
Selesai makan Ayah dan Ibu menyuruh Selfi untuk mengajak Bumi dan Mamahnya istirahat,Mamah tidur di kamar adik Selfi yang cewe,sedang Selfi dan bumi masuk ke kamar mereka.
Sebelum Bumi masuk kamar,Bumi memberikan persyaratan untuk mengurus pernikahan kepada Ayah.
Ayah dan paman lalu pergi ke Desa untuk mengurusnya,Sekarang Bumi dan Selfi sudah tiduran di kasur.
"Mas,,makasih yah udah buatkan rumah buat orang tua ku,"Sambil Selfi memeluk Bumi.
"Ngga usah berterimakasih,mereka kan juga orang tua Mas,jadi sudah sepantasnya Mas membahagiakan mereka,"Selfi tersenyum senang mendengarnya.
"Mas membuatkan rumah kaya gini karena Mas ngga mau kamu kerja Yang,Mas selalu ingat dengan kata-katamu yang mengatakan kalau lulus kuliah ingin kerja,karena ingin bantu buatkan rumah buat orang tua,"Selfi lalu mendongakan wajahnya melihat ke Bumi.
"Mas ngga mau kamu kerja,Mas mau kamu di rumah aja,ngurus Anak sama ngurusin Mas,pasti kamu nanti kalau kerja ngga ada waktu buat Mas Dan Anak kita,biar Mas yang kerja aja,Mas akan lebih giat lagi ambil lembur nanti kalau kita kekurangan uang,"Selfi yang mendengarnya justru mengeluarkan air mata ,Antara sedih dan bahagia,ternyata suaminya begitu sayang ,peduli dan bertanggung jawab.
"Iya Mas,,Aku ngga akan kerja,Aku akan di rumah mengurus anak anak kita,juga mengurus Mas,,,penghasilan mas seberapapun Aku sukuri dan terima,Mas ngga perlu ngoyo,,,"Sambil Selfi mengusap air matanya.
"Kok nangis sih,,kenapa hemm,,"sambil ikut mengusap air mata di pipi Selfi.
"Aku bahagia Mas,,,semoga kita selalu di berikan kebahagiaan ya Mas,walau kedepanya ada krikil, semoga kita bisa melewatinya,,"
"Amin,,ya udah kita tidur yuk,,"Selfi mengangguk ,lalu mereka berpelukan.
__ADS_1
Di lain tempat,Zara sedang membantu Dian memasak untuk nanti malam tahlilan ,kalau makanan berat pesan,sedang kan kue kue Dian buat sendiri.
"Mah,,Aditiya tahun ini lulus kan,,?"
"Iya,,Adit lulus taun ini,"
"Adit mau kuliah kan Mah,"
"Iya,,mau kuliah,"
"Mau ambil jurusan apa Mah,?"
"Adit pengin tataboga katanya,biar bisa melanjutkan toko Mamah,"Zara mengangguk.
"Iya Memang lebih bagus di kota,tapi kan biayanya juga lebih banyak sayang,kalau di sini kan bisa pulang dan makan di rumah,kalau di kota harus kos dan buat makan juga beli,,lebih banyak pengeluaran nya,"
"Iya emang sih mah,tapi kalau Zara mau bantu gimana Mah,?"
"Bantu gimana sayang,kamu aja masih kuliah"
"Ya kan Zara 6 bulan lagi lulus,jadi Adit Zara yang biayain kuliahnya,trus kalau tinggalnya Adit bisa kos,"
__ADS_1
"Kamu uang dari mana sayang,kamu aja ikut suami,jangan merepotkan suami kamu ah,,Mamah ngga setuju,,"
"Zara ada jatah dari Papah Mah,itu uang saham milik Zara di perusahaan Papah,jadi Zara ngga pake uang suami Zara,biar Adit kuliah di kota ya Mah,mamah ngga perlu mikirin biaya biar Zara yang tanggung semuanya ,Adit kan sudah besar biar dia mandiri juga,"
"Tapi Nak kamu juga harus punya tabungan buat nanti ke depan,Mamah ngga mau jadi menyusahkan mu,"
"Iya Mah Zara tau mamah ngga mau merepotkan Zara,tapi Zara ngga merasa di repotkan kok,dulu aja waktu kecil Zara selalu merepotkan Mamah,dan membesarkan Zara dengan baik,Zara ngga bisa membalas semua kebaikan mamah dan kasih sayang Mamah,jadi biar Zara bantu Adit kuliah buat meringankan beban biaya Mamah dan Ayah,"
"Sayang,,Mamah ngga butuh balasan apa-apa,kamu anak Mamah,dan itu sudah kewajiban mamah,"
"Iya Mah Zara tau,,maaf,,Zara hanya ingin bantu Adit,adik Zara biar dia pintar dan jadi chef yang sukses,,Mamah setuju kan,,Zara sudah bilang suami Zara juga dan suami Zara setuju,,gimana Mah,,"
"Kalau begitu Mamah setuju,makasih ya sayang,,,"
"Iya Mahh,,"
"Kamu tanya dulu sama aditnya ya sayang,dia mau apa ngga,,?"Zara mengangguk.
"Iya nanti Zara bilang ke Adit,,"
***Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...
__ADS_1
Nanti ada cerita Aditya yah kak,,tapi tunggu cerita ini tamat dulu***,,,