
jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, supir pribadi butik di bawa susi untuk belanja kain
rissa pun memesan taksi online
"bagus untung anda cepat datang, ke arah puncak ya pak " perintah rissa
mobil berlogo bintang itu pun pergi sesuai arahan
rissa nampak sibuk menelfon ke rumah ingin tahu kabar gio.
rupanya baby suster yang menjaga gio, bilang jika gio malam ini tidur bersama papi nathan
apa? putraku tidur bersama nathan lagi
sudahlah mungkin mereka butuh waktu untuk saling melepas rindu
tapi taksi terus melaju, saat rissa belum memberi alamat untuk berhenti taksi itu malah berhenti di rumah besar lain
"pak rumah ku bukan yang ini, tapi yang satunya lagi, anda salah berhenti " ucap rissa
"tapi ini rumah kita " ucap supir membuka topi dan masker nya
terkejutnya rissa supir taksi itu nathan, kali ini dia menyamar jadi supir taksi dan aku tidak tahu
nathan pun menjadi membuka pintu dan mengajak rissa turun
"ayo turun sayang, ini rumah putih kita " tangan nathan menyambut tangan rissa
ini seperti mengulang masa lalu, masa dimana? pertama kali aku kesini
rupanya letak rumah ini bersebelahan dengan rumahku, cuma di tutupi pohon saja
"mas untuk apa kamu bawa aku kesini? " tanya rissa
"untuk mengulang kisah masa lalu, aku ingin kembali bahagia saat kita ke sini, aku ingin carissa putri istri ku kembali ke rumah ini bersama ku" ucap nathan sedih
aku pun cukup tersentuh, hatiku terkoyak mendengar ucapan nathan
"ini sudah malam, aku harus pulang gio pasti mencari ku" rissa hendak pergi
"putra kita sedang tidur sayang, ayo lihatlah gio begitu lelap " nathan mengajak rissa ke kamar gio
rumah putih ini mimpi ku dulu, tapi hari ini sedikit sulit jika aku egois pada jordy
"baiklah gio mungkin masih rindu padamu, tapi ibu di rumah pasti sudah menungguku, aku harus pulang " rissa berbalik
namun nathan memeluk dari belakang
"sayang tak bisakah kamu kembali jadi istriku, aku tidak bisa melepaskan mu, inilah hari yang ku tunggu selama ini aku hidup dalam kematian, aku tidak ingin kita berpisah sayang " ucap nathan menangis
__ADS_1
aku pun ingin sekali kembali padamu sayang
tapi aku juga tidak bisa mengabaikan rasa jordy padaku
"apa yang kamu harapkan dari wanita cacat seperti aku, mungkin dulu aku pantas jadi istrimu tapi sekarang lihat, berjalan saja aku kesulitan " ucap rissa
mendengar itu nathan membalikkan badan rissa, dan menarik dagunya
"lihat aku, tatap mataku, tatapan cinta ini masih sama untuk mu, tidak berubah sedikit pun, yang aku cintai carissa istriku bukan fisik mu " nathan menempelkan hidung pada kening rissa
benar aku pun merasakan hal sama mengulang kisah seperti dulu, cintamu terasa hangat tidak berubah tapi jordy aku tidak tega jika begitu saja melupakannya
"jawab sayang, katakan jika kamu juga masih sangat mencintaiku, jawab sayang " nathan menangis
dengan berurai air mata, carissa memeluk nathan
tapi juga berkata
"aku tidak bisa kembali padamu, semuanya sudah banyak yang terjadi, juga perubahan, tidak lagi sama " bisik rissa
mendengar ucapan rissa nathan makin kesal dan melepaskan pelukan rissa
"apa itu semua karena kamu merasa berhutang budi pada jordy? " tanya nathan
"selama 5 tahun terakhir dia orang yang membantuku lolos dari kematian bahkan berkat jordy gio lahir tanpa kekurangan, sedangkan aku tidak punya apapun yang bisa ku berikan untuk membalasnya selain cinta, meskipun aku tahu jika hatiku itu milik suamiku tapi aku tidak bisa mengabaikannya begitu saja " carissa menangis
benar carissa itu benar, aku memang tidak berguna sebagai suami, tidak bisa menjagamu
"tidak kamu istriku yang masih sah, aku pernah bersumpah sampai kapanpun tidak akan menceraikan mu dan itu berlaku sampai kapanpun tidak akan berubah " tambah nathan
rissa terus menangis dan berhenti melangkah mendengar ucapan nathan
"mas tidak bisakah kamu hidup seperti kemarin saat aku hilang kamu bisa hidup tanpa aku, sekarang kamu pasti bisa juga " ucap rissa lagi
nathan kembali melangkah dan berdiri di hadapan rissa dan memegang tangan rissa menempelkan nya di dada
"mungkin kemarin aku bisa hidup tanpamu tapi apa kamu tahu? sebenarnya aku mati setiap waktu, aku hidup tapi mati, satunya alasan aku bertahan cuma mama, dan hari ini kamu memintaku untuk bisa hidup tanpamu, pada suami yang sangat mencintaimu, rasakan detak jantungku bahkan masih sama saat aku bertemu denganmu, aku sangat mencintaimu carissa putri istriku " nathan sambil menangis
ya Allah, itu benar cinta nathan tidak pernah di ragukan, aku pun rasanya ingin kembali memeluk mu setiap hari
rissa menunduk terus menangis mendengar kalimat nathan yang penuh air mata
"apalagi sekarang kita sudah punya gio, harusnya pertemuan ini sangat membahagiakan kita bisa berkumpul lagi jadi keluarga yang utuh, rissa sayang, mataku juga tidak berbohong jika kamu juga masih sangat mencintaiku " nathan memeluk rissa lagi
ya Allah, inilah hari yang aku tunggu, aku tidak mungkin melepaskan carissa lagi, aku tidak peduli keadaanya dia tetap carissa istriku
terus menangis carissa pun mulai pasrah dan membalas pelukan nathan lagi
dengan senang nathan menggendong carissa naik ke kamar sambil mata mereka terus saling menatap
__ADS_1
tanpa bicara, nathan terus menatap rissa penuh cinta, bibirnya mulai agresif menciumi kening juga pipi, carissa pun diam saja seakan menikmati kecupan hangat itu
mengulang kisah
bibir itu kembali menarik bibir ku, gelora cinta nathan tidak berubah ciuman terus di berikan pada bibir ku, aku pun terbawa arus hingga lupa ini salah atau tidak
jonathan suamiku ada di pelukanku pria yang ku nanti dalam hidupku kini kembali menciumi ku dengan penuh gairah
nathan semakin memanas mulai menciumi leher rissa dan membuka satu kancing kemeja rissa
serrr.. aliran darah rissa semakin panas.
nathan jika dia ingin sesuatu pasti sulit di hentikan
rupanya ciuman panas itu masih berlanjut, nathan seakan tidak puas nya mencumbu bibir rissa
nathan pun mulai kepanasan, ikat pinggang nya pun di lepaskan
carissa merasa takut ini benar atau salah, kami sudah berpisah selama 5 tahun tapi hari ini nathan kembali ingin memakan ku
gerakan jari nathan mulai menyusuri kemeja rissa lagi
"mas jangan " ucap rissa
"kenapa? apakah kamu tidak merindukanku" tanya nathan dengan hembusan nafas di wajah rissa
"kita memang masih sah di mata hukum, tapi secara agama kita harus menikah lagi jika ingin kembali sah suami istri
nathan menarik nafas panjang tapi memeluk erat tubuh rissa, gelora cinta yang menggebu seakan padam seketika
aku memang tidak bisa di tolak, tapi aku juga pria yang menghargai aturan norma agama
pelukan nathan tetap menempel erat di tubuh rissa
" kali ini aku setuju yang kamu ucapkan, tapi biarkan aku menciumi kekasih ku malam ini "nathan kembali menarik lembut bibir rissa
ya Allah mungkin aku juga sudah gila
larut terbawa suasana, cinta nathan itu milik ku
sedangkan keadaan ini sangat sulit di damaikan
aku tahu suamiku pria yang baik dan suami setia
nathan tidak akan mundur hanya karena aku cacat
sorry guys thor skip dulu hot kiss nya
masih menunggu berapa banyak yang favoritkan jonathan ma carissa, biar author naik level dong
__ADS_1
love u full buat yang sudah baca ❤❤