Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
jalan bersama


__ADS_3

sampailah kami di butik temanku hari ini aku sedikit gugup karena jalan bersama Nathan yang memang sangat tampan dengan kemeja hitamnya.


"Rissa"sapa Susi temanku yang juga pemilik butik


"sus apa semuanya sudah laku "tanya Rissa


"sudah say,semua soul out tahu gak, kebaya pengantin kamu laku 5 juta"jawab Susi


"apa kebaya pengantin,apa semuanya sovenir juga kamu jual?"tanya Nathan..


"wah ganteng sekali rissa siapa dia ?"tanya Susi


"dia"


"aku Nathan supir taksi Rissa "jawab Nathan


mendengar ucapan Nathan,Rissa sangat terkejut apa maksudnya mengaku sebagai supir taksi..


"iya mas saya menjual semua pernak pernik pernikahan saya yang batal,dari pada Mubajir lebih baik aku jual kan lumayan uangnya bisa aku kasih ke rumah yatim"jawab Rissa


"mas Nathan ganteng sekali,hebat kamu Rissa putus dari Andre dapat yang lebih lagi"..ucap Susi


"tutup mulut loe" sambil Rissa memasukkan keripik kentang yang memang di pegang susi

__ADS_1


"Rissa kebaya pengantin loe yang paling mahal laku 5 juta gue lelang secara online,lumayan ada berkah juga di balik kesedihan loe"ucap sisa sambil menunjukkan jumlah uang yang di dalam struk penjualan


"mas Nathan apa kamu mau minum?"tanya Rissa


"boleh"


"Rissa apa kamu tidak merasa sedih semua barang kenangan kamu dan Andre di jual?"tanya Nathan


"tidak sebenarnya mungkin saya hanya mencoba belajar mengikhlaskan dari pada saya simpan dan di bakar ibu bilang lebih baik di jual biar saya bisa membantu orang lain"ucap Rissa


"sus karena loe dah berhasil jual semuanya bagaimana kalau sekarang gw traktir"ucap Rissa sambil melirik Susi


"ya tentu lah kita jalan ke pekan raya aja sekalian bantuin Ikbal jualan sambil cuci mata"ucap Susi


"setuju,tapi mas Nathan kamu?"


"tentu"rissa dan Susi saling melirik


pekan raya atau pasar malam


"jadi ini namanya pekan raya,begitu banyak permainan ,orang jualan juga makanan"ucap Nathan.


"mas emang kamu dari kecil gak pernah ke pekan raya?"tanya Rissa

__ADS_1


ya ampun bodoh sekali aku mana mungkin tuan muda seperti Nathan pergi ke tempat ini..


kami terus berjalan menyusuri pekan raya kami tertawa bahkan makan bersama sedangkan Susi membantu Ikbal berjualan kaos kami terus jalan


"Rissa apa kamu pernah merasa tidak bahagia dalam hidup?"tanya Nathan


"apa ?semua orang pasti pernah mengalami kesedihan yang merasa tidak ingin hidup lagi tapi sebagai manusia kita harus tetap bersyukur dengan apapun tuhan beri"jawab Rissa


"dari kecil aku memiliki segalanya uang mobil apapun yang aku inginkan selalu aku dapatkan,tapi tetap saja aku kesepian,semua teman ku yang kukenal hanya berteman karena aku Jonathan wirawan pengusaha kaya bukan tulus mau jadi temanku,makanya tadi aku bilang aku supir taksi biar susi tidak takut berteman denganku.."ucap Nathan dengan wajah tampak sedih


"tenanglah pak bos aku senang berteman dengan anda walaupun sebenarnya aku takut kalau aku salah anda pasti memecat ku kan"ucap Rissa


Nathan tersenyum,gadis ini lucu sekali polos atau..


karena waktu sudah malam akhirnya Nathan dan Rissa pulang bersama


di dalam mobil tiba-tiba menghentikan mobilnya tubuhnya panas dan badannya mengigil


"bos Anda tidak apa-apa ya ampun badan anda panas sekali"raut wajah Rissa panik ketakutan.


"Rissa ambil handphone ku tolong telepon manager Ali suruh dia datang bawa aku ke rumah sakit" ucap Nathan


"baik tuan"jawab Rissa

__ADS_1


setelah menunggu setengah jam akhirnya manager Ali datang membawa Nathan ke rumah sakit


"ya Allah semoga tidak terjadi apa-apa mungkin aku salah mengajak tuan muda ke pasar malam tadi"dalam hati rissa


__ADS_2