Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
masih di rumah putih


__ADS_3

setelah menangis di taman belakang


aku mulai melihat lagi satu-persatu isi dalam


rumah putih itu ..


"ayo sayang kita lihat ke dalam "ajak Nathan


"ruang tamu ini kamu yang memasang foto itu "Rissa kaget haru


ruang tamu utama Nathan sengaja memasang


foto pernikahan mereka dengan ukuran jumbo


hampir menutup dinding..


"rumah ini untuk keluarga kecil kita ,jadi aku ingin semua di hiasi foto kita "Nathan tersenyum


aku terus menatap haru foto itu


bukan cuma foto pernikahan di atas meja juga banyak bingkai foto keluarga saat pernikahan


di sini kami terlihat sangat bahagia ..


"nyonya muda,tuan Nathan sangat mencintai anda ,makanya kami terus merawat rumah ini ,tuan bilang jika nyonya muda kembali ,kami pasti tinggal disini "ucap penjaga rumah


"lalu sekarang tuan kemana ?"tanya Rissa


"tuan ada di kolam renang nyonya ,mari saya antar kesana"ucap penjaga


rumah ini di design semua atas impian ku


semua yang aku impikan ada di rumah ini


dan kolam renang luas sekali ..


"mas sedang apa kamu ,berenang di sore hari "ucap Rissa


"aku kepanasan ,aku lihat kamu begitu serius menatap foto itu,lebih baik aku berenang saja ,ayo kamu juga ikut"Nathan menarik tangan ku


"tidak ,aku tidak bisa atau lebih tepat takut,hal yang aku takuti berenang karena aku pernah tenggelam"jawab Rissa menolak


"nanti aku ajari ,pokoknya sekarang ikut"Nathan menarik ku ke dalam kolam renang


"sudah ku bilang aku takut"Rissa takut


"ini tidak dalam ,coba berdiri "Nathan tersenyum


"benarkah,iya ini tidak dalam ,tapi baju ku jadi basah ,aku tidak ada baju ganti "Rissa kesal


"tunggu temani suami mu dulu ya "Nathan memeluk aku di kolam


seperti drama Korea


aku bermain air di kolam renang


walaupun sesekali Nathan terus mencium pipi ku


aku bahagia ..


"mas sudahlah dingin,ayo naik"Rissa kedinginan


"baiklah ayo kita naik "Nathan mengulurkan tangannya


"tapi baju ku tipis ,aku malu "Rissa takut


"tunggu aku ambil piyama handuk dulu ya "ucap Nathan


setelah Nathan mengambil piyama handuk


aku pun naik dari kolam


"mas aku kedinginan,aku harus ganti baju apa ?"tanya Rissa


"ayolah ikut aku "Nathan mengajak ku


kami naik ke atas ke kamar utama


dan ternyata sangat luas

__ADS_1


"ayolah sayang masuk ini kamar kita "ajak Nathan


mataku tak bisa berkedip melihat


kamar yang begitu besar ,tempat tidur luas


dan lagi-lagi Nathan memasang foto ku


tersenyum di atas tempat tidur


"di kamar ini kamu juga memasang foto ku,tapi kenapa ?harus foto ku sendirian ?"tanya Rissa


"sebab aku ingin di kamar ini kamulah ratu nya,jika bukan kamu tidak akan ada lagi wanita lain yang berhak menempatinya "Nathan tersenyum


"dasar gombal ,katanya ada baju ganti dimana ?"tanya Rissa lagi


"ayo kesini,di dalam lemari ini semua barang-barang milik mu"ucap Nathan sambil menunjukkan lemari yang sangat besar dan lebar


aku buka dalamnya benar semua barang-barang untuk wanita,aku takjub sekali ternyata benar-benar,memikirkan semuanya hanya untukku


aku pun Menganti baju dengan dress merah yang ada di lemari ..


dan Nathan duduk di atas tempat tidur


seperti sedang memperhatikan ku


"kenapa ?melihat ku seperti itu,apa ada yang salah "tanya Rissa


"kesini lah,kamu sangat cantik sayang "lagi,-lagi Nathan menarik tanganku


"lepaskan,jangan macam-macam ya mas "Rissa curiga


"kenapa ?aku hanya ingin memeluk istri ku yang cantik "Nathan berbisik


"terima kasih banyak ya,rumah putih ini sungguh luar biasa ,aku bahagia sekali melihat ini semua "Rissa terharu sedih


"sayang ini adalah rumah impian kita ,suatu saat kita akan habiskan masa tua kita bersama di rumah putih ini "Nathan juga sedih


suami ku adalah yang terbaik


meskipun aku tidak yakin ..


bisa mewujudkan mimpi kami


"tunggu aku belum dapat hadiah dari istriku "wajah Nathan mendekat


"hadiah apa yang kamu mau dari ku"tanya Rissa


wajah Nathan kembali mendekat dahi Nathan menempel di keningku..


sejengkal lagi bibir ini juga menempel aliran darah ku juga berdesir


saat bibir Nathan baru menempel


tiba -tiba ada panggilan masuk dari hp ku


"tunggu sebentar hp ku bunyi "ucap Rissa melepaskan bibirnya


"kurang ajar sekali ,siapa ?yang berani menganggu kita di saat sedang berdua "Nathan kesal


ternyata itu dari Ammar


di panggilan telfon Ammar


mengatakan jika Celine terus histeris


makanya Carissa harus datang ke panti


"mas kita pulang ya,Celine histeris aku harus segera kesana "ucap Rissa


"tunggu lalu aku kamu biarkan seperti ini "Nathan cemberut


"cup..cup..ini untuk mu,ayo sekarang pulang "ciuman kilat di bibir Nathan Rissa berikan


"ternyata sekarang kamu sudah semakin pintar mengambil kelemahan ku ya "Nathan tersenyum


mereka pun pulang meninggalkan rumah putih itu


tapi setengah perjalanan mobil Rissa berhenti..

__ADS_1


"kita berpisah di sini ya,ka Ammar bilang ada ibu di sana "ucap Rissa


"baiklah aku paham tapi nanti jangan lupa telfon aku "Nathan turun dari mobil


perasaan setiap kali terpisah karena ibu


selalu membuat hati ini sakit ya..


ternyata dari kejauhan mobil pengawal Nathan pun mengikuti mereka


dasar Presdir selalu punya cara berdua dengan istrinya..


mobil baru Carissa pun terus melaju


hingga sampai di panti rehabilitasi


"assalamualaikum"ucap Rissa


"Rissa ayo segera lah temui Celine "jawab Ammar


aku terburu menemui Celine


takut dia benar -benar mengamuk


"Celine ,aku disini jangan menangis"Rissa memeluk Celine


"kak Rissa ,kata orang Chan Lee itu sudah mati dan tidak akan kembali mereka bohong kan "Celine berteriak


"tidak siapa ?yang bilang Chan sudah mati "tanya Rissa


"aku yang bilang Rissa ,mental celine harus di tata ulang agar belajar menerima kenyataan"jawab Ammar


"Celine kak Ammar itu hanya bercanda ,sekarang kamu tenangkan ,jika kamu terus menangis baju pengantin yang sedang di jahit karyawan ku,bisa rusak karena air mata mu"Rissa menenangkan


"baiklah kak ,aku percaya kak Rissa tidak bohong,tapi kakak tampan itu yang bohong "Celine tenang dan tidur setelah minum obat


"ka Ammar,aku ingin bicara padamu,kenapa ?kamu memaksa Celine menerima kenyataan jika Chan sudah mati "Rissa kesal


"bukan itu maksud ku ,aku melihat Celine itu tidak parah dia cuma patah hati,jika kita terus menerus mengikuti yang dia katakan itu tidak membantu ,biarkan dia tahu kenyataan yang sebenarnya,dan perlahan aku yakin mentalnya pun akan menerima"jelas ammar


"aku paham ,kamu adalah guru therapist terbaik


tapi kasus Celine ,kita harus lebih halus sedikit"tambah Rissa


"sepertinya kamu sibuk sekali ,hingga tidak menelfon sama sekali setelah kembali ke Jakarta "Sindir Ammar


"maaf,aku memang sedikit sibuk,aku lupa jika aku juga bertanggung jawab atas Celine di sini "Rissa tersenyum


"sayang kamu sudah datang "ucap ibu dari depan menghampiri ku


"iya Bu ,aku baru sampe "jawab Rissa


"sayang ,kamu yang menaruh celine di sini ,tapi kamu lupa memberi perhatian padanya "tambah ibu


"aku sudah minta maaf ,pada kak Ammar "jawab rissa


"belum cukup,bagaimana jika besok kamu ikut aku menghadiri seminar motivasi ,sebagai Nara sumber karena setiap Minggu aku buka kelas motivasi tentang kesuksesan orang yang muda yang berbakat,dan itu cocok untuk mu "ajak Ammar


"pergilah Rissa ,membantu orang lain itu juga pahala "ucap ibu


pergi dengan Ammar


bagaimana ?jika Nathan cemburu lagi


tapi jika menolak tidak sopan


"baiklah ,besok aku ikut kakak di seminar "Rissa setuju


"ok ,besok aku jemput ya "Ammar tersenyum


Carissa aku senang sekali bisa berjalan


bersamamu meski pun hanya untuk seminar ..


Carissa sangat cantik juga baik


andai saja dia Carissa yang dulu pasti


aku bisa terus memilikinya (isi hati Ammar dengan terus menatap Rissa )

__ADS_1


suami ku semoga besok


tidak cemburu ...


__ADS_2