Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
butik Carissa


__ADS_3

Alhamdulillah akhirnya mimpiku punya butik tercapai juga


"Rissa sebenarnya aku binggung,loe bilang kemaren dia supir taksi tapi ternyata Presdir hotel grand bintang dan sekarang sudah bertunangan ,apa semuanya baik- baik saja"tanya Susi


"maksud loe ,ceritanya panjang juga rumit yang penting sekarang loe dan Ikbal harus bantu gue buat majuin butik ini gimana "tanya Rissa


"siap Bu bos asalkan bayarannya cocok "Susi sambil tertawa


Nathan memang aneh dengan sekejap dia merubah hidupku dari reseptionis hotel jadi tunangan,dia tidak jahat cuma aneh


sekilas aku bertanya dalam hatiku apa tujuan Nathan sebenarnya kenapa? dia memilihku..


"Susi gue keluar sebentar ya,kalau ada yang bertanya bilang gue pergi untuk mencari kain bahan kebaya kita"ucap Rissa


"siap Bu bos"jawab Susi tersenyum


naik apa ya aku ?kenapa tidak ada taksi


di saat aku sedang melihat handphone untuk memesan taksi online,tiba -tiba saja mobil besar menyerempet tubuhku yang memang aku berdiri di tepi jalan dan praak..seketika aku terlempar ke bahu jalan..

__ADS_1


aku tidak ingat bagaimana aku bisa ada di rumah sakit karena pingsan..


"sayang kamu sudah sadar"tanya Nathan


"mas kepalaku pusing sekali,dan dimana aku"tanya Rissa yang baru sadar dari pingsannya


"kamu pingsan dan sekarang ada di rumah sakit"ucap Nathan sambil terus mengenggam tangan Rissa


"aku tidak apa -apa kamu jangan khawatir "ucap Rissa


"kamu pingsan dan bikin aku panik saat Susi mengabari kamu di bawa ke rumah sakit "tambah Nathan


"sebenarnya aku hanya terkejut saat mendengar mobil besar itu menyalakan klakson,jantungku berdetak kencang,sebenarnya selama ini aku miliki trauma di jalan raya ,karena ayahku meninggal karena kecelakaan saat usiaku 12 tahun "ucap Rissa menangis mengenang kematian ayahnya


"pagi itu ayahku mengajakku naik motor mengelilingi Jakarta ,tadinya kami akan pergi ke toko untuk membeli peralatan gambar dari kecil aku sekali membuat sketsa,terutama baju aku ingin jadi designer,tapi naas dari belakang mobil sedan menghantam belakang motor ayah ,aku terpental dan ayahku terluka parah dan tidak bisa selamat,sejak kejadian itu ka,Nesya selalu saja menyalahkan ku atas kematian ayah,kalau saja aku tidak minta di belikan buku dan pensil hari itu tidak akan terjadi"Rissa mensngis sambil terus mengingat kejadian itu..


"Rissa siapa nama lengkap ayahmu dan di mana tempat kejadian itu"tanya Nathan penasaran


"nama ayah ku Abdullah rustam dia meninggal saat usiaku 12 tahun kalau di hitung sudah hampir sepuluh tahun lalu,di lampu merah arah taman bermain"tegas Rissa

__ADS_1


wajah Nathan seketika berubah aku tidak tahu kenapa ?


"mas kamu baik-baik saja kan ?wajahmu tegang saat aku menyebutkan nama ayahku "tanya Rissa


"tidak apa-apa, aku hanya berfikir di balik keceriaannya mu selama ini di hidupmu terdapat banyak kesedihan,maaf kan aku kalau selama ini membuatmu ter tekan "ucap Nathan


aku melihat sisi lain dari Nathan ternyata dia orang yang sangat perhatian bahkan dia sampai menyiapkan 10 dokter dan 5 perawat untuk khusus menjagaku


"mas Nathan bangun "Rissa menggoyangkan tangan Nathan yang dari semalam tidur di rumah sakit menemani Rissa


"ya pa ini sudah pagi"ucap Nathan


"iya pagi mas,aku sudah sehat aku ingin pulang, terima kasih sudah menemaniku di sini "Sambil menatap wajah Nathan terlihat lelah


"baiklah kita pulang ,tapi aku akan mengantarmu "ucap Nathan


"kamu emang gak kerja,bukankah kamu sangat sibuk"Rissa ragu


"perusahaan itu milikku aku bebas kapan pun ingin libur "Nathan tersenyum

__ADS_1


lagi -lagi aku lupa sultan mah bebas..


kapanpun ingin libur..


__ADS_2