
setelah insiden toko roti terbakar
Carissa mengalami cedera di tangan kanannya
sedangkan Nathan juga terluka di tubuhnya
dokter pribadi Nathan mengatakan ,jika mereka boleh pulang ke rumah,untuk memudahkan
perawatan dokter pribadi akan mengecek langsung di rumah
mendengar ucapan dokter hati ibu Rissa
mulai luluh dia,mengijinkan Rissa ikut pulang bersama Nathan
"Rissa aku mengijinkan mu ,tinggal bersama Nathan sampai luka bakar di tangan mu sembuh,tapi ingat sampai hari ini belum bisa memaafkan Nathan "ucap ibu
"terima kasih ibu,"Rissa terharu
"Nathan seperti janjimu jaga putriku sampai dia sembuh,berikan dokter terbaik untuk menggobati luka bakar putriku ,jika aku mendengar sesuatu yang membuat kesal aku pastikan kalian harus benar -benar berpisah "tegas ibu
"ya aku janji,aku akan menyiapkan tim dokter khusus untuk Carissa "Nathan tersenyum
"Celine jaga ibu ya "ucap Rissa lagi
"baik ,aku akan jaga ibu seperti ibuku "Celine berjanji
seperti angin segar mereka saling melempar senyum ,meski tangan dan tubuh di perban
mereka tetap senang bisa kembali tinggal bersama
meski sementara
"aku janji sayang ,aku akan buktikan aku akan selalu menjaga mu""ucap Nathan
"iya aku percaya "Rissa sedih
nyonya besar pun tampak senang ,meski mereka
pulang dalam keadaan sakit
tapi nyonya besar merasa Tuhan sudah
membantu meluluhkan hati ibu Rissa
meski dalam cobaan
"sayang mama senang sekali ,kalian kembali tinggal bersama ,dan menantuku yang cantik bisa
disini lagi di rumah ini "mama tersenyum
"iya mama ,aku juga senang bisa di rumah ini lagi "jawab Rissa
"mama bisakah ,biarkan kami istirahat dulu ,badanku masih lelah "ucap Nathan
"tentu ,mama menyiapkan kamar besar untuk kalian "tambah mama
meski di dorong kursi roda oleh suster
mereka masuk ke dalam kamar
"suster tinggalkan kami,dan ingat jangan masuk selain waktu minum obat "perintah Nathan
"iya pak sesuai perintah "jawab suster
"kenapa ?bicara seperti itu,nanti jika kamu butuh sesuatu gimana ?"ucap Rissa
"yang ku butuhkan ada di depan ku sekarang "Nathan mendekat
"jangan macam -macam,kita masih pakai perban
__ADS_1
"perban hanya di punggung dan tangan kanan mu,tempat lain tidak kan ?"Nathan menggoda
"sudah ku bilang ,kita masih sakit ,bukankah kamu bilang lelah tadi ,sebaiknya istirahat "Rissa mengalihkan
"sayang aku rindu sekali padamu "Nathan mendekati wajah Rissa
"lalu apa yang kamu inginkan ?"tanya Rissa
"ciuman dari istriku "bisik Nathan
"ini ,cup cup "Rissa mencium pipi Nathan
"tidak tapi begini "Nathan mencium bibir Rissa
Presdir meskipun sakit rasa rindu dan cinta
mereka sangat besar
bibir Nathan terus menarik bibir Rissa
seakan tidak ingin terhenti walau sesaat
Rissa pun merasakan hal sama sudah lama
kita tidak seperti ini
saling gemasnya Nathan mengigit manja
bibir Rissa
"sakit ,kamu ingin menyakitiku meski aku masih sakit "ucap Rissa manja
"tidak aku hanya ingin meluapkan yang selama ini aku tahan "Nathan terus menciumi leher dan pipi Rissa terus menerus
"mas sudah aku lelah ayo istirahat sebelum kamu makin tak terkendali "pinta Rissa
"benar ,sedikit lagi aku lupa jika kita baru saja keluar dari rumah sakit "Nathan tersenyum
akhirnya aku bisa kembali bersama istriku
Silvy yang baru pulang praktek pun
perasaan kacau
"Tante apa Rissa dan Nathan sudah pulang ?"tanya Silvy
"iya mereka tadi siang sudah pulang "jawab Tante
"keadaan mereka sudah baik -baik saja "ucap Silvy
"ya tangan kanan Rissa masih di perban,begitu pun tubuh Nathan yang terluka bakar ,Tante sudah menyiapkan dokter khusus sampai mereka kembali pulih "jelas Tante
"apa boleh aku lihat mereka ?"tanya Silvy lagi
"Silvy sayang ,Nathan sudah berpesan pada suster jaga untuk tidak menganggu mereka selain jadwal minum obat "tambah mama
"baik aku paham ,tapi Tante benarkah begitu mencintai Carissa ?"Silvy penasaran
"putraku begitu mencintainya ,bahkan saat Carissa kerja di Paris Nathan pun ikut berinvestasi demi bisa kerja bersama Carissa walaupun saat itu mereka ada masalah tapi tetap tak terpisahkan "jelas mama
menurut media sosial juga mereka selalu terlihat
kompak ,Nathan yang galak takluk pada Carissa
yang baik dan tegas ..
selama mereka disini ,berarti aku akan terus melihat ,Nathan begitu sayangnya pada Carissa
ya ampun ,apa aku bisa ?mengendalikan rasa ini
__ADS_1
"Tante aku mandi dulu ya "Silvy pamit
"iya nanti ,jika makan malam sudah siap Tante panggil kamu "ucap Tante
sedangkan di kamar Rissa merasa ke haus sekali
bagaimana ?tangan kananku masih di perban
saat Rissa berjalan untuk menuang air ,dia tampak kesulitan ,aku tidak terbiasa dengan tangan kiri ku
"sayang jika kamu haus bilang padaku "Nathan membantu menuang gelas
"tadi aku lihat kamu tidur ,aku tidak ingin menganggu mu"ucap Rissa
"tetap saja kita sama -sama terluka tapi lihat kita tetap saling melengkapi "Nathan tersenyum
"mas tuhan itu sangat menyayangi kita ,meski kemarin kita celaka tapi kita untung ibu mu memberi ijin aku pulang bersama mu"ucap Rissa
"benar sayang ,kemarin aku begitu takut jika kita benar -benar terpisah karena kematian ,aku tidak ingin sendirian lagi seperti dulu "Nathan memeluk Rissa
"tidak boleh berbicara seperti itu ,kita memang sudah jadi suami istri tapi kematian itu rahasia illahi ,jika aku yang harus mati duluan kamu tidak boleh putus asa harus tetap tegar meski tanpa aku "jelas Rissa
"tetap saja aku tidak suka kalimat yang kamu ucapkan ,Carissa aku mencintaimu untuk selamanya tidak akan sanggup tanpa dirimu "jelas nathan
entah kenapa ?hatiku takut sekali
mendengar ucapan Carissa tadi
tuhan jangan pernah pisahkan kami
"aduh tangan ku ,sakit "ucap Rissa
"maaf aku lupa sayang "Nathan melepaskan pelukannya
"mas sini berbaringlah di pangkuan ku"pinta Rissa
"baik sayang "Nathan langsung berbaring
"entah kenapa ?sepertinya kita sudah lama sekali ,tidak sedekat ini "ucap Rissa
"benar sayang terlalu banyak masalah yang terjadi di dalam pernikahan kita "jawab Nathan
"tapi aku sangat beruntung memilki suami yang sangat mencintaiku seperti dirimu "Rissa haru
"aku yang beruntung memiliki istri sebaik dan secantik ,Carissa aku bahagia jadi suami mu "jelas Nathan juga haru
"benarkah apa yang membuat kamu beruntung ,padahal kamu memiliki segalanya ?"tanya Nathan
"karena kamu mencintaiku dengan sederhana ,mencintaiku dengan tulus tanpa melihat aku siapa ?bahkan ketika kamu marah kamu tidak takut padaku "Nathan tersenyum
"tentu saja terkadang kamu juga sangat menyebalkan di tambah lagi sikap posesif dan cemburuan itu membuat aku pusing "Rissa tersenyum
"jadi sikap posesif mu membuat mu pusing ,bukannya kamu senang memiliki suami yang memilki cinta yang luar biasa untuk mu"Nathan kesal
"tentu sayang ,jangan cemberut aku bercanda
aku beruntung memilki suami seperti Jonathan putra wirawan ,meski terlihat galak tapi aku bahagia jadi istrimu "Rissa tersenyum bahagia
mendengar itu Nathan bangun dan mencium
kening Carissa
"aku juga bahagia memilki istri Carissa Putri ,perempuan baik juga Soleha "Nathan kembali memeluk Rissa
sungguh hari ini penuh dengan cinta
meski banyak masalah tapi cinta Carissa
dan Jonathan makin besar dan tak terpisahkan
__ADS_1
semoga kami selalu bersama selamanya
Amien ...