
setelah menunda satu tahun lamanya
menunggu aku kembali dari Paris
sahabatku Ikbal dan susi hari ini menikah
dekorasi serba putih menambah kesan
sakral acara..
"Susi hari ini loe cantik banget ,pengantin paling cantik "ucap Rissa
"terimakasih ya Rissa ,semua ini berkat loe juga sudah buatin kebaya pengantin sebagus ini "Susi berkaca-kaca
"sudah jangan bersedih nanti make up nya luntur,ini semua juga berkat kalian berdua sahabat terbaik ku ,yang sudah bersabar menunggu aku pulang dari Paris "Rissa memeluk Susi
acara pernikahan terasa sempurna Susi dan ikbal
beruntung mereka masih memiliki keluarga yang lengkap ketika menikah
beda dengan aku yang dulu harus dengan wali
untuk menikah ..
"Rissa kenapa ?kelihatannya kamu terharu melihat Susi "ucap Ammar
"tidak aku hanya bahagia melihat sahabat terbaik ku menikah "jawab Rissa
"mereka terlihat sangat serasi juga bahagia "tambah Ammar
"aku rasa sebaiknya kakak juga segera mencari pendamping hidup ,agar bisa sama seperti mereka "usul Rissa
"mungkin juga benar ,tapi wanita yang aku impikan tidak bisa aku miliki ,apa yang harus aku lakukan ?"ucap Ammar serius
"lebih baik cari saja perempuan lain ,yang juga mencintaimu jangan mengharapkan seseorang yang sudah jadi milik orang lain "tegas Rissa
"walaupun aku sangat mencintai wanita itu "tanya Ammar
"ya meskipun kamu sangat mencintainya lupakan saja "jawab Rissa
saat kami sedang berbincang ibu ku juga datang mengajak Celine sesuai keinginan ku
"kak Rissa ,aku cantik tidak pakai kebaya ini "tanya Celine
"tentu kamu sangat cantik ,benarkan kak Ammar "Rissa melirik Celine
"iya kamu sangat cantik Celine "puji Ammar
gambaran wajah Celine
Celine sangat manis bermata bulat dan berkulit
putih ,senyumnya juga menawan
acara akad nikah pun sah
lanjut ke acara resepsi
saat acara foto di mulai
mataku terus menatap segala arah dimana ?
suami ku dia belum juga datang
sepertinya ibu terus gencar mendekatkan aku
dengan Ammar
di pelaminan kami terus berfoto
saat Ammar dan aku foto dengan pengantin
perasaanku sedikit kesal Ammar sepertinya
__ADS_1
tidak melawan semua perintah ibu
akhirnya aku memilih duduk
dan mencicipi makanan yang ada
meskipun sebenarnya aku tidak lapar
"sayang ,maaf aku terlambat "ucap Nathan terburu -buru
"darimana saja kamu ?acara sudah hampir selesai "Rissa kesal
"maaf tadi ada klien penting dari luar negeri ,aku tidak bisa di gantikan "alasan Nathan
"ayo kamu aku antar beri ucapan pada Susi "Rissa mengandeng tangan Nathan
"maaf Susi dan ikbal ,aku terlambat selamat atas pernikahan kalian "ucap Nathan
"tidak apa -apa Presdir kami mengerti anda pasti sibuk sekali kan "jawab Susi
"tapi sebagai hadiah pernikahan aku punya tiket ke Bali dan Lombok selama satu Minggu untuk kalian "Nathan memberi hadiah
"terima kasih Presdir ,kalian benar -benar best couple ,istrinya memberi gaun pengantin gratis suaminya memberi hadiah liburan "Susi senang
"dasar penjilat ,pasti bilang begitu hanya cari muka kan "Rissa tertawa
"Presdir karena anda tamu kehormatan ayo kita foto "ajak Ikbal
akhirnya kami bisa foto berempat
tapi kali ini dengan suami ku
tapi dari kejauhan ibu tampak sangat kesal
"kak Ammar ,apa kakak menyukai Rissa ya ?"tanya celine
"kenapa ?tiba -tiba kamu bertanya seperti itu ?"Ammar balik tanya
"dari tadi aku lihat,mata kakak selalu melihat ke arah kak Rissa ,itu tandanya cinta tapi sungguh di sayangkan kak Rissa sudah jadi milik bos galak itu "ucap Celine
"dulu pertama kali ketemu aku takut sekali karena Nathan adalah bos Chan Lee calon suami ku ,chan bilang Nathan orang yang sangat angkuh juga sombong ,tapi setelah sekarang aku lihat jadi suami Carissa sepertinya sudah luntur "jawab Celine
"celine kamu lucu sekali ,bagaimana keadaan mu sudah semakin baik kan ?"ucap Ammar tersenyum
"iya aku merasa senang di sini ,pak ustad bilang aku harus kuat dan bersemangat kepalaku juga jarang pusing ,mungkin disini kalian memperlakukan aku seperti orang normal aku jadi merasa senang "Celine tersenyum
memang obat orang depresi yang paling ampuh
adalah perhatian ..dan juga harus di bantu
obat dokter tentunya
"dan sekarang kamu sudah menerima Chan kalau dia sudah tidak ada kan ?"tambah Ammar
"Chan tidak pergi kak ,Chan hanya tinggal bersama Tuhan ,dan aku senang jika Chan juga senang "Celine kembali tersenyum manis
"benar Chan tinggal bersama Tuhan "Ammar juga tersenyum
memang pelan-pelan dalam mengobati
Celine ..
"Celine kamu juga ingin berfoto"tanya Rissa
"foto baiklah ,tapi kak Ammar harus temani aku ayo lah "ajak celine
"ya tapi kita tidak boleh pegangan tangan bukan muhrim "tegas Ammar
"iya aku lupa ,tapi ayo kakak temani aku "Celine tertawa
"sayang sepertinya teman mu itu cocok juga dengan celine "ucap Nathan
"Celine jika berdandan seperti ini terlihat sangat cantik benarkan ,tinggal sedikit lagi Celine seperti gadis normal lain,pasti semua laki -laki akan jatuh cinta padanya "Rissa tersenyum
__ADS_1
"tapi bagiku hanya Carissa Putri istriku yang paling cantik tidak ada wanita lain "Nathan menggoda
"dasar buaya ,itu tidak mempan "Rissa tertawa
dari jauh ibu pun datang menghampiri
di saat kami sedang tertawa
"Carissa sepertinya Susi dan Ikbal bahagia sekali hari ini "ucap ibu
"ibu "Nathan hendak bersalaman
"tidak perlu ,aku tidak ingin bersalaman dengan orang kaya "ibu ketus
"ibu jangan begitu Nathan menghormati ibu "Rissa marah
"sayang sudahlah aku tidak apa-apa"Nathan memberi isyarat
"Rissa jika saja ayahmu masih ada mungkin saat kamu menikah dulu pasti dia sangat bahagia ,tapi sayang Tuhan sudah mengambilnya dengan cara yang kejam "ketus ibu
"ibu tidak perlu bicara seperti itu ,meskipun ayah tidak ada dia pasti bahagia melihat aku bahagia bersama suamiku sekarang "Rissa terus menatap ibu
melihat kejadian itu Nesya dan Andre yang baru
datang pun turut menghampiri mereka
"Rissa sudahlah jangan begitu "Nesya meredam
"tapi kak "Rissa menatap Nesya sedih
"sudahlah Nesya biarkan dia bicara mungkin cinta
sudah merubah putri bungsu ku melawan ibunya sendiri "ibu pergi
"Rissa tenangkan dirimu biar ibu kakak yang urus ya "ucap Nesya
"Presdir aku percaya kamu bisa melewati ini bersama Rissa "tambah Andre yang juga pergi
tinggal aku di tengah keramaian pesta
merasa sedih sekali
melihat ibu ku begitu kejam
dan sinis pada suami ku
aku pun pulang bersama Nathan
dan di tengah perjalanan
Nathan menghentikan mobilnya
"sayang kamu baik -baik saja "tanya Nathan
"aku minta maaf untuk sikap ibu tadi "Rissa menangis
"sudahlah tidak apa -apa ?"Nathan memeluk rissa
"kenapa ?pernikahan kita jadi seperti ini "Rissa terus menangis
"sabar ya sabar sayang "Nathan juga menangis
setiap kali aku melihat ibu dan Nathan bertemu
seakan mata ibu penuh dengan kebencian
dan aku selalu merasa sulit
memilih suami atau ibu ku?
guys kalau boleh bantu carissa
kalian bagaimana ?
__ADS_1
bertahan atau menyerah ?