Suamiku Asisten Papah

Suamiku Asisten Papah
Zara Dan Rizki Sudah Pindah


__ADS_3

Zara dan Rizki sudah pulang ke Rumah Rizki,sekarang Rizki sedang membantu Zara merapikan baju baju Zara dan baju bajunya sendiri.


"Sayang,,maaf yah kamar Abang ngga sebagus kamar kamu,,"Ini pertama kalinya Zara lihat kamar Rizki.


"Ini juga bagus kok Bang,Zara mah ngga melihat segimana bagusnya kamar Abang,asal ada Abang Zara pasti nyaman dan tenang,,"Rizki tersenyum dan mengusap kepala Zara dengan sayang.


Setelah selesai merapikan baju,keduanya lalu bersiap tidur.Mba di rumah Rizki kan pulang pergi,jadi besok Rizki akan mencari yang bisa tinggal dalam agar bisa buat teman Zara.


Tapi tanpa Rizki dan Zara tau,Hendra sudah mencarikan mba buat di rumah Rizki bekerja ke yayasan penyalur PRT.


Pagi harinya Zara masih tidur pulas,sedang Rizki sudah membuat sarapan,Rizki membuat bubur ayam untuk sarapan Zara dan dirinya.


Setelah selesai Rizki masuk ke kamar lalu mandi,karena akan bersiap untuk pergi kerja.


"Abang udah mandi,,emang sudah jam berapa sekarang,?"Rizki sedang memakai Baju ,pas Zara bangun.


"Pagi sayang,,ini sudah jam 7 pagi,,"


"Jam tujuh,Ya Tuhan,,Zara belum buatkan sarapan buat Abang ,,"Zara langsung akan turun dari kasur.


"Sayang,kamu lagi hamil,bangunya yang benar,Abang udah buat sarapan buat kita,udah tenang yah,"Zara lalu duduk dan mengusap perutnya.


"Maaf ya Bang,Zara suka lupa kalau Zara sedang hamil,"


"Udah yuk kita sarapan,"

__ADS_1


"Tunggu Zara cuci muka dulu,"Zara lalu ke kamar mandi dan cuci muka sama gosok gigi.


Setelah selesai,Zara dan Rizki keluar dari kamar menuju meja makan,Rizki lalu.menyiapkan Bubur Ayamnya buat Zara,kemarin Rizki sudah menyuruh mba buat belanja bahan masakan,jadi tadi pagi Rizki buka kulkas sudah ada bahan masakan.


"Ini Abang yang buat,,?"


"Iya,,kalau ngga enak maaf yah,"Zara mengangguk.


Keduanya makan bersama,Zara rupanya suka,Rizki sengaja buat Bubur ayam biar Zara masuk makanan,soalnya nasi Zara belum mau makan banyak.


Saat sedang makan,Mamah Rizki telfon VC,mereka pun mengobrol.


"Zara nyaman ngga tinggal di situ,?"tanya mamah pada Zara.


"Nyaman kok Mah,Kan ada Abang,jadi Zara mau tinggal di mana aja asal ada Abang betah aja dan nyaman,"Mamah tersenyum mendengar jawaban Zara.


"Ini bagus kok Mah,Zara ngga lihat rumahnya kok,,"


"Mah,,Adek Mana,,?"tanya Rizki.


"Ada nih sedang sarapan juga,Abang mau ngomong,,?"


"Iya Mah,,"Mamah lalu memberikan hpnya pada Bumi.


"Ada apa Bang,,?"tanya Bumi.

__ADS_1


"Kamu sudah sidang belum,,?"


"Besok Adek sidanganya,,kenapa ,,?"


"Besok kalau sudah sidang ,kamu kerja di kantor cabang perusahaan Papah Zara yah,biar Abang ngga mondar mandir kesitu,kata Papah Zara kamu kalau mau langsung di angkat menjadi Manager Pemasaran,,"Bumi.langsung menggangguk senang,karena sengan dirinya cepat kerja dia bisa cepat menikahi Selfi.


"Boleh,,besok kalau Adek sudah sidang akan Adek kabari Abang,,ini serius kan Bang,,?"


"Iya serius lah,masa Abang bohong,,kenapa senyum senyum gitu,,?"


"Adek senang aja bisa langsung kerja,Adek mau cepat dapat uang,mau ngumpulin biar dapet banyak buat nikah,,"


"Apa nikah,,"Abang dan Mamah samaan kagetnya.


"Kenapa kaget gitu denger kata nikah,"kata Bumi sambil melihat ke arah mamah dan Abang.


"Kamu udah pengin nikah,emang udah ada calonya,,?"tanya Abang.


"Sudah lah,ya itu Selfi itu kan pacar Adek,,"


"Kamu mau nikah muda emang sudah siap Dek,?"tanya Mamah.


"Adek ngga mau pacaran lama lama Mah,Adek penginya cepet nikah aja,makanya yang Abang bilang kerjaan Adek langsung seneng,karena bisa langsung ngumpulin uang buat biyaya nikah,,"


"Ya sukurlah kalau kamu punya fikiran gitu,Ya udah yah Abang matikan dulu,Abang mau berangkat kerja,"Mamah dan Bumi menjawab Iya dan telfon pun mati.

__ADS_1


"Bukanya mereka pacaran hanya pura pura,kok Bumi bilang tadi mau nikah,Aku nanti telfon Selfi aja lah,biar tau kebenaranya,"kata Zara dalam hatinya,sambil sibuk makan.


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...


__ADS_2