Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
berdua di taman


__ADS_3

akhirnya aku dan nathan meski tangan masih di perban aku tetap senang bisa kembali tinggal bersama suami ku


pagi ini jadi awal kembalinya udara yang sama setahun lalu


saat aku pertama ada disini cuma sedikit sedih


ayah mertuaku juga sudah tidak ada


"sayang aku mencari mu dari tadi rupanya ada di sini "ucap Nathan


"aku rindu saat dulu ,pertama aku datang ke rumah ini "jawab Rissa


"iya setahun sudah berlalu ,tapi pagi ini aku senang kita kembali bersama "Nathan mendekap Rissa dari belakang


"cuma aku juga sedih sayang,papa sudah pergi dari ,seperti tidak sempurna "Rissa sedih


"ya aku juga rasa begitu "Nathan juga sedih


"mas aku ingin bicara sesuatu pada mu "ucap Rissa


"apa bicara lah "Nathan mendengarkan


tapi saat mereka sedang bersama Sebastian muncul dari arah dalam dan bicara


"wah wah ..sepagi ini kalian sudah bangun dan disini "ucap Tian


"menganggu saja ada apa kamu sepagi ini kesini ?"tanya Nathan


"tanda tangan dokumen ini harus kamu tanda tangani "Tian menyerahkan


"sini bawa kesini "ucap Nathan


Carissa melirik Tian seperti ingin tahu


sesuatu


"oh ya Nathan ada hal penting yang ingin aku bicarakan pada kalian "tambah Tian


"katakanlah "ucap Rissa


"toko roti itu memang sengaja di bakar ,polisi sudah memeriksa tinggal menunggu Carissa untuk memberi keterangan dalam BAP nanti "Tian menjelaskan


"jam berapa aku harus kesana ?"tanya Rissa


"nanti jam 1 siang "jawab Tian


"sayang kamu masih sakit ,kita suruh pengacara ku saja ya "ucap Nathan


"tidak bisa harus carissa karena dia korban sekaligus pemilik "Tian membantah


"tidak apa -apa ,nanti kamu jemput saja "ucap Rissa


bagus jika polisi BAP ku nanti sebaiknya


akan ku ungkap juga data info yang celine


berikan aku merasa di ada kaitannya


"sayang kenapa ?melamun "tanya Nathan


"tidak sayang aku sedang menikmati saat kebersamaan kita ,yang sangat jarang kita nikmati "Rissa memejamkan matanya


"benar aku minta maaf jika selama ini ,aku terlalu banyak memberiku air mata dari pada kebahagiaan "Nathan menatap


"itu tidak benar aku bahagia jika bersama mu"Rissa memeluk Nathan


"benarkan sayang,kamu tidak menyesal jadi istri Jonathan ini "tambah Nathan

__ADS_1


"mana mungkin aku menyesal punya suami sultan "Rissa menggoda


"benarkah aku senang mendengarnya "Nathan tersenyum


dari lantai atas Silvy terus memperhatikan


Carissa dan Jonathan


jika terus begini mereka akan semakin sulit di pisahkan ,walaupun yang di katakan Tian


semalam itu benar ,aku masih belum bisa ikhlas


melihat mereka bahagia


Sonia sebaiknya aku bertemu lagi


dengan Sonia (isi hati Silvy terus pergi )


sementara itu Carissa duduk di bangku taman


sambil terus mengenang kebahagiaan yang lalu


"sayang bukankah tadi kamu ingin bertanya padaku ,katakanlah "tanya Nathan


"tadinya aku cuma ingin diskusi sesuatu padamu ,tentang pak Ali "Rissa menjelaskan


"pak Ali ,kenapa lagi "Nathan penasaran


"benarkah pak Ali adalah om nya Sonia "tanya Rissa


"benar Sonia juga yatim seperti dirimu ,jadi pak Ali adalah salah satu orang yang turut membesarkan Sonia "jelas Nathan


"jadi benar dia om Sonia ,tidak kah kamu berfikir ,mungkin saja pak Ali tidak menyukai ku sebagai istri ku"ucap Rissa


"tapi selama ini pak Ali bekerja secara wajar ,aku tidak melihat yang salah "ucap Nathan


"sayang ,ayolah kita nikmati kebersamaan kita jangan fikirkan yang lain "Nathan terus mendekap Rissa


aku pun menikmati masa indah bersama suami ku


lagi kita lihat saja besok ,apa yang terjadi selanjutnya ?


"Rissa aku harap tidak ada lagi orang yang akan memisahkan kita "ucap Nathan lagi


"Amien ,tapi jika kamu bertemu orang yang selama ini jahat pada kita apa yang akan kamu lakukan ?"tanya Rissa


"aku akan memberikan hukuman setimpal untuk kejahatannya ,itu pasti "mata Nathan terlihat kesal


hari ini kami habiskan bersama begitu pun malam ini kami kembali bersama tapi besok aku yakin pasti reaksi Nathan sangat marah mendengar


semua fakta tentang pak Ali


saat Nathan mulai terlelap ,tiba -tiba aku haus


dan ingin minum tapi tidak air di kamar


dan terpaksa aku pun turun ke dapur untuk mengambil air


tapi di dapur aku melihat Silvy sedang duduk sambil main ponsel


dan menelfon seseorang


"hai ,aku rasa kita sudah buntu sulit sekali memisahkan Nathan dan carissa ,lebih baik kamu cari saja jalan sendiri aku sudah cukup sakit hati dengan berada disini "ucap Silvy di telfon


jadi selama ini Silvy juga ?


tidak suka melihat aku dan nathan

__ADS_1


"Silvy sedang kamu disini ?"Rissa datang dari arah belakang


"Rissa kamu belum tidur "Silvy kaget


"siapa yang kamu hubungi dan bicara jika kamu ingin memisahkan aku dan suami ku"Rissa menuduh


"bukan apa -apa,mungkin kamu salah dengar "Silvy mengelak


"tidak mungkin apa kamu bekerja sama dengan seseorang untuk menghancurkan aku "Rissa terus menatap


"Rissa ini sudah malam aku mengantuk ,jadi aku harus pergi "Silvy menghindar


"tunggu jika kamu tidak jawab jujur,aku bisa lihat dari cctv "Rissa menekan terus


"ibu ku,aku bicara pada ibu ku,karena dia ingin aku menikah dengan Nathan "ucap Silvy


"benarkah bukan orang lain ?"Rissa tidak percaya


"Carissa kamu ini kenapa ?"Silvy juga menatap


"tidak cuma ingin menghancurkan kami,aku rasa sia-sia karena sampai kapan pun,aku dan Nathan tidak akan terpisah "Rissa menatap Silvy


rupanya Carissa sudah curiga pada ku


sebaiknya aku hati -hati


"Rissa aku memang menyukai Nathan ,aku rasa kamu sadar hal itu ,jadi tidak perlu debat lagi karena aku tahu Jonathan sangat mencintaimu "ucap Silvy


"benar Nathan sangat mencintaiku begitu juga sebaliknya ,jadi aku rasa tidak ada yang bisa pisahkan kami "Rissa tersenyum sinis


"iya istri presdir kamu benar ,sudah aku ingin istirahat jadi biarkan aku pergi sekarang "Silvy pergi


ternyata Silvy sangat sulit di desak


aku yakin selama ini ada sekutu dari pak Ali


juga Sonia dan aku curiga jika Silvy juga terlibat


besok aku harus cari tahu kebenarannya


saat Rissa masih duduk berfikir ,Nathan pun turun mencari Carissa


"rupanya kamu disini sayang ,sedang apa "Nathan memeluk Rissa


"aku haus ingin minum ,kamu terbangun "ucap Rissa


"tentu aku bangun mencari istriku "bisik nathan


"jangan macam -macam kita masih belum pulih "ucap Rissa


tapi Nathan malah mengendong ku naik ke kamar


"tidak ada yang bisa menghentikan ku untuk bersama istriku "Nathan terus membawaku ke tempat tidur


"sayang tanganku ,baru di lepas perban nya masih luka "rissa menunjuk lukanya


"tidak masalah ,yang jelas aku mencintaimu "Nathan mencium bibir Rissa


presdir sulit di kendalikan


jika Nathan sudah begitu pasti begitu


meski kami hanya saling berciuman tanpa henti


aku sangat bahagia menghabiskan malam ini


bersama suami ku..

__ADS_1


__ADS_2