Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
Dilema


__ADS_3

saat Nathan sedang mandi


aku pun langsung bergegas untuk


ganti baju..


hp ku berdering


ternyata panggilan Vidio dari Indonesia ..


aku berlari ke luar kamar dan berjalan


menuju sisi kamar di balkon


"assalamualaikum,ibu "ucap Rissa


"walaikum salam Carissa sayang "ibu melambai kan tangganya


"Carissa,ibu punya kabar baik,kakak mu nesya sudah melahirkan bayi perempuan yang cantik,ibu jadi nenek dan kamu jadi Tante "ibu ku menunjukkan ke arah bayi


Alhamdulillah aku bahagia mendengar


kak,Nesya sudah melahirkan


memang sudah lama aku berada di Paris


dan sibuk ,jarang berkomunikasi


haru dan sedih jadi satu rasanya


dan suasana berubah saat ibu ku bertanya


"Carissa ,sayang kamu tinggal di mana ,kamu tidak bersama Nathan kan?"tanya ibu


"tidak ,tentu saja aku tidak bersama Nathan"Rissa gugup


"sepertinya tempat tinggal mu sangat besar,sepertinya sangat mewah "ibu curiga


"di Paris,semua bangunan bergaya Inggris pasti sangat mewah,ibu aku rindu "Rissa menangis ..


"sayang ibu juga rindu sekali,cepat pulang ya "ibu juga menangis


"ibu sebentar lagi kontrak kerja ku selesai,kita akan segera bertemu "ucap Rissa


"Carissa,jangan pernah bohongi ibu ya,karena ibu sangat menyayangimu "ucap ibu dengan mata penuh air mata


kata-kata ibu ..


seakan jadi tombaknya


kalau sekarang aku sedang berbohong sedang bersama Nathan..


ternyata dari dalam kamar Nathan


juga mendengarkan percakapan aku dan ibu..


setelah aku tutup telfonnya


hatiku merasa sangat hancur


harus memilih ..


hatiku ingin selalu bersama Nathan


tapi ibu ku juga penting..


aku hanya bisa duduk menangis bersandar di jendela balkon kamar ..


Dilema sungguh dilema


biasanya pasangan selalu berjuang untuk bisa menikah...


tapi Carissa dan Nathan sudah menikah


masih harus berjuang untuk bisa bersama..


berjam-jam aku memandangi pemandangan dari balkon..kota Paris sangat indah..


tapi lagi-lagi aku menangis di Paris..


"sayang sedang apa kamu disini ?"tanya Nathan yang juga duduk di sebelah ku


"tidak aku hanya sedang memandangi kota Paris "jawab rissa


"ini sudah malam,sebaiknya kita istirahat "ucap Nathan


"mas bolehkah aku bertanya sesuatu pada mu?"tanya rissa


"apa ?mau tanya apa ?"Nathan melirik Rissa

__ADS_1


"kamu memilki segalanya ,dan apapun yang kamu inginkan pasti bisa kamu dapatkan,lalu kenapa ?memilih aku untuk jadi istrimu ,padahal di dunia ini siapa pun pasti mau dengan mu,yang lebih cantik dan juga sama sederajat dengan mu "Rissa berbicara lirih


"pertanyaan macam apa ini ?aku tidak suka dengan ini"Nathan kesal


"tapi aku ingin tahu jawabannya "Rissa menatap Nathan


"jodoh karena kita di takdir kan berjodoh"jawab Nathan singkat


"terus bagaimana ?jika kita juga di takdir kan untuk berpisah ?"tanya Rissa menangis


"sayang bukankah setiap pernikahan memiliki ujian nya masing masing,jangan pesimis begini "Nathan mengusap air mata Rissa


"aku hanya merasa sampai kapan kita bisa bertahan,dalam kondisi seperti ini,seharusnya kita bahagia setelah menikah tapi kita "Rissa terus meneteskan air mata


"Carissa Putri,bukankah dulu kamu adalah wanita yang periang selalu berfikir positif,mungkin sekarang tuhan sedang menguji ketulusan cinta kita "Nathan menambahkan


"ibu ku,terus saja bicara untuk menjauhi kamu,aku binggung harus memilih "Rissa menjelaskan


"tidak perlu memilih,aku suami mu akan terus berjuang untuk kebahagiaan kita, bukankah aku sudah bilang turuti saja kata-kata ibu,tapi tetaplah di sampingku untuk membuat aku semangat "Nathan juga meneteskan air mata


perasaan ini ..


sungguh menyakitkan


harusnya kita bahagia..


bukan dilema ..


"ayo tidurlah ini sudah malam,dan hapus sir mata


mu "Nathan mengajak Rissa


"malam ini aku ingin tidur di kamar tamu "ucap Rissa menunduk


"tentu,lalukan saja yang bisa membuat kamu nyaman,yang penting kita tetap tinggal satu atap agar aku bisa menjaga istriku "jawab Nathan


",terima kasih mas "Rissa tersenyum tipis


sebenarnya hatiku juga merasakan


sakit sekali..


Carissa istriku..


aku sangat mencintaimu


meskipun luka ini karena diriku


kamu bahagia..


kami tidur di kamar terpisah


ya,Allah aku tahu ini salah


tugas istri melayani suami


tapi aku..seperti ini


mataku tidak bisa terpejam ..


banyak yang aku fikirkan


takut juga gelisah


di kamar sultan..


Nathan juga tidak bisa tidur ..


rasanya panas sekali..


jam menunjukkan pukul 2 malam


apakah Carissa sudah tidur ?


Nathan turun dan mengecek kamar Rissa


di lihatnya Carissa terlelap


dengan bantal yang basah dengan air mata


sayang maafkan aku


yang selalu membuat air mata mu menetes


Nathan memilih tidur di sofa yang menghadap tempat tidur Rissa


sampai pagi pun tiba..


"mas,Nathan dia tidur di sofa "ucap Rissa

__ADS_1


melihatmu seperti ini ..


aku sangat beruntung memilki


suami yang sangat luar biasa ..


"sayang kamu sudah bangun "Nathan membuka matanya ..


"kamu tidak tidur "Rissa kaget


"tidur aku tidur setelah melihat mu tidur"jawab Nathan


"mas,kamu tidak marahkan "Rissa menatap Nathan


"sayang aku tidak apa-apa,juga tidak marah ,cuma aku minta kamu tetap optimis dengan pernikahan kita"Nathan tersenyum


"terima kasih sudah bersabar,padahal jika kamu mau bisa saja kamu mencari yang lain "ucap Rissa


",jangan bicara seperti itu,aku tidak suka "Nathan menutup mulut Rissa dengan telunjuknya


"mas semalam aku kacau sekali ,makannya otak pun tidak bisa berfikir jernih "Rissa melepaskan jari Nathan


"aku tahu,Carissa aku sangat mencintaimu,di dunia ini aku hanya ingin menghabiskan masa muda dan tua ku bersama dirimu ,jadi jangan pernah berfikir aku akan melepaskan dirimu "Nathan meyakinkan


kata kata Nathan


sungguh membuat bahagia..


"kalau begitu ,ayo bangun terus mandi "Rissa menarik tangan Nathan


"tunggu ,kesini lah sebentar "Nathan menarik balik tangan Rissa dan memeluknya


"lepaskan ,aku belum mandi "Rissa gugup


"sebentar saja,aku ingin kamu percaya,apapun yang terjadi kita tidak akan berpisah kecuali maut "Nathan menaruh tangan Rissa di dadanya


degup jantungku Nathan


sama seperti aku pertama bertemu dengannya


"aku percaya,kita bisa melalui ini bersama-sama,lepaskan aku jangan begini"Rissa memberontak


"iya,aku mandi tapi hari ini aku sendiri yang akan mengantar mu ke kantor "ucap Nathan


"baiklah ,terserah kamu saja "Rissa tersenyum


kehidupan suami istri


memang tidak selalu manis


tapi Nathan sudah memberikan


cinta yang manis


meskipun pahit ada dalam pernikahan kami ..


Carissa,aku sudah bersumpah tidak akan pernah


melepaskan dirimu


kita akan berjuang bersama


aku yakin,cinta kita kuat


asalkan kita saling menjaga satu sama lain


Nathan mengantarku sampai depan kantor majalah


"mas,aku kerja dulu ya "ucap Rissa pamit


"tunggu ini untuk mu"Nathan memberikan setangkai bunga 🌹


"mawar , kapan kamu membelinya aku tidak tahu"Rissa tersenyum


"suami mu itu hebat ,jadi apapun bisa aku lakukan untuk melihat istriku tersenyum


"terima kasih, Presdir galak ku sudah berubah romantis "Rissa menggoda


"hei, jangan macam macam kamu sudah berani padaku sekarang "Nathan menatap


"iya maaf,aku pamit ya "Rissa mencium tangan Nathan


"iya sayang "Nathan mencium kening Rissa


saat Rissa turun dari mobil


dari dalam kantor Jerry melihat Rissa


dengan wajah tidak suka ..

__ADS_1


pagi yang buruk melihat kalian


seperti ini (isi hati Jerry)


__ADS_2