
kapal Nathan yang terbalik di perairan pun akhirnya terbakar di laut..
tapi Jonathan tidak sebodoh yang Jerry fikir..
kapal pertama yang di tembak oleh anak buah Jerry tidak di tumpangi Nathan,hanya anak buah Nathan dan seseorang yang berpakaian mirip Nathan untuk mengecoh lawan
Sebastian dan Nathan naik kapal terpisah dan datang dari arah yang lain,untuk memuluskan perjalanan ..
akhirnya mereka pun sampai di hutan
yang katanya di dalamnya ada resort
meskipun sekitar yang terlihat hanya hutan rimba
di kamar saat makan Carissa masih terdiam mendengar ucapan Jerry tentang Nathan
"Rissa kenapa diam ?tidak menjawab pertanyaan dari ku"tanya Jerry
"apa maksudmu jika Nathan sudah mati,apa yang sudah kamu lakukan padanya "Rissa marah dan berteriak
"wah..wah..ternyata kamu marah jika aku bilang Nathan sudah mati,itu benar orang suruhan ku sudah berhasil menembak kapal yang di tumpangi Nathan,dan terbalik hingga tadi terbakar di laut,itu artinya suami mu Jonathan sudah mati "tegas Jerry
mendengar penjelasan Jerry aku lemas
dan hanya bisa duduk di lantai sambil menangis
"kak Jerry,kenapa kamu begitu kejam "teriak Rissa menangis
"sakit bukan mendengar orang kita cintai meninggal mendadak bahkan kita tidak sempat berbuat apapun untuk menolongnya dan itu juga di rasakan Celine adik ku"Jerry marah
"kak Jerry kamu sangat jahat juga kejam "Rissa terus berteriak dan menangis
"terserah kamu mau bilang apa ?tapi jika Nathan cepat mati itu bagus ,karena aku tidak jadi menyakiti mu,mungkin aku hanya akan ikut dengan mu pulang ke Indonesia untuk bilang pada ibu mu,bahwa aku mencintai mu"tambah jerry
tidak mungkin aku tidak percaya kalau Nathan sudah mati
"jika suami ku sudah mati untuk apa aku hidup "ucap Rissa berhenti menangis
"jangan bodoh hidupmu tidak berakhir hanya karena Nathan mati,masih ada aku disini "jawab Jerry
Carissa melihat gunting yang di bawa Jerry untuk membuka makanan instan yang tadi di masaknya..
sedikit mengancam Rissa mengambil gunting itu
"kalau begitu aku akan ikut mati bersama Nathan dari pada harus bersama orang seperti mu"Rissa memegang gunting menunjukan ke arah dadanya
"Rissa jangan bodoh,ini tidak masuk akal ,hidup mu masih panjang,ingat ibu mu"Jerry menenangkan
"tidak jangan mendekat,aku tidak Sudi bersama laki-laki jahat seperti dirimu,lebih baik gunting ini jadi alat untuk aku bisa menyusul Nathan "ancam Rissa
"Carissa ,jangan begitu,buka mata mu aku sangat mencintaimu ,aku tidak bisa melihat diri mu menderita "Jerry berusaha meredam
saat Jerry berusaha memberi Carissa
pengertian tiba-tiba anak buah jerry
masuk dengan nada panik dan bilang
"bos gawat kita sudah di tipu,kapal yang tadi meledak bukan Nathan yang ada di dalamnya itu hanya ada anak buahnya saja, sedangkan barusan anak buah kita melihat Nathan datang dengan kapal lain sudah sampai di sini "ucap anak buah
"kurang ajar,kalau begitu kepung dia jangan sampai lolos "perintah Jerry
Carissa yang mendengar itu merasa senang
Nathan masih hidup
"dan kau Rissa,tetaplah di sini ,jika Nathan masih hidup , terpaksa aku akan gunakan cara lebih kasar untuk menghabisinya "ucap Jerry marah dan mengunci ku lagi di kamar
aku bersyukur suami ku
baik-baik saja
tapi tatapan mata Jerry semakin mengerikan ..
di jalan Nathan cukup kesulitan untuk menemukan tempat yang di tuju
__ADS_1
karena semua hutan lebat ..
dan saat itu pun kembali anak buah Jerry
menyerang Nathan
dan mereka berkelahi
ini seperti adegan film action
di tengah hutan harus bertarung melawan musuh
demi menyelamatkan istri ku
dan saat Nathan lengah dari belakang Jerry pun
memukul kepala Nathan dengan kayu
hingga pingsan
sedangkan Sebastian , kewalahan di keroyok ratusan orang, sedangkan mereka tidak membawa anak buah sebanyak itu
Jerry pun menyandera Nathan
di sebuah kamar yang mirip lapangan basket
Nathan di ikat di tiang bola basket..
dan anak buah Jerry menyiram Nathan dengan air
supaya Nathan sadar ..
"di mana aku ?"tanya Nathan setengah pusing
"di sini,lihatlah pada layar monitor di atas "ucap anak buah Jerry
ternyata Jerry sudah memasang monitor yang mengarah langsung pada kamar tempat Rissa berada
di kamar Jerry menugaskan pelayan wanita mendandani Rissa dengan gaun pengantin, seperti akan menikah ,Nathan kalap dan berteriak
"sabar Presdir,aku hanya ingin bersenang-senang pada wanita yang aku cintai "memegang dagu Carissa yang juga duduk dengan tangan terikat
"lepaskan istriku ,kalau berani hadapi aku "Nathan menantang
"tentu anak buah ku akan menghajar mu,tapi jika kamu membalas ,aku akan menciumi bibir istri mu sebanyak pukulan yang kamu berikan pada anak buah ku "ucap Jerry melirik Rissa yang sudah di make up mirip pengantin
"jangan pengecut hentikan,jangan sentuh bibir istriku"ucap Nathan berteriak
ikatan tangan Nathan di lepas ,Jerry ingin anak buahnya terus menghajar Nathan
dan Jerry menonton dari cctv kamar Rissa
jika melawan Jerry akan melecehkan Rissa
yang sedang terikat
pukulan Demi pukulan terus menerus
Nathan terima,hingga wajahnya babak belur
dan darah mulai mengalir dari pelipisnya
Carissa yang melihat Nathan dari cctv pun tidak berhenti menangis
"cukup jangan sakiti suami ku"ucap Rissa sedih
"apa begitu besar cintamu padanya,hingga kamu pun merasakan sakit yang sama"Jerry marah menarik rambut Rissa
"Jerry aku mohon jangan sakiti istriku "Nathan bicara ke arah monitor
"sepertinya aku melihat adegan Romeo dan Juliet di sini,baiklah aku sudah tidak sabar ingin menyentuh istri mu,kita lihat jika kehormatan Carissa aku rampas ,apa masih aku lihat cinta sejati disini "ucap Jerry yang mencium rambut Rissa
emosi Nathan memuncak
melihat Jerry mencium rambut Rissa ,hingga Nathan pun melawan anak buah Jerry
__ADS_1
hingga jatuh di lantai
melihat itu Jerry semakin menggila
kali ini Jerry menjatuhkan Rissa di atas tempat tidur , dengan tangan dan kaki tetap terikat
seakan ingin terus mencium Rissa
"kak Jerry aku mohon sadarlah ini salah "Rissa menolak ciuman Jerry
Nathan semakin marah dan tenaganya
sangat kuat
hingga sanggup melawan semua anak buah Jerry
dan segera menuju lantai atas mencari kamar Rissa berada
"aku sudah tidak tahan ini cara terakhir untuk bisa membalas Nathan,jika aku meniduri mu kali ini,maka pernikahan kalian akan hancur"sambil terus mendekap Rissa
ternyata ikatan tali di tangan Rissa cukup rapuh
akibat gesekan gelang magnet di tangan ,tali itu
terputus,saat Jerry memeluk Rissa
Rissa bangun mendorong Jerry
ikatan kaki pun terlepas,Rissa berlari mendekati pintu ,dan mencoba berteriak
"tolong ..tolong aku "teriak Rissa
"kurang ajar jadi ,kamu ingin melakukannya dengan cara kasar "Jerry kembali berusaha memeluk Rissa
Nathan berjalan menyusuri lantai demi lantai
ternyata resort ini sangat mewah memilki 5 lantai
walau pun anak buah Jerry terus menghalangi
Nathan terus melawan,dan sampai di lantai terakhir tempat kamar Rissa berada,saat Nathan hendak mencari sumber teriakan suara Rissa
seseorang memukul tangan dan kepala Nathan lagi ,luka tangan Nathan pernah patah akibat kecelakaan,dan pukulan itu tepat di punggung
tangan kanannya bekas operasi..
Nathan terjatuh menahan rasa sakit
yang luar biasa ..
nafas pun sudah tersendat
Carissa aku..
di jauh dalam kamar Rissa terus berteriak
karena Jerry semakin buas
menarik gaun Carissa hingga sobek
ya..Allah tolong aku
jangan biarkan harga diriku sebagai seorang istri juga wanita di rampas
pria kejam ini ...
guys..aku deg -degan nih
kira-kira ada yang bantuin Nathan dan carissa
gak ya ?
sebelum aku lanjutin jangan lupa like ya..
bagi jempolnya.. please..
__ADS_1