
Bumi di kamar merasa gelisah dan ngga bisa tidur,rupanya Bumi mencari ide gimana caranya untuk menggagalkan pernikahan Selfi dengan anak kepala desa.
Jam 12 malam Bumi keluar dari kamar karena ingin ke kamar mandi.
Saat Bumi sudah keluar dan Bumi kebingungan arah kamar mandi,Paman Hafis datang dari pintu luar,Paman baru dari rumah Selfi,karena besok rumah Selfi mau ada acara jadi malamnya banyak orang begadang di rumahnya.
"Mau cari apa kamu,,?"tanya Paman yang melihat Bumi sedang kebingungan.
"Ini Pak,saya mau cari kamar mandi,saya mau buang air kecil,"
"Oh,,kamu ke arah Sanah,nanti ada pintu warna coklat itu kamar mandinya,"
"Iya Pak makasih,"Bumi langsung pergi karena kebelakang.
Setelah selesai Paman Hafis duduk di kursi,lalu Bumi mendekatinya.
"Maaf pak saya mau tanya,?"
"Mau tanya apa,,?"
"Bukanya Selfi sedang kuliah di Singapura ya Pak,kok besok malah mau di nikahkan,"
"Kamu ini orang mana sih,dan kenapa kamu tau tentang Selfi,?"
"Saya orang Indonesia,dan saya kenal Selfi di Singapura pak,kita satu kampus,"
__ADS_1
"Terus kamu mau ngapain kesini,apa hubungan kamu dengan Selfi,?"Bumi diam karena takut mau bicara,soalnya ini Pamanya Selfi sendiri.
"Katakan saja,jangan takut,sejujurnya keluarga kita juga tidak menyetujui pernikahan ini,"Bumi langsung terlihat senang.
"Eemm,,sebenarnya Saya adalah kekasih Selfi di singapura pak,dan saya dapat kabar ini dari adik Selfi yang bernama Noni,dia bilang kalau Selfi di paksa nikah dengan anak kepala desa,karena orang tua Selfi banyak utang kepada pak kepala desa,apa itu benar Pak,?"
"Iya benar,jadi selama Selfi kuliah di Singapura ,adik saya pinjam uang kepada kepala Desa untuk biaya Selfi di Singapura,Adik saya hanya petani kelapa sawit,jadi keuanganya juga ngga mencukupi buat yang di sini juga buat Selfi,Utang Adik saya ahirnya menumpuk,saat Selfi pulang Anak pak kepala desa menyukai Selfi ,dan mau menikahinya,Selfi dan keluarga kita ngga menyetujuinya,tapi karena hutang adik saya menumpuk ,pak kepala Desa lalu meminta utang di lunasi saat itu juga,kalau tidak di lunasi Selfi pun harus menikah dengan anaknya,kita semua ngga bisa bantu karena nominal hutangnya ternyata berbunga,dan sekarang sampai 100 juta,kita orang kampung cari uang segitu mana bisa,ahirnya mau tidak mau Selfi harus setuju menikah,kalau ngga mau adik saya yang akan di penjara juga hutang harus tetap di lunasi,"
"Kalau saya mau membayarkan hutang adik bapa,Ayah dari Selfi apa boleh pak,karena saya mencintai Selfi ,dan niat saya juga ingin menikahi Selfi setelah Selfi lulus kuliah nanti,"
"Kamu punya uang dari mana ,itu uang tidak sedikit loh,?"
"Itu uang saya pak,saya sudah bekerja,saya sering ambil lembur karena saya memang ingin mengumpulkan uang untuk bisa menikahi Selfi nantinya,"
"Sudah pak tadi di anatar Hafis lewat jendela belakang,"
"Kalau kamu memang serius ingin menikahi Selfi dan akan membayarkan utang adik saya,Ayo sebaiknya kamu ikut Saya untuk bertemu adik saya,kita bicarakan masalah ini,"
"Tapi Pak,apa tidak apa apa,,?"
"Tenang saja,ada saya yang akan menemani kamu,"
"Baik lah pak kalau begitu,"
Bumi dan Paman langsung pergi kerumah Selfi,sampai rumah Selfi orang sudah tidak banyak,tapi masih ada orang.
__ADS_1
Paman langsung membawa Bumi masuk ke dalam,dan Paman memanggil ayah dan Ibu Selfi.
Orang Tua Selfi lalu duduk dan Paman langsung menceritakan semuanya pada adiknya.
Orang tua Selfi langsung tersenyum senang,lalu menyuruh Istrinya untuk memanggil Selfi di kamar.
Selfi pun keluar,dan melihat ada Bumi langsung kaget dan takut ,takut orang tuanya marah padanya karena berani datang.
"Nak duduklah,,"lalu Selfi duduk dekat Ibunya.
"Kamu kenal dengan laki laki ini,?"tanya Ayahnya, Selfi mengangguk.
"Apa kamu punya hubungan denganya di Singapura,,?"Selfi melihat ke Bumi,Bumi lalu mengangguk.
"Iya Yah,Selfi kenal,dia adalah teman dekat Selfi,"
"Apa hubungan kalian serius,"
"Iya Yah,kita serius,,,kita sudah merencanakan menikah setelah Selfi selesai kuliah nanti,"Selfi bicara sambil menahan takut,tapi Selfi juga ngga mau menikah dengan anak kepala desa.
"Kalau gitu kamu besok menikah saja langsung denganya,karena dia mau bayarkan hutang Ayah pada pak kepala Desa,"Selfi terlihat kaget dan masih belum percaya apa yang ayahnya katakan tadi.
Bumi dan Selfi saling pandang dan tersenyum senang juga bahagia.
Jangan lupa like komentar dan votenya, trimakasih..
__ADS_1