
jam dinding sudah menunjukkan jam 7 pagi rasanya aku malas sekali berangkat kerja ,bagaimana aku menghadapi tuan muda angkuh itu bos ku yang memaksa tunangan
hp ku berbunyi dan benar itu telepon dari Nathan
sepertinya aku tidak mungkin kabur dari bos gila ini,dia mengirim supir ke kontrakan aku,menjemput ku dengan mobil,.
dan aku di berhenti di sebuah rumah besar yang sangat besar di lapisi ukiran emas tembok besar kokoh berdiri ya ini rumah sultan keluarga wirawan
"silahkan masuk nona tuan dan nyonya besar sedang menunggu anda di dalam"ucap pelayan
"Carissa kamu Rissa kan?"ucap perempuan setengah baya yg masih terlihat cantik dan elegant
"i iya nyonya saya Carissa Putri"ucap Rissa takut
"sayang jangan takut namaku Emilia dan ini wirawan suamiku,"ucap nyonya besar
jadi ini orang tua Nathan,tuan dan nyonya wirawan aku melangkah dan mencium tangan mereka sebagai tanda hormat
"Nathan bilang kamu sangat cantik ternyata benar cantik juga manis ia kan pa"ucap ibu Emil sambil memegang tangan suaminya
__ADS_1
"nyonya ada apa memanggil aku kesini"tanya Rissa
"sayang jangan tegang begitu panggil mama juga papa sama seperti Nathan,memangil kami ,aku senang setelah sekian lama akhirnya dia jatuh cinta dan ingin serius,dan kami setuju bsok pesta pertunangan kalian"
Nathan pun langsung turun dari tangga dan mengatakan
"iya mah aku setuju,sayang kamu juga setuju kan?"sambil tersenyum ke arahku.
wah wah bagus sekali aktingnya dia tersenyum padahal menindasku..
malam ini pesta di gelar sangat mewah semua yang datang dari kalangan atas memakai pakaian high class,begitu pun gaun merah ini aku sangat terlihat berbeda
"selamat malam semua hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan karena putraku pewaris tunggal kerajaan bisnis wirawan akan bertunangan ,Jonathan putra wirawan akan memakaikan cincin tanda cinta pada gadis pujaannya Carissa Putri "ucap ibu Emilia
semua tamu bersorak bertepuk tangan aku seperti tuan putri dan Nathan adalah pangeran karena semua mata tertuju pada kami
"sayang cincin ini aku sematkan di jari manismu sebagai tanda aku mencintaimu dan pengikat agar kamu tidak pergi dari ku"ucap Nathan..
"ya sayang aku menerima pertunangan ini karena aku juga sangat mencintaimu" jawab Rissa
__ADS_1
sebenarnya Rissa sangat cantik apalagi dengan gaun merah ini dia begitu memukau (isi hati Nathan sambil terus menatap Rissa dengan tersenyum di bibirnya).
ya Allah,apa yang sedang terjadi kami seperti sedang bermain drama,jujur aku baper pesta ini nyata,ibu Nathan sangat hangat,tapi sadarlah rissa ini pura-pura,(dalam hati Rissa sambil memijat kepalanya yang tidak sakit)
"Rissa apa kamu bahagia"tanya Nathan yang mendekati Rissa yang berdiri di atas sambil mengamati para tamu
"apa ? tentu aku sangat bahagia pak bos,akting anda sangat bagus"ucap Rissa kesal
"jadi kamu masih marah,coba lihat ke bawah ibu dan ayahku sangat bahagia dengan ini,begitu pun aku lihat ibumu juga bahagia"ucap Nathan sambil menunjuk kearah mereka
"aku tahu mereka sangat bahagia,tapi ini salah bagaimana nanti kalau mereka tahu ini pura-pura aku tidak mau melihat mereka kecewa"tegas Rissa
"aku tahu,itu tidak akan terjadi asalkan kamu tetap menjaga rahasia ini,dan mulai besok kamu tidak perlu lagi bekerja sebagai resepsionis,aku sudah mengatur dan membelikan mu sebuah butik bukankah kamu ingin jadi perancang busana"ucap Nathan sambil terus tersenyum seakan tidak peduli dengan kemarahanku..
"apa ??bagaimana kamu tahu,sudahlah aku lupa kamu kan sultan apapun bisa terjadi"ucap Rissa
"satu lagi di depan orang tuaku dan semua orang kamu harus bersikap manis,panggil aku sayang dan jangan membantah itu perintah"sambil pergi menjauh dan tersenyum..
ya ampun manusia seperti apa dia,sangat menyebalkan walaupun sebenarnya aku baperrr..
__ADS_1