
setelah diam -diam pergi bertemu Sebastian
ternyata melalui GPS di hp Carissa ,nathan juga ikut datang ke cafe tempat Rissa berada
dan Nathan marah melihat Sebastian diam -diam
bertemu Carissa tanpa dia tahu
"jadi ini urusan penting yang tadi kamu bilang "ucap Nathan menatap Tian
"Presdir kamu disini "Tian kaget
Carissa juga terkejut dengan kedatangan Nathan
tapi diam adalah hal yang aku inginkan
"kak Tian ,sebaiknya aku pulang terima kasih sudah datang kesini "Rissa pamit
"Carissa sayang ,mau kemana ?"Nathan mengejar Rissa
"ini sudah malam aku mau pulang "ucap Rissa singkat
"jadi begini caranya ,tanpa memberi penjelasan kamu malah ingin pergi begitu saja "Nathan menatap Rissa
"jika kamu sedang marah percuma saja ,aku katakan apapun kamu pasti marah "tambah Rissa
"setidaknya beri penjelasan ,untuk apa kalian ada di sini ?"tanya Nathan
"aku ada urusan dengan Sebastien dan sudah selesai "jawab Rissa
",boleh aku tahu apa ?"tanya balik Nathan
"itu tidak terlalu penting dan aku pun sudah ingin pulang "Rissa singkat
"tunggu Carissa,apa kamu tidak rindu aku "Nathan memegang tangan Rissa
sangat dalam hatiku sangat rindu kamu
bahkan lebih dari yang kamu fikirkan
"sebaiknya kita jangan bicara disini ya "ajak Rissa
"baiklah "Nathan ikut Rissa
aku binggung harus mulai dari mana
pak Ali adalah orang kepercayaan Nathan
"apa yang kamu ingin bicarakan padaku "tanya Nathan
"aku ingin tahu sudah berapa lama ?pak Ali bekerja dengan mu?"tanya Rissa juga
"mungkin sudah puluhan tahun,semenjak ayahku sukses jadi pengusaha pak Ali sudah ikut dengan ayahku,mama bilang pak Ali dulunya adalah teman baik ayah"jawab Nathan
"apa selama ini dia bekerja ,sangat baik maksudku dia tidak pernah berbuat macam -macam begitu"tambah Rissa
"tentu saja ,lagi pula apa yang membuat kamu tertarik dengan manager Ali ,aku fikir kita akan bicara untuk kembali berusaha bersatu "Nathan kesal
"kita tidak akan pernah bersatu ,jika selalu ada orang yang diam-diam menghasut "ucap Rissa
"apa maksudmu sayang ,siapa ?yang menghasut "Nathan penasaran
__ADS_1
"pak Ali selalu menghubungi ibu ,melaporkan apapun semua yang kita lakukan ,makanya ibu selalu saja tahu "jelas Rissa
"pak Ali ,Carissa sayang aku tidak suka jika kamu menuduh tanpa bukti "tegas Nathan
"yang jelas nama pak Ali ada di panggilan masuk hp ibu ku,dan juga mengirim pesan pada ibu untuk selalu siap membantu memisahkan kita "tegas Rissa
"apa ?pak Ali sudah berani ikut campur urusan pribadiku ,kalau begitu biar aku bereskan"Nathan pergi
ya ampun,aku lupa emosi Nathan selalu
memuncak
dengan sangat marah Nathan pun memanggil
pak Ali ke ruangannya
"Presdir anda memangil saya "ucap pak Ali
"duduklah aku ingin bicara pada mu "perintah Nathan
"saya siap mendengarkan apapun yang anda katakan "tambah pak Ali
"pak Ali sudah berapa lama anda bekerja denganku "tanya Nathan
"sangat lama tuan,bahkan saya sudah mendampingi tuan wirawan separuh dari umur saya "jawab pak Ali
"lalu kenapa ?kamu rasanya tidak ingin melihat aku bahagia bersama istriku ?"Nathan menatap pak ali
"tuan saya tidak mengerti apa maksudnya ?sampai hari ini saya selalu berusaha membuat Presdir dan nona muda bahagia "tambah pak Ali
"bohong ,istriku bilang jika di hp ibu mertua ku ,kamu selalu saja memberi info tentang kebersamaan kami ,yang kamu tahu ibu mertua ku tidak suka itu "Nathan marah
apa Presdir sudah mulai tahu ?
untuk lebih hati -hati
"saya minta maaf ,saya akui beberapa waktu lalu ibu mertua Anda mendatangi saya untuk meminta alamat sewaktu di Paris "pak Ali menyangkal
"pak Ali ,anda sudah seperti paman bagi ku ,bukan waktu di Paris tapi kamu beritahu ibu mertua ku,jika aku menginap di apartemen "tegas Nathan
"tuan mungkin nona Carissa salah paham ,jika saya berniat buruk sudah dari dulu saya gagalkan pernikahan anda ,lagi pula apa untungnya buat saya "alibi pak Ali
"baiklah ,penjelasan mu cukup di ampuni ,tapi ingat jika aku menemukan sesuatu yang lebih dari ini ,bersiaplah tanggung akibatnya "ancam Nathan
"semua keputusan di tangan anda tuan "ucap pak Ali pergi
kurang ajar wanita itu ,sudah berani bermain api
lebih baik aku bakar saja biar tak bersisa (isi hati pak Ali )
sambil makan Carissa terus saja memikirkan Nathan ,apa yang dia lakukan dengan pak Ali
"sayang kenapa ?makan mu tidak di habiskan "tanya ibu
"aku kenyang Bu "jawab Rissa
"sayang besok ,ada acara ulang tahun di pondok bagaimana kita yang buat kue untuk acara besok "ucap ibu
"ok,kebetulan besok Susi sudah masuk kerja ,aku akan bantu ibu "ucap Rissa
"kakak Rissa ,bagaimana kita jalan sebentar yuk ,aku ingin makan ice cream "ucap Celine
__ADS_1
"kalau begitu ,tolong belikan ibu bahan untuk kue besok ya,nanti kamu langsung drop ke toko roti ibu ya "perintah ibu
"baiklah ,ayo Celine kita pergi "ucap Rissa
akhirnya ku kami sampai di supermarket untuk berbelanja keperluan membuat kue
"kak Rissa ,ayo aku ingin makan ice cream coklat "ucap Celine lagi
"tunggu kita ke lantai atas saja ,di atas ada coffe shop kak Ammar "ucap Rissa
"benarkah ayo cepat "Celine semangat
setelah naik satu lantai akhirnya kami sampai di coffe shop kak Ammar
"kak Ammar ,aku boleh minta es krim coklat "ucap Celine
"celine ,Rissa kejutan kalian kesini "ucap Ammar
tapi Rissa tidak merespon tetap saja hati dan fikirannya pada Nathan
"kak Ammar ,tolong titip celine aku ada urusan "Rissa langsung pergi
"kak Rissa dari tadi ,selalu melamun dia sangat khawatir pada suaminya "tambah celine
"memang apa yang terjadi pada Nathan ?"tanya Ammar
"tidak terjadi apa -apa ,cuma aku hanya tidak suka dengan manager hotel itu dan Nathan memarahi pria itu "cerita Celine
manager Ali ada masalah apalagi ini ?
"kak Ammar ,aku minta es krim coklat ada tidak ?"tanya celine
"maaf disini tidak ada eskrim ,cake stroberi dan tiramisu es kopi pasti enak "Ammar menyodorkan itu
"wah tentu ,ini pasti enak "Celine memakannya
dengan terburu -buru Rissa mendatangi hotel grand bintang untuk bertemu Nathan
tapi Presdir baru saja pulang lagi -lagi Rissa
bertemu pak Ali ,tapi suasana cukup aneh
"nyonya muda ,Presdir baru saja pulang "ucap pak Ali
"oh kalau begitu aku permisi "ucap Rissa juga
"tunggu nona ,sebaiknya sebelum anda bicara apapun tentangku anda harus mendapat info akurat agar tidak salah nona "pak Ali menatap
"pak Ali aku tahu anda tidak suka ,jika selama aku jadi istri Presdir ,dan aku punya banyak alasan kenapa ?anda tidak menyukaiku "Rissa pun menatap
"benarkah Nona ,aku selalu menghargai Anda jadi tidak mungkin aku tidak menyukai Anda jadi istri bos ku "tambah pak Ali
"terserah anda pak Ali ,tapi aku ingatkan sekuat apapun anda berusaha memisahkan aku ,jika takdir sudah mengijinkan apapun tidak berpengaruh kami akan tetap kembali bersatu ,sekalu berusaha bersatu "tegas Rissa
"sebaiknya anda istirahat nona ,saya permisi "pak Ali pamit
lagi -lagi ekspresi pak Ali tidak seperti biasanya
aku mencium ada penghianatan disini
guys ini episode 100
__ADS_1
masukin favorit donk biar ending Carissa Nathan
masih jauh...