
setelah satu malam di rawat dari rumah sakit
akhirnya dokter mengijinkan aku pulang
"Carissa,malam ini ada undangan pesta dari brand fashion populer di sini,maukah kamu datang bersamaku ?"tanya Jerry
"pesta,apa kebiasaan semua orang disini suka sekali berpesta,jika ini penting baiklah aku akan ikut "jawab Rissa
"benar ini pesta dansa,yang akan di hadiri para designer dan model internasional,sangat penting untukmu yang baru memperkenalkan diri,baiklah jam 8 malam aku jemput kamu "ucap Jerry
"ok baiklah"jawab Rissa
bagaimana ini ?jika Nathan tahu
aku pergi ke pesta bersama Jerry
tuan muda itu pasti marah
baiklah aku chat Nathan saja
agar dia tidak salah paham
chat untuk Nathan
mas hari ini aku akan pergi ke pesta dansa bersama Jerry,ini undangan dari brand fashion majalah kami,jadi aku harap kamu tidak salah paham,..Carissa
jadi Carissa dan Jerry akan pergi ke pesta
malam ini,pasti pria itu akan kembali mengambil kesempatan untuk dekat dengan Rissa
tapi ini juga penting untung hubungan sosialnya
chat dari Nathan untuk Carissa
ok..pergilah
kita bertemu di sana
jadi mas Nathan juga akan pergi kesana?
terserahlah . Nathan keras kepala
di tempat pesta
"Carissa malam ini kamu cantik sekali,gaun merah ini cocok dengan wajahmu yang sangat cantik"ucap Jerry memuji
"kak Jerry,jangan memujiku seperti ini,aku jadi malu "ucap Rissa tersenyum
"baiklah nona kita berdansa ,ayolah "Jerry mengajak Rissa berdansa
dari kejauhan ternyata Nathan sedang berdiri memperhatikan Carissa juga Jerry
"halo tuan muda,lebih baik kamu berdansa saja denganku karena istrimu sudah berdansa dengan pria lain "ucap Sonia yang datang menghampiri Nathan
"tidak,pergilah aku tidak ingin kamu mendekati aku lagi "ucap Nathan dengan wajah kesal
dasar Nathan tidak bisa berubah sedikitpun masih saja angkuh padaku (isi hati Sonia )
waktu terus berjalan
saat Carissa dan Jerry sedang asyik Nathan pun langsung datang menghampiri
"permisi,tuan Jerry bisakah,anda bergantian denganku ,karena aku juga ingin berdansa dengan nona Carissa"pinta Nathan
"tuan ,ingin berdansa juga dengan nona Carissa"Jerry menghentikan gerakannya
"ya,itupun jika anda tidak keberatan nona Carissa,untuk berdansa denganku"ucap Nathan lagi
__ADS_1
Nathan benar-benar susah di tebak
bahkan sengaja kesini
"baiklah tuan jika anda memang ingin berdansa padaku,aku tidak keberatan tapi sebenarnya aku tidak bisa berdansa "jawab Rissa
"tidak apa aku akan mengajarimu "ucap Nathan dan langsung mengajak Rissa berdansa
melihat itu wajah Jerry juga tampak
marah,tapi jika Presdir yang minta
semua pasti di lakukan ..
alunan musik romantis
membuat kami sedikit terhanyut
"sayang,kamu sangat cantik ,dan aku suka melihatmu dengan gaun merah ini "bisik Nathan
"berhentilah ,gombal ini di depan banyak orang "jawab Rissa
tangan Nathan semakin erat
memeluk pinggang Rissa
tiba-tiba saja Jerry
mendapat telefon jika sesuatu terjadi pada adiknya
dan segera pergi
"Carissa,sepertinya aku harus pergi ada sesuatu yang penting mengenai adikku ,jadi maafkan aku tidak bisa mengantarmu pulang "ucap Jerry yang menghampiri Rissa yang selesai dansa
"tenanglah tuan Jerry,nona Carissa aku yang akan mengantarnya pulang "ucap Nathan
Jerry terlihat begitu panik
membuat Jerry sepanik itu
kebiasaan orang barat selalu saja berpesta sampai larut malam
dan rasanya membuat aku lelah sekali
dan benar Nathan mengantarku pulang
hujan sangat deras menguyur sudut kota Paris
saat setengah perjalanan menuju apartemen
ban mobil Nathan pun pecah ,
"mas,mobilnya berhenti ada apa ?"tanya Rissa
"sial,ternyata ban mobilku pecah "jawab Nathan dari luar mobil
"telfon pengawalku suruh kesini atau kita naik taksi saja "ucap Rissa
"tidak tetaplah di dalam ,aku akan mengganti bannya sendiri "ucap Nathan yang sudah basah kuyup
setelah hampir setengah jam akhirnya selesai mobil pun sudah kembali melaju
"stop ,ini gedung apartemen tempat tinggal ku disini,terima kasih sudah mengantarku pulang "ucap Rissa
"Carissa,tidakkah kamu mengijinkanmu untuk sekedar minum teh hangat sebentar "ucap Nathan sambil memegang lengan Rissa
gawat suhu tubuh Nathan panas sekali
__ADS_1
jangan -jangan dia demam
akhirnya aku mengajak Nathan ke unit 10 apartemenku
"masuklah ,sepertinya kamu juga demam,badanmu panas ,setelah aku ganti baju aku akan buatkan teh "ucap Rissa
jadi ini apartemen Carissa
lumayan bagus..
"mas,ini ada jaket dan celana dari brand fashion miliku,aku selalu menyimpannya satu stelan setiap aku meluncurkan produk,pakailah ganti bajumu biar tidak kedinginan "ucap Rissa
"baiklah ,istriku aku akan mengganti baju dulu"ucap Nathan tersenyum
mendengar bilang seperti itu jantungku berdebar kencang sekali,ini seperti pertama kali aku bertemu dengannya
setelah mengganti baju rupanya Nathan benar-benar demam bahkan karena lemas dia langsung merebahkan dirinya di tempat tidur miliku
"ya ampun,badanmu panas sekali,kamu demam "ucap Rissa tapi Nathan tetap tertidur lemas
lebih baik aku telfon pengawal pribadinya untuk mengantarkan obat,ternyata Nathan juga tidak pernah mengganti password hp nya..jadi aku bisa
menggunakannya
"mas,ayo bangun minum obat dulu,barusan pengawalmu memberikan obat ini minumlah "ucap Carissa sambil memberikan obat untuk Nathan
"sayang,aku lemas sekali juga dingin,ijinkan aku tidur di sini "ucap Nathan
"tentu saja,tidurlah agar badanmu bisa lebih baik "tambah Rissa
melihat Nathan tertidur lemas seperti ini,aku teringat masa dulu pertama kali bertemu yang saat Nathan sedang sakaw,Nathan juga tidur sambil memegang tanganku..
tuhan,Nathan masih suamiku sudah seharusnya aku menjaga dia,..
aku pun terlelap di samping Nathan,
rupanya saat malam Nathan tersadar dan menggendongku tidur di sampingnya ..
"selamat pagi sayang "ucap Nathan mencium keningku
"pagi juga,mas kamu sudah bangun ,kenapa aku bisa tidur di sebelah kamu "Rissa kaget
"jangan kaget begitu,kita ini masih suami istri ,sudah seharusnya kita tidur bersama,untung saja aku bisa menahan diriku dan membiarkanmu tidur "Nathan tersenyum
"dasar kamu,mencari kesempatan saja,demam mu itu pura-pura kan "ucap Rissa sambil menepuk Nathan dengan bantal
"jangan kesal begitu,mana mungkin demam itu pura-pura,lagi pula sudah lama aku tidak melakukan cek up pengobatan ku lagi "ucap Nathan
"kenapa ?apa kamu sudah benar -benar sembuh ?"tanya Rissa serius
"karena obatku adalah kamu,percuma aku minum obat sebanyak apapun jika separuh jiwaku ada pada dirimu ,Carissa aku merindukan saat-saat seperti ini bersamamu,rasanya ini seperti mimpi buruk saat kita berpisah dan makan ini aku sangat bahagia melihat wajahmu tidur di sebelahku "Nathan membelai wajah Rissa
kata-kata Nathan sama seperti yang ada dalam hatiku,aku juga senang bangun pagi melihatmu
"sudahlah jangan macam-macam,aku ingin mandi dulu minggir lah "ucap Carissa yang langsung bangun menyingkirkan tangan Nathan
pria itu sungguh membuatku deg-degan sekali
meskipun kami suami istri tapi tetap saja sudah lama tidak bersama
sungguh membuat aku tegang..
"sayang cepatlah mandinya,atau aku ikut saja mandi bersamamu "Nathan tertawa
Carissa pagi ini sangat indah
moment kebersamaan kita yang hilang
__ADS_1
terasa kembali lagi
hatiku senang sekali ..