Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
bukan pilihan


__ADS_3

malam ini nathan pun tidur di kamar gio, hatiku cukup tenang melihat gio nampak bahagia bertemu papi kandungnya


"ibu sarapan sudah siap " ucap rissa


"sayang gio dan nathan masih tidur? " tanya ibu


"iya, suster bilang mereka masih terlelap berdua " jawab rissa


"ibu senang akhirnya kalian bisa berkumpul kembali, rissa ibu setuju jika kamu dan nathan kembali bersatu " ibu senang


namun tak di sangka jordy muncul di tengah obrolan yang santai dan serius itu


"jadi carissa akan kembali bersama nathan? " tanya jordy


"jordy kapan kamu di situ? ayo masuk kita sarapan bersama " rissa kaget


"ibu apakah yang tadi ku dengar itu benar jika rissa dan nathan rujuk? " jordy melihat ke arah ibu


"jordy maksud ibu " ibu gugup


dan di saat itu nathan dan gio turun dari kamar atas dan sudah rapih untuk sekolah


"apa salahnya jika kami memang ingin rujuk kembali, bukankah seharusnya itu terjadi dari dulu " ucap nathan menatap jordy


"ayah sudah datang, ayah hari ini aku senang bisa tidur dengan papi kandungku dan juga papi akan mengantarkan aku ke sekolah " ucap gio juga


jordy nampak kaget mendengar gio bilang semalam nathan disini


"baiklah nak, tapi sebelum berangkat peluk ayah dulu" pinta jordy


"i love you ayah, aku senang punya ayah dan juga papi, pasti sekarang tidak akan ada yang membuly aku tidak mirip ayah kandungnya" bisik gio


hati jordy nampak hancur dan gelisah melihat nathan, carissa dan gio sudah berkumpul bersama


carissa pun nampak gemetar, bagaimana ? menjalani keadaan ini


setelah nathan dan gio berangkat , jordy dan carissa pun duduk untuk bicara


"jadi semalam nathan tidur disini? tadinya pagi ini cukup indah saat ku dengar fashion show di jakarta kemarin, carissa telah sukses kembali, tapi pagi ini aku juga terkejut " jordy sedih


"setelah melihat acara fashion show itu nathan langsung mencari ku, di tambah lagi gio dan gea sekolah yang sama nathan tambah cepat mencari info tentang semuanya" jelas rissa


"lalu apakah? aku bukan pilihan mu " tanya jordy


"jangan bicara begitu, selama ini aku berterima kasih karena kamu, aku dan gio bisa hidup, lagi pula gio menganggap kamu juga ayahnya " rissa meyakinkan

__ADS_1


"aku ingin lebih rissa, bukan sekedar dewa pelindung atau sahabat mu tapi pria yang ingin sah jadi cinta mu, tak bisakah kamu beri sedikit saja tempat untuk aku ada di hatimu " jordy menatap rissa


aku binggung jawaban apa yang harus? aku beri untuk jordy


"jordy jangan membuat aku di posisi seperti ini " rissa menangis


"kamu menangis, itu tandanya sangat sulit bagi mu mencintaiku dan melupakan nathan atau benar kalian akan segera rujuk? " tegas jordy


"bukan begitu, gio itu butuh papi kandungnya aku tidak bisa menolak saat gio nampak senang ingin tidur di temani nathan" bantah rissa


"bukan cuma gio tapi matamu juga berbinar melihat nathan, aku tidak mungkin mundur aku akan terus berjuang untuk cinta mungkin kamu hanya perlu waktu untuk berfikir, dan aku akan tunggu hari untuk ku" jordy pergi dengan kesal


"jordy tunggu" rissa menangis


ini bukan masalah pilihan, tapi kalian berdua bukan pilihan untuk apa? berjuang demi wanita cacat seperti aku


melihat carissa, menangis ibu pun menghampiri


"sayang, tenanglah " ibu mendekat dengan kursi roda nya


"ibu, aku takut " rissa memeluk ibu


"jordy memang sudah baik membantumu selama ini, tapi nathan masih sah secara hukum sebagai suamimu, tenangkan dirimu pilih lah yang membuat hatimu bahagia bukan karena takut pada siapapun" saran ibu


yang membuat bahagia? semua mimpi ku sudah ku buang jauh, bahkan hati ini seperti mati rasa


mungkin sudah waktunya putra ku bertemu keluarganya


semua kaget juga bahagia, mana mertua ku gemetar melihat wajah gio mirip sekali dengan jonathan


"gio cucu oma " mama memeluk


"iya papi bilang, aku masih punya oma dan om tian dan tante silvy dan gea adalah sepupuku " ucap gio


Sebastian juga syok, gio adalah putra nathan, carissa ya, Sebastian langsung pergi menemui carissa di butik


dan makin syok Sebastian melihat langsung berjalan dengan tongkat di kaki kananya


"kak tian, kamu disini? " rissa kaget


"rissa aku bahagia melihat mu masih hidup " reflek tian memeluk rissa


sontak foto Sebastian memeluk rissa di butik jadi berita yang kembali trending.. kembalinya istri Sultan carissa putri


"aku minta maaf, tidak mencari mu dengan gigih aku fikir omongan tim SAR itu benar kamu tidak mungkin selamat " tian sedih

__ADS_1


"tidak apa -apa? bukan salahmu, jordy hanya muncul lebih dulu dari pada kakak " jawab rissa


"lalu selama ini kamu dan gio di Malaysia? kenapa? tidak mencari aku pasti menjemput kalian" tegas tian


"tadinya aku fikir begitu, cuma jordy bilang masih ada musuh dalam selimut yang tidak suka dengan ku, jadi aku diam selama keadaanku belum memungkinkan" jelas rissa


"musuh dalam selimut, bukankah sonia sudah meninggal siapa lagi? " tanya tian


"aku belum tahu tapi jordy bilang saat aku koma, ada perempuan dengan anak buahnya yang membunuhku sekali lagi, kak tian aku mohon selama gio ada di dekat nathan jaga putraku " pinta rissa


"pasti aku akan melindungi kalian dan cari siapa musuh yang kamu maksud, tapi rissa tidak kah kamu ingin kembali ke rumah bersama nathan? " tanya tian


"tidak bisa, aku di posisi sulit dan kami juga sudah berpisah lama, apa mungkin rasa itu masih sama? " rissa binggung


"pasti aku jamin, nathan sangat mencintaimu " tian meyakinkan


"entahlah, lihat aku sudah cacat rasanya tidak pantas lagi jadi istri seorang Sultan jonathan wirawan " rissa menolak


"rissa " tian menangis


itulah kenyataan aku sudah cacat, bertemu saja malu di tambah lagi kembali di kenal jadi istri nathan aku ragu


"baiklah, aku pergi dulu, aku janji akan segera menangkap musuh itu " tian pergi


rupanya Sultan cemburu berat..


si bodoh Sebastian mencari carissa dan memeluknya tanpa ijin


nathan pun, mulai kembali bersemangat jenggot dan kumisnya di cukur habis


jonathan Putra wirawan segera kembali


saatnya ku rebut kembali cintaku dan keluarga ku


nathan menyusun rencana untuk membuat carissa kembali baper dengan awal pertemuannya tapi kali ini dengan cara cantik di lagi gio


gio bisa jadi pengikat aku dan carissa


sebelum pulang ke rumah, carissa masih harus menyelesaikan kerjaan di butik yang cukup sibuk


hingga waktu sudah sore carissa masih di butik


rasanya kembali bekerja adalah pilihan tepat untuk mengusir sakit di kepalaku gara-gara nathan juga jordy


.

__ADS_1


2 laki laki dewasa bodoh itu membuat hidupku makin tidak karuan..


__ADS_2