Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
target


__ADS_3

setelah pak Ali di tangkap hubungan Carissa ,Jonathan dan ibu Rissa sedikit mencair


tapi ibu belum sepenuhnya merestui cuma ibu juga tidak marah Carissa tinggal lama di rumah Nathan


"sayang sepertinya ibu sudah mulai luluh "ucap Rissa


"syukurlah kalau ibu sudah kembali setuju ,kita bisa kembali menata rumah tangga kita "jawab Nathan


"setelah banyak yang terjadi semoga ini akhir yang bahagia "ucap Rissa sambil terus merapihkan jas Nathan


"aku berangkat kerja dulu ya sayang ,kamu hari ini mau kemana ?"tanya Nathan


"mungkin aku ke butik sebentar mengecek omset bulanan dan cek perban ke rumah sakit "Rissa menjelaskan


"tapi kamu harus hati -hati ya ,jaga dirimu "Nathan mencium kening Rissa


"ya sayang ,kamu juga hati -hati "Rissa tersenyum


inilah kehidupan yang aku rindukan mengantar suami sampai baik mobil


"Rissa mama mau pergi ke makam papa dulu ya "mama pamit


"ya mama "jawab Rissa


semua orang sudah pergi dengan kesibukannya


masing -masing


aku pun pergi ke butik dengan supir untuk mengecek butik ,Celine masih di rumah sakit untuk menemani kak Ammar ,jadi cuma aku dan Susi


mobil kami melaju dan berhenti sejenak di lampu merah ,tapi ada yang sedang memperhatikan Carissa terus menatap


Carissa berfikir itu hanya kebetulan tapi mobil hitam dengan supir sangat agresif terus menyalip mobil Rissa


ya ampun semoga ini hanya kebetulan saja


akhirnya sampai juga di butik


"Rissa loe ke butik "sapa Susi


"iya gw bosen di rumah ,lebih baik cari kesibukkan "jawab Rissa


"Bu bos,laporan bulanan sudah siap "Susi menggoda


Kami terus fokus bekerja seperti biasa ,orderan bulan ini cukup banyak dan Susi sangat repot menghandel semuanya


sedangkan kelinik Silvy yang tidak jauh dari hotel grand bintang membuat Silvy dengan mudah


datang ke sana ,apalagi di jam makan siang


"permisi apa Jonathan ada "tanya Silvy


"maaf mbak ,Presdir sedang makan siang diuar "jawab resepsionis

__ADS_1


"kalau begitu kapan dia kembali "tanya Silvy lagi


"sepertinya hari ini ,beliau tidak akan ke hotel karena harus menghandel bisnis yang lain tapi bapak Sebastian ada di ruangannya "jawab resepsionis


Sebastian ya sudah aku bertemu dengan dia saja


"permisi boleh aku masuk "tanya Silvy


"masuklah "jawab tian


"apa kamu sibuk "ucap Silvy


"sepertinya begitu ,setelah pak Ali tidak ada aku jadi punya banyak tanggung jawab di hotel ,sedangkan Nathan dia juga sibuk mengurus bisnis yang lain ,ada kamu ke sini ?"tanya balik Tian


"aku tadinya ingin mengajak makan siang ,aku bosen jika makan sendirian "ucap Silvy ragu


"ok ayo kita makan bersama "Tian menarik tangan Silvy


aneh perasaan mu deg-deg an sekali ya


di gandeng Sebastian


"ayo kita makan ,jangan cuma diam "lirik Tian


"iya ,sebenarnya aku ingin minta pendapat dari mu ,aku tidak sanggup lagi jika terus melihat Carissa dan Nathan mesra ,apa sebaiknya aku pindah saja "Silvy binggung


"Silvy ,kamu memang harus pindah lagi pula kita kan sudah berteman dengan nathan lama ,kamu sudah lihat betapa bahagianya Nathan bersama Rissa "jelas tian


"dengarkan aku ,sebagai teman kita harus bahagia melihat teman kita bahagia ,pahamilah Nathan bukan jodohmu ,mulai buka hidupmu untuk sesuatu yang lebih baik "saran Tian


"kali ini ucapan mu sungguh bermakna aku salut kamu semakin berwibawa ,tapi pria sesempurna Nathan itu sudah jarang "ucap Silvy


"kan masih ada aku ,bukankah aku juga keren bahkan lebih manis dari Nathan dan aku yakin bisa lebih membahagiakan dirimu "goda tian


"dasar Playboy jurus andalan mu mulai beraksi "Silvy curiga


"tidak jika kamu memberi ku kesempatan aku mau ,memulai hubungan dengan mu kali ini yang lebih serius "Tian menatap


tatapan mata Sebastian serius sekali ,aku jadi makin berdebar


"tapi apa kamu benar -benar serius "Silvy juga menatap


"lihat aku ,aku sudah berkelana mencari orang yang tepat ,jika kita bisa sejalan aku ingin kita juga bisa berbahagia seperti yang lain ,beri aku kesempatan "pinta Tian memegang tangan Silvy


benar dari pada aku terus mengikuti hawa nafsu ingin masuk dalam hubungan Nathan dan Rissa lebih baik aku mundur dan pergi bersama orang yang juga mencintai ku


"baiklah aku akan tunggu keseriusan mu,jika benar playboy sudah ingin serius aku juga "Silvy diam sejenak


"juga apa ?jika perlu sekarang aku bisa terbang ke newyork bertemu ayah dan ibu mu "Tian meyakinkan


"secepat itu ,kamu benar serius "Silvy kaget


"kamu fikir ini hanya lelucon ,aku bisa membuktikannya sekarang atau besok aku siap "Tian tersenyum

__ADS_1


"maksudku kita pendekatan dulu satu bulan ,memang kita sudah kenal dari dulu tapi untuk lebih serius aku harus benar yakin jika kamu sudah berubah "Silvy meminta


"ok sayang ,aku setuju "lagi-lagi Tian menggoda


wah -wah playboy terkadang sulit sekali membedakannya mana serius atau tidak ,tapi hari ini hatiku senang sekali rasanya


setelah selesai makan siang Silvy kembali ke klinik tapi di depan ada seorang wanita dengan hak tinggi sudah menunggunya


"hai akhirnya kita bertemu lagi "sapa Sonia


"Sonia ,mau apa ?kamu ingin menemui ku "tanya Silvy


"santai lah nona ,ijin aku duduk dulu "Sonia langsung masuk


apa yang di inginkan Sonia ?


"Silvy apa kamu sudah menyerah mengejar Nathan ?"tanya Sonia


"aku rasa Jonathan dan Carissa tidak bisa di pisahkan ,jadi dari pada aku sakit hati lebih baik aku akan melupakannya 'jawab Silvy


"benarkah pria tampan dan kaya seperti Nathan mau di lupakan apa kamu bisa ?"Sonia terus menatap


"pasti aku tidak ingin jahat pada sahabatku sendiri ,jika kamu kesini ingin menghasut ku lagi sebaiknya kamu pulang ,aku sudah tidak tertarik "tegas Silvy


"baik tapi aku Sonia nathali tidak akan membiarkan mereka bahagia "ucap Sonia tersenyum


"Sonia jangan berbuat aneh "cegah Silvy


"tentu saja mereka sudah memasukkan pamanku ke penjara ,maka aku tidak bisa membiarkan mereka juga hidup bahagia "Sonia menambahkan


tidak Sonia bisa berbuat jauh lebih jahat


"Sonia aku mohon berhenti ,lupakan semuanya "pinta Silvy


"tenang saja target ku bukan Jonathan kesayanganku tapi carissa tidak ada yang boleh jadi istri Presdir selain aku "Sonia terlihat kesal


apa target ?


"Sonia jangan berbuat macam -macam atau aku akan melaporkan mu juga ke polisi "ancam Silvy


"jika aku di tahan aku juga akan bilang ini rencana kita berdua agar kamu juga di tahan ,bagus kan "Sonia juga mengancam


"tidak aku tidak pernah setuju kamu berbuat jahat "Silvy marah


"sudahkah ,sepertinya aku sangat sibuk ternyata kamu payah ,sudah tidak bisa di ajak kompromi ,biar aku sendiri yang bereskan "Sonia langsung pergi


Sonia rencana jahat apalagi di otaknya ?


aku harus bagaimana ?aku takut jika terjadi sesuatu pada Carissa


sementara Carissa di butik mobil hitam itu juga terus stanbay mengikuti bahkan tidak pergi jika Carissa belum keluar dari butik


semoga Tuhan bisa melindungi Carissa

__ADS_1


__ADS_2