
mendengar pengumuman pernikahan
nyonya wirawan,ibu mertua Rissa pun
datang berkunjung ke Paris..
"Presdir di mana menantuku Carissa"ucap nyonya besar
"mama,datang ke Paris tidak bilang pada ku"jawab Nathan kaget
"untuk apa ,aku harus datang kesini ,bilang pada mu,sepertinya kamu belum bisa membawa menantuku kembali "ucap mama
aku rasa,aku yang akan turun tangan
untuk menyatukan kembali
cinta yang memudar ..(gumam mama)
nyonya besar pun langsung pergi ke apartemen
untuk menemui Carissa
"sebentar,siapa ?sich yang datang di weekend "ucap Rissa
"sayang, bagaimana kabar mu ?"tanya mama
"mama,sedang apa kesini ?tanya Rissa terkejut
"aku rindu padamu menantu ku,"mama memeluk Rissa
"aku juga rindu mama "Rissa menangis di pelukan
mobil pun melaju membawa ku pergi bersama mama ,ini pertemuan kami setelah terjadi masalah besar..
"Carissa,ini adakah resort milik ku di Paris ,aku ingin kita berlibur di sini "ucap mama
"berlibur,bukankah aku masih sibuk sekali,aku sedang mengejar target untuk projects"Rissa sedikit gusar
"tenanglah launching ,product kita masih lama jadi kita bersantai saja di sini"mama mengajak aku menyusuri resort
tempat ini sangat indah,dan yang paling aku sukai di sini di kelilingi bunga mawar yang sangat cantik..
"sayang,aku rindu sekali pada mu,apalagi semenjak papa pergi ,mama begitu kesepian"ucap mama
"mama,maafkan aku bersalah tidak bisa hadir untuk pemakaman papa "Rissa memegang tangan papa
"sayang,sebelum papa meninggal bukankah kamu juga berjanji untuk tidak akan pernah meninggalkan Nathan,dan sekarang kalian masih tinggal terpisah "ucap mama sedih
"mama,sekali lagi aku minta maaf,aku tidak lupa dengan janji itu tapi,tangisan ibu, kekecewaan nya pada Nathan menghalangi kami"Rissa menangis
"aku mengerti,tapi setidaknya hari ini aku ingin menikmati masa -masa membahagiakan,dengan kalian jadi menginap lah disini,Nathan sedang dalam perjalanan kesini"pinta mama
"baiklah , aku mau"jawab Rissa
ibu ,maafkan aku
aku juga menyayangi ibu mertuaku
saat aku dan mama sedang berjalan mengelilingi bunga mawar ,Nathan pun datang..
"itu Presdir,kemari "mama melambaikan tangan
"mama,maaf aku terlambat,ayo sekarang kita makan,aku sudah beli makanan Indonesia untuk kita "Nathan tersenyum
"kebetulan mama sangat rindu Indonesia "jawab mama
suasana di meja makan ini
terasa sepi,padahal dulu jika Nathan dan carissa
bersama semuanya terasa hangat
"malam ini,kita akan menginap di sini,jadi aku minta singkirkan dulu ego kalian berdua,karena mungkin ini permintaan terakhir ku bisa bahagia bersama kalian "ucap mama
"mama jangan bicara begitu,masih banyak waktu untuk kita bisa habiskan bersama,aku mohon jangan bilang itu lagi"Rissa dengan mata berkaca-kaca
"Presdir,kamu tidak merespon apapun"tanya mama
__ADS_1
"tentu saja,aku ingin kita terus bahagia bersama ,karena aku dan Carissa tidak akan berpisah dan meninggalkan mama "Nathan menatap Rissa
sungguh rasa ini
menyulitkan ku..
malam hari di Paris sangat dingin
mungkin karena ini perbukitan jadi suhu udaranya jauh dari rata rata
"kamu kenapa ?"tanya Nathan
"tidak apa-apa,cuma merasa lebih dingin dari biasa "jawab Rissa
Nathan mendekati aku
sebenarnya apa yang dia fikirkan
"pakailah jaket ini,di Paris memang memiliki suhu jauh lebih dingin dari biasa,mungkin karena di sini perbukitan jadi dingin"ucap Nathan memakai kan jaket pada Rissa
"terima kasih,sepertinya aku ingin keluar sebentar dari sini"ucap Rissa gugup
"tunggu, apakah kamu takut sekamar bersama ku ?"tanya Nathan memegang tangan Rissa
"tidak,aku hanya ,ingin cari angin "Rissa gugup
"tadi kamu bilang dingin ,sekarang cari angin,Carissa kamu tahu aku sangat mencintaimu dan juga ibu ku,aku paham posisiku sebagai suami mu tidak lebih kuat dari ibu mu,tapi aku mohon nikmatilah liburan ini demi ibu ku"Nathan menatap Rissa
"tentu aku juga menyayangi mama,tapi kita "Rissa gugup dan diam
"sayang,aku berjanji meskipun kamu istriku jika kamu tidak menginginkan aku sentuh ,aku tidak akan menyentuhmu,dan aku bersumpah selama ibu mertuaku belum merestui hubungan pernikahan kita aku tidak akan meminta atau pun memaksa hak ku sebagai suami,dan untuk itu aku pun minta bersikaplah tenang agar mama tidak merasa sedih"Nathan berbicara dengan tegas..
kata-kata Nathan
membuat aku senang juga sedih
dia suamiku tapi harus bersumpah untuk memenuhi janjiku pada ibu..
malam ini terasa beku..
air mata ku..
di meja sarapan
"pagi semua"ucap mama
"pagi juga ma"jawab Rissa
"sayang,dimana ?suami mu apakah dia belum bangun ,tentu saja biasanya Nathan selalu malas jika liburan dari dulu anak itu selalu memilih tidur,karena posisinya sebagai pemimpin perusahaan sudah membuat lelah "ucap mama
"tidak ma,mas Nathan sudah berolahraga sejak tadi pagi "ucap Rissa menunduk
sepertinya liburan ini belum berhasil
aku harus membuat suasana lebih romantis lagu
untuk Carissa dan Nathan
mama mengajak kami ke tempat pacuan kuda
kebanyakan orang kaya,selalu berkuda
"Carissa,cobalah naik kuda bersama Nathan pasti seru,Nathan ajak lah istri mu naik "ucap mama tersenyum
"ayo ikut aku naik kuda "Nathan meminta tanganku
"tidak aku takut,aku tidak bisa berkuda "Rissa takut
"tenanglah ada aku di sini ,dan ini perintah mama "Nathan meyakinkan
untuk menghargai mama ..
aku pun naik kuda bersama Nathan
aku di depan Nathan di belakang ..
degup jantungku berdetak
__ADS_1
aku rasa ini pertama kalinya
aku merasa gugup dekat Nathan
kami terus berputar mengelilingi pacuan
aliran darahku mengalir sesekali pipi Nathan menempel dengan pipi ku
Carissa,meskipun sudah menikah
cinta ini makin besar untukmu .
dongeng pangeran berkuda putih ..
seperti nyata pria tampan yang membawaku
dengan kuda putihnya ..
Nathan gagah sekali..
"sudah mas,aku haus kita istirahat dulu ya "pinta Rissa
"baiklah kita turun "Nathan berhenti
"sayang,mama bahagia sekali,dulu sewaktu kami baru menikah papa sering sekali mengajak mana untuk naik kuda,melihat kalian mama seperti melihat masa lalu"mama tersenyum sedih
"sudahlah,jangan bersedih sekarang anak mama, bukan cuma Nathan tapi juga Carissa ,kami akan terus menemani mama "Rissa memegang tangan mama
"Nathan ajak istrimu ke taman mawar sepertinya Carissa suka tempat itu "mama melirik Nathan
"tentu ayo sayang"Nathan tersenyum
kami menyusuri lagi taman bunga mawar
ternyata bukan cuma mawar merah tapi banyak yang lainnya ,itu membuat aku senang
"Carissa,apakah kamu ingat aku pernah memberiku 2200 tangkai mawar"tanya Nathan
"tentu saja,bunga itu memenuhi sudut rumahku dan aku kerepotan membereskan nya "jawab Rissa
"hari itu adalah hari pertama aku jatuh cinta,tadinya aku tidak fikir serius tapi mengenalmu lebih jauh membuat hati ku tertarik "Nathan tersenyum
"tentu saja,pria angkuh dan sombong berubah romantis itu juga membuat aku kaget,aku paham jika itu kamu anggap main-main,aku fikir orang seperti mu tidak akan menyukai aku "Rissa mengejek Nathan
"jadi aku pria sombong dan angkuh ,apakah kamu lupa aku rela jadi supir taksi mu selama 3 jam dan hanya untuk melihat mu menangis"Nathan menggoda Rissa
"benarkah ,aku hampir saja lupa dulu aku mengira kamu supir taksi dan ternyata bos ku,mungkin wajahmu cocok jadi supir taksi "Rissa tertawa
"jadi wajahku mirip supir taksi begitu "Nathan menggoda Rissa balik
suasana ini mencair
kami tertawa bersama ..
"sebenarnya aku ingin menanyakan sesuatu padamu ,benarkah sekarang kamu juga jadi bos untuk perusahaan taksi dan juga mengangkat kisah kita untuk di jadikan novel ?"tanya Rissa
"itu benar,aku kesal pertama kalinya kamu di wawancara di Paris bilang jika suami mu supir taksi dan ternyata bos mu,jadi aku beli saja perusahaan taksi itu,agar itu jadi kenyataan "Nathan menatap Rissa
dasar orang kaya
kesal saja sampai membeli perusahaan taksi
"lalu kenapa?kamu juga mengijinkan seorang penulis untuk menulis kisah kita,bukankah biasanya kamu tidak suka jika orang lain ikut tahu urusan pribadimu "Rissa penasaran
" agar dunia tahu betapa besar cintaku padamu,karena kamu perempuan pertama yang menolak ku meskipun semua orang menginginkan jadi istriku,ibu mengajarkan aku arti tanggung jawab sebagai suami ,harus jadi imam bukan cuma harus banyak uang tapi memiliki akhlak yang baik,dekat dengan Tuhan agar kelak rumah tangga kita di berkahi dan memiliki anak-anak Sholeh "ucap Nathan tersenyum
hatiku terenyuh mendengar kata-kata Nathan
aku ingin menangis terus ..
apa bisa kami bahagia ?
memilki keluarga yang sesuai
sakinah mawadah warahmah..
itu seperti mimpi..
__ADS_1