergi ke Jakarta,sudah jangan sedih lagi,"Selfi mendongakkan kepalanya,lalu tersenyum senang.


Di lain tempat Zara sedang makan malam bersama keluarganya,mereka merayakan keberhasilan Zara,Zara tadi siang baru saja Sidang skripsi dan semua lancar,jadi Zara ingin merayakan bersama keluarga.


"Pah,,bulan depan Zara sama Abang mau pindah ke rumah baru, kita pindahnya enaknya sehabis Zara wisuda apa sebelum wisuda ya Pah,,?"sambil menikmati makan malam sambil mengobrol.


"Kalian mau bikin selamatan ngga,,?"


"Mau Pah,,"


"Kalau mau buat selamatan, wisuda aja dulu,habis wisuda selamatan rumahnya sama sekalian selamatan kelulusan kulaih juga,"

__ADS_1


"Benar kata Papah,habis kamu wisuda aja pindahannya yah,,"kata Rizki.


"Iya Bang,,"


"Mamah kamu di undang kan sayang,,?"


"Iya Pah,,Mamah Dinda dan semuanya akan datang,Mamah Abang juga akan datang,,tapi Kak Dinda belum Zara kabarin,nanti aja Zara kabarinya kalau udah Deket,Zara sekalian mau main,,"Hendra menjawab Iya.


"Kamarnya cukup ngga Za,,?"tanya Dea.


"Semoga cukup Bun,,di atas ada 4 kamar,di bawah ada 3 ,,"


"Ya itu cukup kayanya,kalau kurang kamar suruh tidur rumah Bunda aja nanti,"


"Iya Bun,,"mereka makan sambil terus mengobrol,Hendra juga membelikan prabotan buat Zara ,Zara dan Rizki langsung berterimakasih.


Hari terus berjalan,dan hari wisuda Zara pun datang,Zara ,Rizki dan KIA juga pengasuhnya sudah datang ke tempat wisuda,sedang Hendra dan Dea menyusul.


Mamah Rizki ngga datang,karena akan datang nanti saja saat slamatan,biar sekalian bareng Bumi dan Selfi.


Selesai acara semua berfoto ,Zara terlihat paling bahagia,bibirnya dari tadi terus tersenyum.


Setelah rangkaian acara selesai,semuanya pulang ,Rizki dan Zara tidak ke rumah Hendra karena mereka tadi sudah makan bersama di rumah makan.


Rizki sama Zara mau merapikan barang barang yang akan di bawa ke rumah baru,Rumah baru mereka sudah di isi prabotan kumplit,dari sofa ,kasur dan furnitur lainya.


Mamah ,Bumi dan Selfi juga sedang bersiap.karena besok akan berangkat ke Jakarta.


Juga dengan keluarga Ayah Doni dan Mamah Dian,mereka sedang memasukan barang barang ke mobil,mereka akan berangkat malam hari,mereka akan ke rumah Dinda dulu,besok esok sorenya baru ke rumah Zara.


"Ayo masuk,,kita berangkat,"kata Ayah Doni.


Aditiya duduk di depan sama Ayah,Mamah Dian dan Firli duduk di bangku belakang,setelah siap Ayah Doni menjalankan mobilnya.


Esok pagi nya Bumi,Selfi dan mamah sudah ke bandara,mereka berangkat pagi,agar nanti sore tidak tertinggal acara.


Jam 10 Semuanya sudah kumpul di rumah baru Zara,Zara sangat bahagia karena semua berkumpul,saat ini semuanya sedang berkumpul dan duduk melingkar di lantai.


"Buat suamiku ,,terimakasih karena sudah menjadi suami dan ayah yang bertanggung jawab dalam keluarga kita,"


"Papah dan Bunda terimakasih karena sudah menjadi orang tua yang sangat baik dan sayang sama Zara,,Zara sayang kalian,"


"Buat Mamah Dian dan ayah Doni,Zara mengucapkan terimakasih juga pada kalian,karena Mamah dan Ayah lah yang sangat berjasa pada Zara,dari mendidik dan membesarkan Zara,Zara tanpa kalian ngga akan seperti ini,"


"Buat Mamah mertua,,makasih karena menjadi mertua terbaik,Zara sayang mamah,,"


"Kalau buat Kak Dinda dan suaminya,Zara juga terimakasih,karena sudah jadi Kaka yang terbaik,,semoga Zara juga bisa seperti Kaka,bisa sukses jadi ibu rumah tangga dan karir,"


"Buat Adik adik,,dan juga adik ipar,,makasih udah datang ke rumah Kaka,Kaka sayang kalian,semoga keluarga kita selalu di beri kebahagiaan dan selalu harmonis,,"


Zara lalu menyalami dan memeluk semuanya,tanda terimakasih dan sayang.


***Tamat...


Terimakasih buat semuanya yang sudah ngikutin cerita ini,sampai jumpa di cerita selanjutnya..

__ADS_1


Aku mau buat cerita Dari si kembar Safa dan Faiza,dan Aditiya ,juga nanti anak dari Bimo dan Rara si kembar Safa dan Sasi,terimakasih...🙏🙏🙏***


__ADS_2