Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
menikmati senja


__ADS_3

karena bosan mas nathan, mengajak nya jalan santai di taman dekat rumah sakit, kami duduk di taman kota sambil duduk mengunyah pudding coklat stroberi


"mas di new York ternyata asyik juga ya, di kota besar tapi kita masih bisa bebas berjalan di taman " ucap rissa


"benar lihat itu, bahkan di sini banyak pasangan lansia yang berjalan sambil pegangan tangan " nathan menunjuk ke arah mereka


"romantis sekali mereka menua bersama tetap saling cinta " rissa kagum


"itu pun aku harapkan bisa terjadi pada kita sayang" tambah nathan


rissa diam sejenak mendengar ucapan nathan


"mas sebesar apa cintamu pada ku? hingga kamu begitu sulit melepas ku, pada hal di awal kisah kita hanya pura-pura " kenang rissa


"benar awal nya aku mengira mungkin aku hanya Mengamumi dirimu, yang tetap kuat meski hidup mu banyak air mata, tapi makin hari aku termakan ucapan ku sendiri makin sulit jauh dari mu, jika kamu tanya sebesar apa rasa cinta ku untuk mu? aku tidak tahu, tapi yang aku paham aku tidak bisa melihat mu dengan siapapun, karena seluruh jiwaku hanya ada untuk kamu " nathan menatap serius


"presdir bucin, itu cocok untuk julukan mu " rissa tersenyum


udara new York cukup segar, di taman ini juga masih banyak tanaman hijau, kursi roda ku pun terus menyusuri seluruh taman


"carissa istri ku " panggil nathan


"ya ada apa? " tanya rissa


"tidak bisa lah kita menikah lagi? aku tidak ingin berpisah dengan mu lagi " nathan serius


"mas, kita fokus pada kesehatan aku dulu ya, jadi kita nikmati saja kebersamaan kita di sini, jangan fikir kan yang lain " pinta rissa


benar juga, aku memang harus lebih lagi untuk meyakinkan carissa


langit mulai sore, senja di new york juga sang at indah


aku merasa bahagia bisa menikmati senja di new York..


tapi pihak rumah sakit, menelfon jika aku masih dalam masa pemulihan butuh waktu istirahat


jadi nathan langsung membawa ku, kembali ke apartment


"lelah sekali, sayang kamu naik tempat tidur dulu ya " nathan menggendong ku


dan suara ketukan pintu, membuat kami cukup terkejut, rupanya ini jadwal ku di suntik, meski aku di apartment tapi ada suster dan dokter yang akan menjagaku selama 24 jam


suami ku sultan jadi sultan mah, bebas guys..


"Mr wirawan, saya harapkan tolong jangan ajak nyo nya pergi keluar dulu, nyonya masih harus better" ucap dokter

__ADS_1


"baik, aku siap menuruti" jawab nathan


sedangkan rissa hanya tersenyum melihat nathan di marahi dokter


"nyonya kamu puas,aku di marahi dokter tadi" ucap nathan


"maaf,gara-gara aku bosan minta melihat senja kamu kena marah " jawab rissa


"kalau begitu, istirahat lah, aku ganti baju dulu ya " nathan pergi


aku lupa dimana? HP ku sejak kemarin, aku tidak menegang hp, rupanya nathan menyimpannya di laci


saat aku cek, begitu banyak panggilan telfon dan pesan dari jordy yang begitu, khawatir pada ku


tapi carissa terus menatap layar hp nya, binggung ingin di balas atau tidak..


"kenapa? benggong, bukanya istirahat " nathan datang


"tidak aku hanya sedang, membaca pesan " jawab rissa dengan pandangan binggung


"apa itu jordy? " tanya nathan


"benar, dia ratusan kali menelfon, dia panik " tegas rissa


"jawab saja, tapi setelah itu kamu istirahat" ucap nathan lagi


"carissa cinta itu kenyamanan,aku pasti marah jika tidak paham situasi nya, aku percaya jika hatimu hanya milik ku maka apa pun yang jordy lakukan tidak berpengaruh " nathan meyakinkan


wah.. wah.. bijaksana sekali


Jonathan sudah berubah melunak


tidak carissa, aku harus bersikap lebih lembut untuk terus membuat mu yakin,aku suami yang pantas, aku akan main cantik


"mas dulu, saat aku di rawat di malaysia, aku begitu merindukan mu, dan selalu ber tanya? sedang apa suami ku, mungkinkah kamu merindukan aku?" cerita rissa


"apa lagi aku, aku terus hidup dalam lamunan, ragaku hidup tapi jiwaku mati bersama istri ku, dan aku selalu berdoa jika tuhan bisa memberikan keajaiban cinta bagi ku, aku ingin tuhan kembali kan, carissa istri ku " nathan memandang ku


aku terenyuh, nathan sungguh besar cinta nya untuk ku, pada hal banyak ribuan wanita tergila-gila pada nya, tapi dia setia pada ku..


"aku fikir kamu sudah menikah dengan silvy, jadi aku sangat hancur sekali waktu itu " ucap ku


"body, dasar bodoh jika aku menyukainya jauh sebelum bertemu dirimu, aku menikahinya, tapi tidak hatiku hanya berdebar pada nona carissa putri, gadis bodoh yang mengira aku supir taksi " nathan tersenyum


"benar itu unik sekali, kalau aku tidak patah hati kita mungkin tidak bertemu, supir taksi itu bos ku, bos galak juga " rissa diam

__ADS_1


"juga apa ayo terus kan " nathan sedikit kesal


"juga tampan" rissa tertawa


"iya dong.. rupanya sekarang gantian kamu yang gombal, sudah ayo tidur ini sudah malam " nathan memberi selimut


"mas, jangan kemana-mana ya, pegang tangan ku sampai aku tidur " pinta rissa


"iya sayang, aku akan terus di samping mu" sambil mencium kening rissa


aku tidak tahu ini benar atau salah


rasanya bahagia sekali bisa dekat lagi dengan suami ku, di saat sakit


setelah carissa tidur, nathan terus memandang wajah carissa


sayang aku berjanji akan selalu menjaga mu


aku rasa sebulan di sini, akan cukup untuk membuat istri ku kembali jatuh cinta pada ku


aku harus mengatur agar jordy tidak dapat mengirim pesan pada rissa, biar tidak ganggu


seperti dulu, jordy berusaha men jauh kan aku dengan istri ku akan aku balas


Jonathan menelfon kenalan nya yang bekerja di pusat komunikasi untuk memblokir nomor atas nama jordy, agar tidak bisa menghubungi carissa selama di new York


sultan di lawan,banyak duit semua bisa di selesai kan..


dengan begini, tanpa aku harus marah jordy tidak bisa ganggu istri ku selama di new York, tanpa aku capek turun tangan


yang penting lagi, kami akan lebih bebas mengenang masa-masa indah kami


Gio papi janji kita akan tetap jadi keluargaku utuh


akan papi kembali kan papi dalam keadaan sehat dan kita akan jadi keluargaku bahagia selama nya


nathan melihat wallpaper di hp nya, yang di pasang foto mereka bertiga..


dan kelelahan nathan pun tidur di kursi di samping kasur rissa sambil terus memegang tangan rissa


Carissa pun seakan nyaman sekali bisa tidur nyenyak dengan tangan di pegang erat


cinta itu memang tak semanis coklat


tapi setidak nya akan indah jika selalu berada dekat, dengan orang yang di cintai

__ADS_1


Jonathan dan carissa sesulit apa pun mereka di uji


cinta sejati pasti akan menemukan jalan nya...


__ADS_2