
hari-hari setelah pernikahan memang sangatlah indah apalagi setelah pulang dari Bali, Nathan membawaku pulang ke rumah besar
rumah keluarga wirawan yang super duper mewah ,memilki banyak kamar ,bahkan ada hampir 50 pelayan yang siap melayani ku 24 jam
"nyonya muda,inilah kamar tuan Nathan dan sekarang jadi kamar nyonya muda,dan beristirahatlah,saya turun ke bawah dulu,jika perlu sesuatu panggil saja saya"ucap pelayan
"terima kasih Bu,baiklah aku akan istirahat dulu"ucap Rissa yang langsung menutup pintu kamar dan merebahkan diri di atas kasur
kamar ini besar dan bagus sekali
seperti kamar yang sering aku lihat di film
drama Korea,benar-benar kamar Presdir bahkan ini lebih mirip kamar hotel
aku lelah sekali dan rasanya aku juga mengantuk,dan saat Carissa tertidur pulas ada seseorang masuk kedalam kamar
"sayang,maafkan aku tadi aku ada kerjaan sebentar dan Rissa ,sepertinya dia lelah sekali"ucap Nathan sambil tersenyum
baiklah ratu ku lelah sekali sebaiknya aku mandi saja dulu..
setelah hampir setengah jam Nathan selesai mandi tapi Carissa belum bangun juga
"sayang,Rissa bangunlah ini sudah sore apa kamu tidak ingin bangun ayolah sayang "Nathan sambil mengecup kening Rissa dan tidak sengaja air dari rambut Nathan pun menetes menyentuh mata Rissa
"mas , kamu sudah mandi,maafin aku ya aku ketiduran "ucap Rissa yang pekan membuka matanya
"ayolah bangun ,sudah terlalu lama kamu tidur,atau lebih baik kita lanjutkan saja episode bulan madu kita "ucap Nathan sambil terus memeluk Rissa
"apa?tidak ya,sekarang aku bangun "ucap Rissa yang langsung bangun dan duduk
"kenapa?saat aku bilang melanjutkan bulan madu langsung bangun kamu takut atau "tanya Nathan sambil tertawa menggoda
"bukan begitu,perjalanan dari Bali kesini sangat melelahkan dan sekarang aku pun ingin mandi pasti segar "ucap Rissa yang langsung ke kamar mandi
sambil menunggu Carissa mandi sebaiknya aku mengecek laptopku siapa ?tahu bisa dapat informasi tentang siapa yang membocorkan rekaman suara aku saat menyuruh Rissa tunangan pura-pura
__ADS_1
"mas ,aku dah mandi ,sekarang kamu sedang apa ?kerja "tanya Rissa
"tidak ini,bukan apa-apa kesini lah aku ingin mencium tubuhmu yang sudah segar "ucap Nathan menutup laptopnya dan tersenyum
"dasar kamu,selalu modus"jawab Rissa tertawa
"sayang mulai besok,aku akan memberikanmu mobil merah dan beserta supir yang akan siap mengantarmu ,aku tidak ingin kamu baik taksi online lagi"ucap Nathan
"mobil dan supir ,kamu takut ya kalau aku sering naik taksi online bisa jatuh cinta apalagi kalau supirnya ganteng "Rissa menggoda Nathan
"awas saja, kalau kamu berani macam-macam cukup aku supir taksi yang jadi bos sekaligus suami mu"Nathan dengan mata yang tajam
"ya,sayang aku bercanda,mas rumah ini besar sekali waktu dulu saat kita belum menikah apakah ?kamu pernah merasa kesepian"tanya Rissa
"tentu saja,aku sering sekali merasa kesepian apalagi mama dan papa selalu berada di luar negeri makanya aku lebih suka menghabiskan waktu bekerja "ucap Nathan menjelaskan
"pantas saja,dulu kamu terlihat sangat dingin,hidupmu tidak berwarna semuanya sudah terjadwal dengan rapih,"ucap Rissa menambahkan
"hei apa maksudmu dingin?"tanya Nathan kesal
"jadi jika,mereka setuju kamu akan pergi meninggalkan aku begitu "tanya Nathan memeluk Rissa
"ya,itupun kalau aku lulus seleksi ,mereka menawariku akibat melihat koleksi bajuku yang kemarin sukses penjualannya,dan juga sebagai istri Presdir mereka semakin tertarik,jujur Paris adalah negara yang terkenal dengan pusat mode ,pasar fashion di Paris itu sangat luar biasa setiap designer pasti ingin ke sana "tambah Rissa
"terserah kamu,saja yang penting kamu senang dan tidak berbuat aneh aku akan mendukung "ucap Nathan mencium rambut Rissa
"sayang,dengarkan aku ya menjadi fashion stylist terkenal pergi ke Paris adalah impianku ,tapi yang perlu kamu tahu aku sangat mencintaimu,aku tidak akan meninggalkan kamu,seperti Sonia ,karena aku istrimu selamanya"ucap Rissa berbalik dan mencium tangan Nathan
"aku percaya pada mu,ayolah sebaiknya sekarang ini sudah malam "ajak Nathan yang lagi-lagi mendorong Rissa ke tempat tidur
tentu saja pengantin baru masih menggebu
tidak mungkin melewatkan malam tanpa kemesraan
"modus,"ucap Rissa
__ADS_1
"aku tidak peduli"langsung saja Nathan mencium bibir Rissa
tapi di saat mereka sedang memadu kasih tiba-tiba ada suara ketok pintu dari pelayan ibu asih dia bilang katanya di suruh makan malam dulu oleh tuan dan nyonya
otomatis adegan panas itu pun terhenti dan mereka segera turun ke ruang makan
"akhirnya sepasang pengantin baru kita turun juga"ucap nyonya besar
"mama papa,kenapa ?ganggu aja sich "ucap Nathan tersenyum
"tidak mama papa tidak menganggu jangan dengarkan mas Nathan"ucap Rissa sambil menyenggol kaki Nathan
"dasar anak nakal,jika sedang jatuh cinta kamu sering sekali melupakan kamu dan sibuk sendiri begitu juga sekarang kamu ingin selalu sibuk berdua dengan istrimu"ucap papa
"tidak apa-apa kan sekarang aku sudah menikah sudah punya yang halal jadi bebas donk "Nathan tertawa
"iya setidaknya kami senang melihatmu sekarang penuh dengan kebahagiaan,dan itu karena Carissa ,gadis yang mampu seorang Jonathan tertawa lebar seperti ini "ucap mama
"benarkah ,mama apa dulu suamiku itu sulit sekali tertawa sama seperti rumor yang beredar kalau Presdir kita seperti manusia salju dingin tidak bisa di sentuh "ucap Rissa yang lagi lagi menggoda Nathan
"benar sayang,Nathan seperti itu,dan sekarang hidup Nathan lebih berwarna dan itu pun berkat kamu menantuku"ucap mama
makan malam di keluarga ini ternyata sangat seru,ini keluarga yang terlihat dingin dari luar tapi sekarang penuh sekali dengan kehangatan
dan aku bahagia melihat pemandangan
seperti ini,karena aku memang rindu keluarga yang utuh,yang hilang sejak ayahku meninggal
perasaan ini bangkit lagi
"mama papa, terima kasih sudah menerimaku sebagai menantu di keluarga ini dan memberikanku kebahagiaan yang sangat banyak "Rissa terharu dan meneteskan air mata
"sayang, jangan sedih ,kita akan jadi keluarga selamanya "ucap Nathan juga mama
i love family
__ADS_1
aku bahagia di sini..