
saat Nathan sedang mandi
aku pun langsung bergegas untuk
ganti baju..
hp ku berdering
ternyata panggilan Vidio dari Indonesia ..
aku berlari ke luar kamar dan berjalan
menuju sisi kamar di balkon
"assalamualaikum,ibu "ucap Rissa
"walaikum salam Carissa sayang "ibu melambai kan tangganya
"Carissa,ibu punya kabar baik,kakak mu nesya sudah melahirkan bayi perempuan yang cantik,ibu jadi nenek dan kamu jadi Tante "ibu ku menunjukkan ke arah bayi
Alhamdulillah aku bahagia mendengar
kak,Nesya sudah melahirkan
memang sudah lama aku berada di Paris
dan sibuk ,jarang berkomunikasi
haru dan sedih jadi satu rasanya
dan suasana berubah saat ibu ku bertanya
"Carissa ,sayang kamu tinggal di mana ,kamu tidak bersama Nathan kan?"tanya ibu
"tidak ,tentu saja aku tidak bersama Nathan"Rissa gugup
"sepertinya tempat tinggal mu sangat besar,sepertinya sangat mewah "ibu curiga
"di Paris,semua bangunan bergaya Inggris pasti sangat mewah,ibu aku rindu "Rissa menangis ..
"sayang ibu juga rindu sekali,cepat pulang ya "ibu juga menangis
"ibu sebentar lagi kontrak kerja ku selesai,kita akan segera bertemu "ucap Rissa
"Carissa,jangan pernah bohongi ibu ya,karena ibu sangat menyayangimu "ucap ibu dengan mata penuh air mata
kata-kata ibu ..
seakan jadi tombaknya
kalau sekarang aku sedang berbohong sedang bersama Nathan..
ternyata dari dalam kamar Nathan
juga mendengarkan percakapan aku dan ibu..
setelah aku tutup telfonnya
hatiku merasa sangat hancur
harus memilih ..
hatiku ingin selalu bersama Nathan
tapi ibu ku juga penting..
aku hanya bisa duduk menangis bersandar di jendela balkon kamar ..
Dilema sungguh dilema
biasanya pasangan selalu berjuang untuk bisa menikah...
tapi Carissa dan Nathan sudah menikah
masih harus berjuang untuk bisa bersama..
berjam-jam aku memandangi pemandangan dari balkon..kota Paris sangat indah..
tapi lagi-lagi aku menangis di Paris..
"sayang sedang apa kamu disini ?"tanya Nathan yang juga duduk di sebelah ku
"tidak aku hanya sedang memandangi kota Paris "jawab rissa
"ini sudah malam,sebaiknya kita istirahat "ucap Nathan
"mas bolehkah aku bertanya sesuatu pada mu?"tanya rissa
"apa ?mau tanya apa ?"Nathan melirik Rissa
__ADS_1
"kamu memilki segalanya ,dan apapun yang kamu inginkan pasti bisa kamu dapatkan,lalu kenapa ?memilih aku untuk jadi istrimu ,padahal di dunia ini siapa pun pasti mau dengan mu,yang lebih cantik dan juga sama sederajat dengan mu "Rissa berbicara lirih
"pertanyaan macam apa ini ?aku tidak suka dengan ini"Nathan kesal
"tapi aku ingin tahu jawabannya "Rissa menatap Nathan
"jodoh karena kita di takdir kan berjodoh"jawab Nathan singkat
"terus bagaimana ?jika kita juga di takdir kan untuk berpisah ?"tanya Rissa menangis
"sayang bukankah setiap pernikahan memiliki ujian nya masing masing,jangan pesimis begini "Nathan mengusap air mata Rissa
"aku hanya merasa sampai kapan kita bisa bertahan,dalam kondisi seperti ini,seharusnya kita bahagia setelah menikah tapi kita "Rissa terus meneteskan air mata
"Carissa Putri,bukankah dulu kamu adalah wanita yang periang selalu berfikir positif,mungkin sekarang tuhan sedang menguji ketulusan cinta kita "Nathan menambahkan
"ibu ku,terus saja bicara untuk menjauhi kamu,aku binggung harus memilih "Rissa menjelaskan
"tidak perlu memilih,aku suami mu akan terus berjuang untuk kebahagiaan kita, bukankah aku sudah bilang turuti saja kata-kata ibu,tapi tetaplah di sampingku untuk membuat aku semangat "Nathan juga meneteskan air mata
perasaan ini ..
sungguh menyakitkan
harusnya kita bahagia..
bukan dilema ..
"ayo tidurlah ini sudah malam,dan hapus sir mata
mu "Nathan mengajak Rissa
"malam ini aku ingin tidur di kamar tamu "ucap Rissa menunduk
"tentu,lalukan saja yang bisa membuat kamu nyaman,yang penting kita tetap tinggal satu atap agar aku bisa menjaga istriku "jawab Nathan
",terima kasih mas "Rissa tersenyum tipis
sebenarnya hatiku juga merasakan
sakit sekali..
Carissa istriku..
aku sangat mencintaimu
meskipun luka ini karena diriku
kamu bahagia..
kami tidur di kamar terpisah
ya,Allah aku tahu ini salah
tugas istri melayani suami
tapi aku..seperti ini
mataku tidak bisa terpejam ..
banyak yang aku fikirkan
takut juga gelisah
di kamar sultan..
Nathan juga tidak bisa tidur ..
rasanya panas sekali..
jam menunjukkan pukul 2 malam
apakah Carissa sudah tidur ?
Nathan turun dan mengecek kamar Rissa
di lihatnya Carissa terlelap
dengan bantal yang basah dengan air mata
sayang maafkan aku
yang selalu membuat air mata mu menetes
Nathan memilih tidur di sofa yang menghadap tempat tidur Rissa
sampai pagi pun tiba..
"mas,Nathan dia tidur di sofa "ucap Rissa
__ADS_1
melihatmu seperti ini ..
aku sangat beruntung memilki
suami yang sangat luar biasa ..
"sayang kamu sudah bangun "Nathan membuka matanya ..
"kamu tidak tidur "Rissa kaget
"tidur aku tidur setelah melihat mu tidur"jawab Nathan
"mas,kamu tidak marahkan "Rissa menatap Nathan
"sayang aku tidak apa-apa,juga tidak marah ,cuma aku minta kamu tetap optimis dengan pernikahan kita"Nathan tersenyum
"terima kasih sudah bersabar,padahal jika kamu mau bisa saja kamu mencari yang lain "ucap Rissa
",jangan bicara seperti itu,aku tidak suka "Nathan menutup mulut Rissa dengan telunjuknya
"mas semalam aku kacau sekali ,makannya otak pun tidak bisa berfikir jernih "Rissa melepaskan jari Nathan
"aku tahu,Carissa aku sangat mencintaimu,di dunia ini aku hanya ingin menghabiskan masa muda dan tua ku bersama dirimu ,jadi jangan pernah berfikir aku akan melepaskan dirimu "Nathan meyakinkan
kata kata Nathan
sungguh membuat bahagia..
"kalau begitu ,ayo bangun terus mandi "Rissa menarik tangan Nathan
"tunggu ,kesini lah sebentar "Nathan menarik balik tangan Rissa dan memeluknya
"lepaskan ,aku belum mandi "Rissa gugup
"sebentar saja,aku ingin kamu percaya,apapun yang terjadi kita tidak akan berpisah kecuali maut "Nathan menaruh tangan Rissa di dadanya
degup jantungku Nathan
sama seperti aku pertama bertemu dengannya
"aku percaya,kita bisa melalui ini bersama-sama,lepaskan aku jangan begini"Rissa memberontak
"iya,aku mandi tapi hari ini aku sendiri yang akan mengantar mu ke kantor "ucap Nathan
"baiklah ,terserah kamu saja "Rissa tersenyum
kehidupan suami istri
memang tidak selalu manis
tapi Nathan sudah memberikan
cinta yang manis
meskipun pahit ada dalam pernikahan kami ..
Carissa,aku sudah bersumpah tidak akan pernah
melepaskan dirimu
kita akan berjuang bersama
aku yakin,cinta kita kuat
asalkan kita saling menjaga satu sama lain
Nathan mengantarku sampai depan kantor majalah
"mas,aku kerja dulu ya "ucap Rissa pamit
"tunggu ini untuk mu"Nathan memberikan setangkai bunga 🌹
"mawar , kapan kamu membelinya aku tidak tahu"Rissa tersenyum
"suami mu itu hebat ,jadi apapun bisa aku lakukan untuk melihat istriku tersenyum
"terima kasih, Presdir galak ku sudah berubah romantis "Rissa menggoda
"hei, jangan macam macam kamu sudah berani padaku sekarang "Nathan menatap
"iya maaf,aku pamit ya "Rissa mencium tangan Nathan
"iya sayang "Nathan mencium kening Rissa
saat Rissa turun dari mobil
dari dalam kantor Jerry melihat Rissa
dengan wajah tidak suka ..
__ADS_1
pagi yang buruk melihat kalian
seperti ini (isi hati Jerry)