Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
pulang ke Indonesia


__ADS_3

setelah terbang selama 12 jam lebih


akhirnya pesawat kami mendarat,jam 9 pagi waktu Indonesia ..


ada perasaan sedih juga haru ketika pertama kali kali ku menginjak tanah air ku..


pegangan tangan ku sangat erat pada Nathan


dan dari kejauhan aku lihat wanita paruh baya berdiri menunggu ku


tapi aku semakin takut jika ibu


pasti memisahkan ku lagi


"mas itu ibu di depan "ucap Rissa terhenti langkahnya


"tenanglah sayang,tidak perlu takut ,aku temani kamu menghampiri ibu "ucap Nathan


"tapi aku takut ,jika kita benar-benar di pisahkan "Rissa bersedih


"sayang,sekarang kita temui dulu ibu ,beliau pasti sangat merindukan diri mu,nanti baru kita fikirkan "Nathan menggandengku mendekati ibu


setelah setahun bekerja di Paris


kerinduanku pada ibu juga luar biasa


"ibu aku rindu "ucap Rissa memeluk ibu


"sayang akhirnya kamu pulang"ibu menangis


rasa haru bercampur jadi satu ..


akhirnya aku pulang ke Indonesia


"ibu,mas Nathan punggungnya masih di perban akibat insiden kemarin "ucap Rissa melirik Nathan


"ibu sudah dengar semua ceritanya,Carissa sayang ibu rindu padamu dan ibu minta malam ini kamu pulang bersama ibu "tegas ibu


mendengar itu air mata Carissa terus menetes


tidak mudah meluluhkan hati ibu


"ibu aku juga rindu ,aku tidak berkeberatan jika malam ini Carissa bersama keluarganya dulu "ucap Nathan sambil mencium tangan ibu


"tapi ibu,suami ku juga sedang sakit ,aku mampir sebentar lalu pulang bersama mas Nathan saja boleh kan "Rissa meminta


"Carissa Putri ku,setahun di Paris tidak membuat ingatan mu lupa kan tentang kematian ayah mu "ibu menatap ku


"sayang tidak apa -apa,kamu pulang dulu saja bersama ibu "Nathan mengedipkan matanya padaku


"tapi aku juga membawa Celine dan sudah janji dengan kak amar "ucap Rissa menunjukkan Celine yang datang dari arah belakang


"kalau begitu bagus ,kita ke pondok ustad Zakaria dulu untuk bertemu mereka ,karena mereka juga rindu padamu ,setelah itu kita pulang ,dan Ammar sudah di sana membawa mobil untuk menjemputmu "ucap ibu menunjuk ke arah parkir


tapi suasana hatiku semakin tidak karuan


sorot mata ibu penuh kebencian pada suami ku..


"mas aku pergi dulu ya ,nanti aku telfon kalau sudah sampai "ucap Rissa memeluk dan berbisik pada Nathan


"iya sayang aku setuju "ucap Nathan


"Presdir terima kasih sudah menjaga Putri ku selama di Paris ,tapi sekarang ada aku ibunya cukup sampai di sini saja "ucap ibu ketus


"ya ibu mertuaku ,aku mengijinkan istriku pergi bersama ibunya karena istri ku sangat rindu pada mu,tapi ibu anda harus ingat sampai kapanpun Carissa Putri itu istriku,dan aku akan selalu menjaganya selamanya "ucap Nathan pamit ..


mungkin ini yang terbaik aku ikut dulu


bersama ibu..


aku pergi naik mobil bersama ka Ammar


mengantar Celine ke pondok

__ADS_1


sedangkan Nathan aku hanya bisa melihat dia dari spion berdiri ...


Carissa Putri ini baru awal perjuangan


dan aku tidak akan menyerah ...


"Presdir kita bisa jalan sekarang "ucap supir


"jalan sekarang"perintah Nathan..


sepanjang perjalanan aku menuju pondok ..


aku senang juga sedih ...


separuh hati ku bersama Nathan suami ku..


sampainya di pondok rumah yatim


"Carissa sejak tadi kamu hanya diam saja ,apakah kamu tidak mau tahu kabar ku ?"ucap Ammar


"maaf kak,aku tidak bermaksud ,kak Ammar ini Celine yang aku ceritakan "ucap Rissa


"assalamualaikum,Celine aku Ammar "sapa Ammar


"wah kak Rissa, laki-laki ini tampan sekali, siapa dia,atau dia ini WO pernikahan "ucap celine


"iya,tapi sekarang kamu harus tinggal di sini dulu belajar mengaji sebelum jadi pengantin "Rissa membujuk


"iya benar,aku ini guru pembimbing sebelum kamu jadi pengantin "Ammar menambahkan


perbincangan terus berlanjut aku bertemu ustad Zakaria dan juga istrinya ..


setelah aku jelaskan tentang masa lalu Celine


mereka paham dan memberi Celine kamar khusus


dan membawanya untuk istirahat ..


"Rissa ternyata kamu wanita berjiwa besar Sudi membawa Celine kesini "Ammar tersenyum


"tentu aku pasti membantu,setahun di Paris penampilan mu sangat berubah kamu terlihat makin cantik juga anggun tapi aku juga senang pribadi mu yang dulu tidak berubah "puji Ammar


"ya aku sekarang fashion stylist,semua baju yang aku pakai ini karyaku ,kak Ammar aku membawakan mu oleh-oleh kemeja ada barkot nya crp/Carissa Putri design "ucap Rissa memberi hadiah


"terima kasih ,sekarang gadis penjual roti temanku sudah jadi designer berkelas aku beruntung bisa jadi temanmu ,walau pun sebenarnya aku ingin lebih "Ammar tersenyum


kata-kata Ammar jika di dengar ibu


akan makin panas suasana


dan ternyata dari belakang ibu datang


"bisa kamu bisa lebih dari teman untuk Carissa,asalkan bersabar sedikit,tuhan pasti memberikan jalan untuk doa yang baik "ibu tersenyum


"ibu,jangan berbicara yang tidak -tidak,jika sudah selesai ayo kita pulang "ucap Rissa pamit


"Ammar ibu percaya jika saja tuhan lebih dulu membuka hati Carissa untuk mu pasti kalian akan jadi pasangan bahagia ,sekarang Carissa sudah menikah tapi suaminya bukan seperti yang aku harapkan "ucap ibu


"bibi,tidak boleh bicara seperti itu ,ayo Carissa sudah menunggu di mobil ,jika bibi terus bicara pada ku ,Carissa akan semakin kesal "tegas Ammar


"baiklah bibi pulang,tapi jujur bibi lebih senang jika kamu jadi suaminya Carissa"ucap bibi pergi...


Carissa andaikan kamu tahu


satu kegilaan ku..


adalah ingin memiliki mu..


walau pun aku sadar perempuan yang aku sukai


sudah bersuami..(isi hati Ammar sambil melihat Rissa pergi dengan mobilnya )


di dalam mobil aku terus berfikir

__ADS_1


maksud ibu berbicara seperti itu


pada kak Ammar


pasti ingin kami dekat lagi seperti dulu..


suasana panas Indonesia


macet Jakarta ...


akhirnya aku kembali merasakannya


gedung-gedung tinggi menjulang


seakan membuat aku teringat


betapa sulitnya aku ingin masuk kesana


tapi sekarang aku sekedar ingin membeli


es krim stroberi langganan ku


wartawan langsung menyerbu


media online pun terus memberitakan


kesuksesan ku di Paris


fashion karya ku yang mendunia


membuat nama ku tertulis


sebagai designer kelas dunia


semua wartawan merasa aneh aku pulang


tidak bersama suami ku


kali ini aku hanya tersenyum


di balik kacamata berwarna coklat


aku hanya tersenyum tanpa menjelaskan ..


untunglah ada security


aku bisa masuk mobil lagi


dan pulang menuju rumah kak Nesya


ternyata ibu ku benar -benar


tidak mau tinggal di rumah pemberian Nathan


sedangkan kak Nesya dan Andre membeli sebuah rumah sederhana


aku berdiri melihat kakak ku mengendong bayi perempuan mungil


di sampingnya ada suaminya yang juga mantan


tunangan ku


"kakak Nesya aku pulang "Rissa memeluk Nesya


"aku rindu kamu adik ku "Nesya menangis


sejak beberapa tahun lalu


hubungan ku dengan kak Nesya memburuk


terlebih saat kak Nesya ketahuan selingkuh dengan Andre ..


tapi hari ini kerinduan ku sebagai saudara

__ADS_1


sungguh membuatku menangis ...


__ADS_2