
Hari ini Rizki minta izin ke Hendra pulang cepat,karena jam 3 sore Rizki akan mengantar Zara ke rumah sakit untuk periksa.
"Nanti pulang dari Dokter langsung ke rumah,Saya kangen sama Zara,,"
"Iya Pah,nanti pulangnya langsung ke rumah Papah,"
"Ya udah sanah pulang,,"
"Iya Pah,,saya pulang dulu,"
Rizki lalu keluar dari ruangan Hendra,tadi Hendra bilang udah kangen ke Zara,padahal dua hari yang lalu Zara dan Rizki baru menginap di rumahnya.
Rizki hanya menurut saja,dari pada Hendra menyuruhnya untuk tinggal di rumahnya lagi,lebih ngga nyaman nanti.
Rizki sampai rumah sudah jam setengah tiga,Zara di rumah sudah siap.
"Yang Abang istirahat dulu yah,5 menit aja,"
"Iya Abang istirahat aja dulu,dan setelah 5 menit istirahat,Abang juga harus mandi,biar Abang badanya seger,"sambil Zara mengambilkan minum dingin untuk Rizki.
Di kamar Rizki sekarang ada kulkas kecil,isinya buah buahan dan es krim juga minuman dingin,itu kulkas isinya milik Zara semua,Rizki sengaja biar Zara ngga bolak balik keluar masuk ,Rizki takut Zara cape.
"Emang kita nanti ngga terlambat,,?"
"Ngga,,kan jajian sama Dokternya setengah 4 jadi kita masih ada waktu satu jam,"
__ADS_1
"Oh gitu,ya udah Abang jadi bisa sedikit santai,"Zara menjawab Iya.
Zara lalu menyiapkan baju untuk Rizki pakai nanti.setengah jam kemudian Rizki sudah selesai mandi juga sudah bersiap,keduanya lalu naik ke mobil dan berangkat menuju rumah sakit.
Sampai di rumah sakit,karena Zara sudah buat janji dengan Dokternya,jadi zara tinggal masuk saja bersama Rizki.
"Silakan Ibu ,Bapa,,"Dokter mempersilakan masuk.
"Iya Dok trimakasih,,"Zara dan Rizki lalu duduk.
Pertama Zara di tanya apa saja yang di keluhkan.
"Zara sudah ngga begitu sering mual Dok,tapi Zara sering makan buah yang asem asem,apa ngga papa Dok buat dede di perut,?"
"Ngga papa,yang penting jangan berlebihan,dan sebelum makan buah asem sebaiknya makan nasi dulu walau sedikit,"
"Ini dedenya sudah terbentuk ya Pak Bu,sekarang kandunganya memasuki 16 minggu,jadi sudah 4 bulan,dan tetap ngga boleh cape ya Bu,,tolong bapanya juga ikut bantu bilang Kalau ibu ngga boleh banyak aktifitas,"
"Iya Dok saya akan perhatikan istri saya,"
Selesai di periksa Dokter menulis resep untuk Zara.
"Ini resep vitaminya ya Pak,apa ada yang ingin di tanyakan lagi,,?"
"Ini Dok saya mau tanya soal,,"Rizki berhenti berkata karena bingung mau bicara dari mananya dulu.
__ADS_1
"Soal apa ya Pak,tanyakan aja ngga papa kok,"
"Ini Dok,kandungan istri saya kan sudah 4 bulan,apa sudah ngga rentan ke guguran kalau kita berhu*bungan ba*dan,"Dokter tersenyum sedang Zara diam karena malu.
"Rentan kekuguran itu masih ada Pak tergantung Ibunya sehat apa ngganya,kalau masalah hubungan itu bisa,asal bapa mainya jangan kasar,pelan pelan saja yah,karena Fisik Ibu juga terlihat sehat kok jadi bisa melakukanya,tapi ingat ya pak harus pelan dan hati hati,ngga boleh kasar mainya,"
"Iya Dok,,soalnya Saya sudah puasa lama,masa 4 bulan saya dapat jatah cuman berapa kali,,karena saya takut kalau kandungan istri saya kenapa kenapa,,"
"Abangg,,kok malah curhat sih,udah ah malu tau,,"sambil melotot.
Setelah itu Zara dan Rizki pulang karena sudah selesai di perkisa.
"Yang kita langsung pulang aja yah,,"saat sudah di mobil yang berjalan.
"Iya emang kalau kita ngga pulang mau kemana,?"
"Papah nyuruh kita kerumahnya selesai kita dari Dokter,,"
"Oh gitu,trus sekarang kenapa kita ngga jadi kesana,,?"
"Kita pulang dulu,,Abang lagi pengin yah,,kita kesananya nanti habis mahrib aja,,"Zara hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala.
Sampai Rumah Rizki mengajak Zara masuk ke kamarnya,dan sampai di kamar Rizki menyuruh Zara untuk melepaskan bajunya,sedang Rizki ke kamar mandi untuk Pipis dulu.
Lanjut besok yah,,,
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan Votenya,trimakasih...