
waktunya makan malam pun tiba
nyonya besar pun menyuruh suster untuk mengetuk pintu kamar nathan agar membantu
mereka keluar dari kamar
"selamat malam semua ,apa makanan sudah siap ?"tanya nona
"iya semua sudah siap nyonya ,itu tuan muda dan istrinya pun sudah tiba "jawab pelayan
"makam ma,sayang hati -hati ya "sapa Nathan
"mama senang kalian bisa kembali satu meja makan "mama tersenyum
ternyata Sebastian pun datang ke rumah untuk
meminta tanda tangan Nathan
"permisi ,Presdir maaf aku menganggu aku kesini ingin minta tanda tangan untuk file penting ini "ucap Sebastian
"sudah lupakan itu dulu,kesini kita makan dulu "ucap nyonya besar
"iya makan disini dulu,nanti baru kita bahas pekerjaan "tambah Nathan
"ok aku makan ,sudah lama kita tidak makan bersama ,Silvy kenapa ?kamu diam saja "sapa Tian
"tidak mungkin aku cuma capek saja "jawab Silvy murung
mereka sekeluarga pun makan malam
bersama ,tapi Carissa cuma diam saja
"sayang kenapa ?kamu tidak makan "tanya Nathan
"kamu lupa tangan kananku di perban ,aku tidak bisa menggunakan tangan kiri "jawab Rissa
"maaf aku lupa ,sini kita makan bersama aku yang akan menyuapi mu"ucap Nathan tersenyum
"tapi jangan banyak ya ,sedikit sedikit "ucap Rissa lagi
"iya sayang "Nathan tersenyum
Nathan pun makan sambil menyuapi Carissa
mata mereka kembali bersinar seakan cinta
mereka begitu kuat ,Silvy melihat itu
semakin terasa sakit
"mama senang sekali akhirnya anak mantu mama,kembali mudah-mudahan tuhan segera mengirim pengikat untuk kalian "mama tersenyum
"pengikat apa ma ?"tanya Rissa
"seorang bayi ,mama berdoa supaya tuhan segera mengirimkan titipan cinta untuk kalian dengan begitu mama yakin,ibu Carissa tidak punya alasan lagi untuk memisahkan kalian "jelas ibu
"Amien,semoga kami lekas sembuh agar bisa mewujudkan keinginan mama "Nathan tersenyum
__ADS_1
Carissa yang malu mendengar ucapan Nathan
menginjak kaki Nathan tanda agar diam
"sayang kenapa ?kamu menginjak kaki ku"Nathan menggoda
"kita sedang makan ,jadi diam saja dulu "Rissa menatap
"sudahlah Rissa tidak apa -apa ,yang dikatakan Tante benar jika kamu hamil mungkin semua masalah ini selesai dan kalian akan menemukan ending yang bahagia "tambah Tian
"iya Amien ,aku memang berharap pernikahan ini menemukan akhir yang bahagia "Rissa melihat Nathan lagi
"tentu sayang ,karena kita akan selalu bahagia bersama "Nathan juga melihat Rissa
melihat suasana itu Silvy sepertinya sangat terbakar dan tidak sanggup melihatnya
"sepertinya aku lupa ,jika aku ada urusan lain "Silvy pergi
"mau kemana ?ini sudah malam "ucap nyonya
ekspresi wajah Silvy sangat sedih,apa mungkin
dia cemburu melihat Nathan juga Carissa
"baiklah sepertinya aku juga pamit "Tian juga pergi
rupanya Silvy sedih sekali hingga dia berlari kearah
taman untuk menangis
Sebastian pun paham jika Silvy sedang terbakar api
"menangis lah jika kamu memang ingin menangis "ucap Tian
"kenapa ?kamu kesini aku ingin sendiri "ucap Silvy
"aku paham kamu sedang cemburu melihat mereka kembali bersama "tambah Tian
"jangan sok tahu ,aku hanya sedang kesal saja "Silvy mengelak
"Silvy apakah kamu tahu ?perjalanan cinta Jonathan dan Carissa penuh sekali Air mata ,meskipun terlihat sempurna di luar tapi mereka juga sering sekali menangis "jelas Tian
"mungkin aku hanya iri ,Jonathan yang aku kenal angkuh tapi seketika hangat jika dia melihat Carissa ,mata Nathan penuh cinta untuk Carissa meski mereka baru saling mengenal ,sedangkan aku teman masa kecilnya ,Nathan bahkan tidak pernah melihat ku"Silvy sedih
"itulah cinta nona ,diawal pertemuan bahkan carissa tidak menyukai Nathan meski semua orang mengidolakan dirinya ,hingga Nathan juga terjebak sendiri pada rencananya "Tian bercerita
"apa maksud mu rencana ?bisa kamu jelaskan "pinta Silvy
"awalnya Nathan hanya ingin melihat orang tuanya senang jika dia punya calon istri ,setelah aku cari tahu ternyata Carissa adalah anak pria yang Nathan tabrak beberapa waktu lalu ,tadinya hanya sekedar permainan jadi serius ,pribadi Rissa yang sederhana membuat nathan nyaman "Tian menjelaskan
benar dulu Sonia juga pernah bilang seperti itu
"cinta mereka penuh masalah tapi mereka tetap bertahan ,Carissa dia tetap sederhana meski memiliki suami jutawan tetap saja Carissa tidak berubah ,itu lah yang membuat Jonathan takluk padanya ketulusan Carissa "ucap Tian lagi
"Sebastian kamu tahu kan dari dulu aku juga menyukai Nathan ,sampai hari ini aku masih sangat menyukainya,aku fikir mereka tidak akan sanggup bertahan tapi justru semakin kuat "Silvy sedih
"aku paham ,tapi setelah Hari ini sudahi rasa itu terima lah kenyataan jika Nathan sudah beristri ,lebih baik mulai hidup mu dengan cinta yang lain "Tian menatap Silvy
__ADS_1
"mulai lagi apa aku bisa bertemu pria seperti Nathan yang begitu besar mencintai Carissa "tanya Silvy
"pasti bisa asal kan ,kamu juga berusaha tulus ,ayo hapus air matamu "Tian menghapus air mata Silvy
jika seperti ini Sebastian terlihat sangat baik
"terima kasih ya ,aku fikir playboy tidak bisa serius "goda Silvy
"siapa yang bilang aku playboy ,aku juga ingin setia dan bahagia mungkin belum bertemu wanita yang tepat "tian menjelaskan
"benarkah lalu kemana ?nasib wanita yang selalu kamu ajak kencan "tegas Silvy
"mereka hanya menginginkan uangku saja ,mungkin jika aku menemui gadis yang mencintaiku sebagai Sebastian bukan wakil Presdir ,aku juga akan segera menikah dengannya "Tian tersenyum
"ya ,aku rasa juga begitu jika Tuhan mengirimkan
laki-laki yang mencintai aku sebagai Silvy Dewi bukan dokter kecantikan aku pasti bahagia "tambah Silvy
malam ini sepertinya aku melihat sisi lain dari Silvy
dia tampak anggun walau habis menangis
langit penuh bintang jadi pemandangan indah
apalagi saat bintang jatuh
"Tian itu ada bintang jatuh,ayo kita kabulkan permohonan "Silvy menutup matanya berdoa
sebastian tidak menutup matanya tapi hanya
terus memandang ke langit malam
"tian kenapa?tidak berdoa "Silvy marah
"tidak aku tidak percaya bintang jatuh ,sebab dulu sering melakukannya tapi apa yang aku inginkan tidak terwujud "jelas Tian
"bukan tidak tapi belum,tuhan selalu punya rencana untuk kita,seperti hari ini aku ucapkan terima kasih ,karena kamu sudah membuka mataku "ucap Silvy
"jadi sekarang lupakan Nathan ,buka hidup mu untuk cerita baru ,ok"Tian menatap Silvy
"ya aku janji akan melupakan rasa untuk Nathan ,dan membuka untuk cerita lain ,agar bisa bahagia "Silvy tersenyum
aduh kenapa ?jantung ku berdegup di tatap Tian
padahal kita sudah saling kenal lama
tapi baru hari ini aku deg-degan (Silvy gugup )
Silvy sebenarnya aku juga pernah mengalami hal itu ,jadi aku paham perasaan mu
guys setuju gak ?
kalau kita jodoh kan Sebastian ma Silvy
biar gak ada yang ganggu nathan dan Rissa
yang setuju favorit kan dong
__ADS_1
biar author gak mogok di jalan 😂😂