Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
menginap di rumah sultan


__ADS_3

karena waktu sudah malam orang tua Nathan melarang aku pulang dia menyuruh ku bermalam disini


"permisi nona ini kamar anda kalau anda butuh sesuatu tinggal tekan bel di samping tempat tidur anda saya akan datang,nama saya asih saya kepala pelayan di rumah ini"ucap pelayan sambil meninggalkan aku di kamar yang sangat megah seperti hotel


tentu saja kami belum menikah makanya mereka menyiapkan kamar yang persis sebelah kamar nathan.


kamar ini sangat besar bahkan nyaris hotel,kenapa ini terjadi?seketika kehidupanku berubah,tunangan


kepala aku jadi pusing,jujur aku senang orang tua Nathan terlihat sangat baik tidak seperti orang kaya kebanyakan,dan sebaiknya aku tidur mumpung gratis kapan lagi bisa tidur di kamar sultan..


matahari sudah mulai menyinari dari jendela aku terbangun ini benar -benar bukan mimpi..


"permisi nona apa anda sudah bangun"ucap asih dari depan pintu


"masuk aku sudah bangun"jawab Rissa


"nona ini pakaian ganti untuk anda,dan anda segera di tunggu di taman oleh tuan dan nyonya"ucap asih menambahkan


"baik saya akan segera turun"ucap rissa


aku segera pergi menuju taman di antar pelayan benar rumah ini sangat luas bahkan aku tidak tahu ada taman bunga di sini


"sayang kemari kami disini"ibu Emil melambaikan tangannya


"mama Papa maaf aku kesiangan aku tidur terlalu nyenyak"ucap Rissa

__ADS_1


"tidak apa mari kita sarapan "ucap ibu Emil


kemana di angkuh itu dia tidak disini


"Rissa kenapa ?kamu mencari Nathan jam segini dia pasti masih tidur di kamarnya,anak itu kalau weekend selalu begitu "tambah ibu..


tiba tiba saja Nathan datang dan..


"pagi sayang,mama papa selamat pagi"Nathan mencium pipiku


apa ini aktingnya keterlaluan mana mungkin aku menghindar


"dasar tidak tahu malu ada kami disini kamu mencium Rissa"ucap papa sambil Melempar tissu ke arah Nathan


"haha..ha cuma di pipi lagian Rissa kan calon istriku wajarlah"ucap Nathan sambil tertawa


"maksud aku tadi mama bilang kamu masih tidur tapi tiba -tiba muncul"tanya Rissa


"sayang malam ini begitu indah begitupun pagi ini aku tidak ingin melewatkan sedetik pun waktu aku hanya ingin bersamamu"ucap Nathan sambil meneguk orannge jus


lagi-lagi akting sempurna


"Rissa mama senang waktu Nathan bilang dia sudah menemukan cintanya,kamu tahu kan Nathan tidak sesempurna di luar di memiliki riwayat sebagai pasien pecandu,Nathan bilang kamu menerima semua itu karena kamu sangat mencintai Nathan"ucap mama


lagi -lagi Nathan benar -benar pintar dia mengarang cerita,aku hanya bilang jadi temanya bukan mencintainya..

__ADS_1


"mama papa apa boleh aku tanya sesuatu"ucap Rissa


"tanyakan saja kami akan jawab dan kamu tidak perlu ragu"tegas mama


"papa mama kenapa?bisa setuju dengan pertunangan ini padahal kita tidak saling mengenal ,dan juga keluarga kalian sangat kaya bagaimana mungkin kalian bisa setuju,kalian tahu aku ini yatim ibuku hanyalah pedagang roti yang memiliki toko kecil,rasanya tidak sepadan dengan kalian keluarga sultan"ucap Rissa


suasana jadi hening sejenak,ya ampun apa aku salah bicara


tiba-tiba mereka semua tertawa nathan,mama papa,bikin aku binggung.


"sayang apa kamu takut kami tidak seperti itu apapun itu asalkan Nathan bahagia kami akan setuju,yakinlah "ucap papa


keluarga yang luar biasa hebat dan juga hangat


"sudahlah kamu jangan kebanyakan nonton drama tentang orang kaya yang kejam tidak semua yang terjadi di drama itu sama di nyata"lagi -lagi Nathan menggoda


"percaya lah kami sangat menerima mu"ucap mama


"calon menantu bisa kah kamu antar papa mengelilingi taman"tanya papa


"iya pa"jawab Rissa


tuan wirawan sudah hampir setahun menderita penyakit struk,separuh kakinya lumpuh makanya dia hanya bisa duduk di kursi roda..


aku sangat senang ternyata benar kalian sangat hangat dan baik

__ADS_1


saat aku sedang berjalan mendorong kursi roda papa,Nathan menghampiri aku..dan merangkul pinggang ku dari belakang membuat aku semakin tidak karuan..


dasar modus modus..tuan muda aneh di sini dia terlihat sangat manis,tapi kemarin dia seakan mencekik leherku dengan ancaman..


__ADS_2