
polisi pun terus mengejar dan kembali memberi tembakan ke langit
tapi Sonia terus menggila ,biar pun polisi terus mengejar
"Sonia hentikan "teriak Carissa
"Diam berdoa lah semoga kita tidak merasakan sakit saat mati "Sonia kembali tersenyum
mobil semakin kencang melebihi batas kecepatan
polisi sudah mengepung ,namun Sonia sudah gila
mobil nya malah di banting stir ke kiri hingga masuk ke sungai
sungai dengan aliran deras apalagi Carissa sedang lemah
mungkinkah ini akhirnya ?
polisi langsung menelfon tim SAR untuk evakuasi
mungkinkah mereka selamat ?
sedangkan Nathan sudah tiba di rumah sakit dengan kondisi cukup parah seluruh tulangnya patah
Sebastian yang mendapat pesan dari polisi
tentang mobil Sonia masuk ke sungai
kaget dan langsung meluncur
seluruh tim SAR ikut berenang ke dalam sungai tapi naas mobil Sonia Ter bakar
"pak polisi dimana Carissa "tanya Sebastian
"maaf pak tim SAR sedang berusaha mengevakuasi ,tapi kami mohon bapak tabah dan kuat ,karena mobil Sonia terbakar di sungai "ucap polisi
"tidak mungkin,Carissa tidak mungkin "tian syok
ya Allah Carissa tidak mungkin
Sebastian lemas dan panik juga kacau
tapi sebastian juga menelfon orang untuk membantu tim evakuasi
mungkin jika lebih banyak mencari,kita bisa menemukan Carissa (harapan dalam hati Tian )
kondisi Nathan juga kritis ,nyonya besar pun menangis berlari ke rumah sakit di temani Silvy
Silvy yang melihat kondisi Nathan juga menerima
pesan dari Sebastian
"Silvy jaga nyonya besar mobil Sonia terbakar ,aku berjanji akan terus mencari Carissa "
Silvy kaget dan panik juga syok
ya Allah tidak mungkin Sonia sekejam itu
aku yang bodoh harusnya beritahu Sebastian soal ini ,sekarang aku yang salah ,Silvy terus menangis
sementara ibu Carissa yang sedang duduk minum teh tidak sengaja menjatuhkan gelas hingga pecah
seperti kontak bathin ,dadanya terasa sesak
"Celine tolong ibu nak "panggil ibu
"ibu tidak apa -apa ?"Celine membantu ibu
"Celine tolong telfon Carissa ,ibu ingin bicara padanya "pinta ibu
"baik aku telfon "jawab celine
__ADS_1
aneh kenapa ?tiba -tiba ibu ingin bicara pada kak Rissa ,tapi aku harap ini pertanda baik
tapi telfon tidak bisa di hubungi
"ibu telfon kak Rissa tidak aktif "ucap Celine
"coba kamu hubungi Susi ,mungkin dia di butik "perintah ibu lagi
Celine juga tidak tenang tidak seperti biasanya semua nomor sulit di hubungi
"ibu semua nomor sulit di hubungi "ucap Celine
saat ini ibu masih terasa lemas tiba-tiba di televisi sudah ramai pemberitaan tentang kematian Carissa istri Presdir Jonathan putra wirawan
ibu Carissa syok dan pingsan ,Celine juga syok dan berlari memanggil semua orang di pondok
sementara nyonya besar pun cukup kaget saat pesan masuk dari para relasi nya yang mengucapkan turut berduka atas kematian menantunya
"silvy ini tidak benar kan "ucap nyonya syok
"Tante ini Sebastian juga bilang sama "Silvy memeluk nyonya
sedangkan nathan masih belum sadar akibat obat tidur dalam kandungan obat
"Silvy dadaku sakit sekali "nyonya sesak nafas
Silvy juga panik dan membawa nyonya ke ruangan IGD untuk di beri pertolongan oksigen
di TKP Sebastian bersama tim SAR dan orang suruhannya terus menyusuri sungai mencari keberadaan Carissa
mobil terbakar tapi hanya ada satu mayat yang mengapung di sungai
tim SAR berusaha untuk mengangkat mayat tersebut
dan ternyata itu Sonia tapi kondisi wajahnya terluka parah penuh luka
ya Allah selamatkan Carissa
"Carissa dimana kamu "teriak Tian
"pak Sebastian ini sudah sore dan hampir gelap mungkin besok kita lanjut lagi pencarian "ucap polisi
"tidak aku tidak ingin pulang sebelum sahabatku Carissa di temukan"Tian menolak
"pak lihat aliran sungai sangat deras ,ini hampir Maghrib ,anda juga bisa celaka "paksa polisi
Sebastian di angkat paksa oleh polisi
Sebastian terus menangis
carissa aku mohon bertahan lah ,aku ingin menemukan mu dengan selamat (do'a Tian sambil menangis )
sementara itu ibu Carissa drop dan belum juga sadar juga di bawa ke rumah sakit tempat nathan di rawat
"Celine sebenarnya apa yang terjadi ?"tanya Nesya
"kak Rissa mengalami kecelakaan tadi beritanya sudah tersiar "Celine terbata -bata
"tidak mungkin,itu pasti salah coba aku hubungi Nathan "Nesya tidak percaya
sama saja tidak ada nomor yang bisa di hubungi
saat Nesya sedang panik ,Sebastian datang lewat di depannya untuk ke kamar nathan
"Sebastian tunggu dulu,apa benar adik ku Carissa kecelakaan ?"tanya Nesya
"benar Carissa Putri mengalami kecelakaan bersama Sonia "Tian menangis
"lalu apa dia sudah di temukan dia selamatkan "Nesya panik
lalu jenazah Sonia melintas di hadapan Nesya untuk di autopsi oleh polisi
__ADS_1
"Tian jawab mayat itu Sonia kan "Nesya menarik baju Tian
"aku belum menemukan Carissa ,tapi Sonia saja sudah meninggal karena mobil tersebut terbakar di sungai "jelas Tian
"tidak mungkin,Carissa masih hidup,kamu harus terus mencarinya ,harus mencarinya "Nesya histeris
Andre habis dari ruang IGD pun langsung berlari menangkan Nesya
"sayang Nesya tenangkan dirimu "ucap Andre
"Rissa ,Carissa adik ku kecelakaan "Nesya menangis
"ya aku sudah lihat berita di internet ,Sebastian kalian akan terus mencarinya ?"tanya Andre
"Medan sangat rawan aliran sungai sangat deras ,polisi bilang besok baru bisa di lanjutkan "ucap Tian
"tapi tidak mungkin adikku pasti selamat ,Carissa "Nesya masih histeris
mendengar teriakan Nesya di luar Nathan mulai sadar dan membuka matanya
"maaf tuan Sebastian ,presdir sudah sadar dan mencari anda "ucap suster
"ya aku kedalam "jawab Tian
ya Allah ,Jonathan apa yang harus aku katakan padanya ?
"Tian dimana istriku ?"tanya Nathan
"Nathan kamu harus sehat ,jadi tenanglah "jawab Tian
"aku baru tenang jika sudah melihat wajah Carissa ,dia berhasil kamu selamatkan ?"Nathan penasaran
Sebastian lemas dan tidak mampu menjawab
Tian malah berlutut di lantai sambil terus menangis
"hei jawab aku ,kenapa ?malah duduk di lantai "Nathan kesal
Sebastian masih diam terus menangis ,nyonya besar dari IGD segera masuk dan memeluk Nathan
"mama ada apa ?kenapa menangis ?dan lihat di bodoh Sebastian juga diam dan menangis "Nathan makin gelisah
mata sebastian memberi kode tidak mampu memberi jawaban pada Nathan
Nathan kesal dan turun dari tempat tidur meski kondisinya juga lemah dan memukul Sebastian
"jawab aku bodoh ,dimana Carissa "Nathan memukul
"pukul aku Presdir pukul aku pantas ,karena Carissa "Tian menangis lagi
"Nathan putra ku tenangkan dirimu "mama meredam
"apa mama bisa jawab dimana istriku ?"tanya Nathan
"Carissa mengalami kecelakaan bersama Sonia ,mayat Sonia sudah di temukan tapi Rissa "mama juga menangis
"Carissa belum di temukan presdir "Tian terus menangis
"tidak kamu pasti bohong ,istriku pasti baik -baik saja ,kenapa ?kamu kesini jika istriku belum kamu bawa "Nathan menarik baju Sebastian
"istri ku masih hidup dia pasti kuat "Nathan teriak histeris dan menangis
inilah bagian terberat dalam hidup saat mendengar kabar jika orang yang paling di cintai celaka
"mobil Sonia terbakar akibat jatuh ke sungai ,aku sudah menyusuri sungai tapi cuma Sonia yang sudah jadi mayat yang kami temukan "cerita Tian
Carissa Putri istri ku tidak mungkin
akhir kisah ini adalah kematian
aku tidak percaya ...
__ADS_1