
Carissa yang sedang menangis tersedu
di makam ayahnya terkejut dengan
kedatangan seseorang
"assalamualaikum,ayah mertua ,aku mohon maafkanlah aku "ucap Nathan sedih sambil membawa bunga bersimpuh
"waalaikum salam,mas kamu kesini "Carissa terkejut
pemandangan itu selaras dengan doa
yang baru saja dia panjatkan..
apa ayah juga merestui aku bertahan bersama Nathan ?
itu sebabnya alam pun mengirim dia kesini
tanpa kami janjian ketemu
"aku kesini teringat ucapan mu tadi ,kamu bilang ingin ziarah ke makam ayah ,aku fikir kenapa ?aku tidak ikut jika aku pergi bersama mu pasti ibu marah ,aku putuskan menyusul mu "jawab Nathan
"aku senang melihat mu kesini "Rissa tersenyum
"ayah aku bersumpah sangat menyesal atas kejadian di masa lalu ,aku menyesal ,jika waktu itu aku tidak mengendarai dengan kecepatan tinggi mungkin hal ini tidak terjadi "Nathan terus menangis
"mas sudahlah itu sudah terjadi "Rissa juga menangis
air mata berderai membasahi kedua mata
presdir yang terlihat gagah dan sombong
ternyata juga rapuh ..
"ayah ,jika Tuhan memberiku kesempatan aku akan menjadi manusia yang lebih baik,karena aku sekarang suami Carissa Putri bungsu mu aku sangat mencintainya ,aku bersumpah sampai kapan pun tidak ingin berpisah darinya "ucap Nathan menyentuh kepala Rissa
"iya ayah ,Nathan sekarang suami ku aku sangat mencintainya ,dan akan terus berjuang meski ibu tidak menyukainya "tambah Rissa
kisah simalakama
suami ku penabrak lari ayahku hingga meninggal
tapi takdir tuhan menjodohkan aku padanya
saat mereka berdua sedang sedih
ada lelaki datang mendekati
"kalian berhentilah menangis,semua yang sudah terjadi itu adalah takdir tidak perlu di sesali"ucap pria itu
"pak Toriq,bukankah dulu kita pernah bertemu "ucap Rissa melepas kacamata hitamnya
"ternyata kamu neng Carissa ,sekarang benar sudah berubah "ucap pak Toriq
"iya pak ,aku baru pulang kerja dari Paris dan ini suami ku Jonathan"Rissa pun bersalaman
"iya pasti bapak kenal dengan suami mu,dulu saat Pertama kali kamu tahu Nathan adalah orang yang menabrak ayah mu,Presdir datang mencari bapak "ucap Toriq
"mencari bapak untuk apa ?bapak tidak di buat susah olehnya kan "tanya Rissa
"hei kamu fikir,aku manusia yang begitu kejam "Nathan kesal
"tidak neng Alhamdulillah,suami mu orang baik bapak sudah berhenti jadi penyapu jalanan ,sekarang bapak sudah punya kios jualan buah-buahan dan bunga itu modal dari Presdir , terimakasih banyak tuan "ucap pak Toriq
__ADS_1
aku terkejut mendengar ucapan bapak Toriq
biasanya jika ada orang yang membuatnya kesal
hidupmu pasti susah
kami berbincang hingga di ajak mampir ke kios buah dan bunga pak Toriq
"ini neng ambil buah apel ,dulu pak Abdullah bilang jika Putri bungsunya sangat suka apel kan "pak Toriq memberi sekeranjang apel
"terima kasih tidak usah pak ini terlalu banyak , bagaimana jika kita bayar saja sayang "ucap Nathan
"tidak perlu semua ini juga berkat kebaikan hati Presdir"Toriq menolak
"kalau begitu aku taruh di mobil dulu ya "ucap Nathan
"neng Rissa bapak senang jika kamu dan tuan tidak bercerai ,karena bapak juga punya salah sebenarnya dulu ada seorang pria paruh baya yang menyuruh bapak membongkar rahasia Nathan "Toriq menjelaskan
Carissa terkejut mendengar cerita itu
"pria siapa ?apa bapak masih ingat "tanya Rissa
"yang jelas dia salah satu orang terdekat Presdir yang tidak suka melihat neng Carissa menjadi istri tuan Jonathan,bapak harap setelah ini neng Rissa hati-hati ya,mencari musuh dalam selimut itu sangat sulit "pesan pak Toriq
mobil Nathan sudah memencet klakson
entah kenapa hari ini dia tidak membawa supir
dan pengawal pribadinya
aku berpamitan pada pak Toriq
dan sekaligus terus berfikir untuk
"sayang sebentar lagi makan siang ,kita makan. dimana?"tanya Nathan
tapi Carissa melamun dan terdiam
Nathan yang binggung tiba-tiba saja memberhentikan mobilnya mendadak
"mas kenapa ?berhenti "Rissa kaget
"kamu melamun dan tidak menjawab pertanyaan dari ku ,apa ada sesuatu yang di katakan bapak tadi ?"Nathan curiga
"tidak aku hanya takjub ternyata suami ku sudah jadi pria yang dermawan bukan lagi pria yang kejam "rissa tersenyum
"apa kamu bilang aku kejam ,aku tidak sejahat itu aku merasa pak Toriq juga berjasa dalam hidupku bagaimana pun dia orang yang membawa ku ke rumah sakit saat kecelakaan"Nathan menjelaskan
"iya maaf,aku baru sadar kenapa ? tiba-tiba kamu tidak membawa supir dan pengawal pribadi mu"tanya Rissa
"tidak karena aku ingi jadi supir mu "Nathan tersenyum
"supir taksi yang sekarang sudah jadi bos"Rissa tertawa
selalu begitu jika bersama nya
seketika menangis dan juga tertawa
kami merasa nyaman satu sama lain
"sayang bukankah kamu bilang ingin beli mobil baru jadi "tanya Nathan
"sudah semalam aku sudah menghubungi dealer mobil sports,aku sudah pesan tinggal di kirim ke butik "jawab Rissa
__ADS_1
apa Carissa sudah pesan duluan ?
Sebastian wakil tidak berguna
Nathan terlihat kesal
"mas ini baru jam 10 pagi ,turunkan aku di butik,kamu juga harus ke hotel kan "ucap Rissa
"iya sudah lama aku tidak mengecek hotel grand bintang,katanya ada sedikit masalah "jawab Nathan
"ya sudah nanti,jika aku tidak terlalu sibuk aku yang akan mendatangi mu ke hotel "ucap Rissa lagi
"Walau pun sibuk kamu tetap harus menemui ku "Nathan kesal
"iya sayang aku hanya asal bicara "Rissa pamit mencium tangan Nathan
"hati-hati sayang "Nathan mencium kening Rissa
akhirnya aku bisa kembali bekerja di butik milik ku
sendiri ..bekerja di butik sendiri lebih menyenangkan dari pada di perusahaan besar milik orang lain
sedangkan Presdir begitu marah besar sesampainya di hotel langsung memanggil
Sebastian
"Presdir ada apa lagi ,bukankah aku harus meeting dengan perusahaan dari luar satu jam lagi,karena harus mengganti kan dirimu "ucap Tian
"bukan itu bodoh,kamu bilang Carissa belum memesan mobil sports sedangkan tadi istriku bilang dia sudah memesan dan jam makan siang sudah di kirim,aku tidak mau dia beli sendiri"Nathan kesal
"ya ampun ,kamu sudah gila ya ,biarkan saja Carissa juga sekarang punya uang sendiri biarkan dia membeli apapun sesuai keinginannya"jawab Tian
"aku ini bos,aku bilang harus aku yang membeli mobil itu kamu dengar itu "Nathan marah
"baiklah aku yang urus semuanya ,Carissa hanya akan punya mobil baru itu kamu yang beli"Tian pergi kesal
dasar Presdir bucin
semua harus sesuai keinginannya
sultan di lawan ..
jika dia bilang apapun maka itu yang terjadi
setelah mendengar ucapan Sebastian dan mengirim email ke seluruh showroom mobil di Jakarta
untuk hanya mengijinkan jika nyonya Carissa membeli mobil harus Presdir yang membelinya
membaca email itu bibir Nathan tersenyum
lebar seakan dengan ini
Carissa punya mobil harus aku yang beli
guys ya ampun Jonathan..
kapan ya punya suami kayak gitu ?
sultan di lawan..
guys kalau ingin episode supir taksi itu bos ku
makin banyak, Jangan lupa like ya
__ADS_1
biar mama nurry semangat...