
hari kemarin adalah sangat indah ..
aku bahagia bisa berkencan
bersama Nathan..
dan sekarang aku harus fokus kembali bekerja
agar semuanya cepat selesai..
"Carissa,rupanya seharian kemarin kamu sangat sibuk ya,tidak bisa membalas chat dariku "ucap Jerry
"maaf,aku tidak membawa HP,jadi aku tidak membacanya"jawab Rissa gugup
"tentu saja,aku paham kamu jalan bersama Presdir,pasti tidak ingin membuatnya kesal "Jerry tersenyum
",sungguh aku tidak bermaksud begitu"Rissa tegang
"sudahlah,aku mengerti aku cuma mau bilang jika sore ini,kita akan melihat bahan -bahan baru untuk gaun kita,nanti "Jerry menjelaskan
"ok,kak aku pasti siap"jawab Rissa
Carissa aku tidak akan menyerah
terus mendekatimu
aku dan Jerry pergi bertemu salah satu supplier bahan-bahan untuk gaun yang akan kami buat
di sebuah restoran..
"Carissa,ini Mr hans yang datang dari new York kita akan mengambil bahan hasil produksi beliau "ucap Jerry
ini ke sekian kalinya aku hanya diam saat bertemu orang asing,ya aku tidak bisa berbahasa Inggris
Jerry lah yang terus berbincang dengan Mr Hans
"Carissa,Mr Hans bilang kamu sangat cantik dan juga berbakat"Jerry menjelaskan
"thanks you Mr Hans"ucap Rissa
setelah hampir satu jam Mr Hans pun pergi
tinggal aku dan Jerry yang duduk menghabiskan
makanan kami
"kak,Jerry terima kasih banyak ya,selama aku di Paris kakak adalah orang yang banyak membantuku saat bertemu orang-orang asing"Rissa tersenyum
"sudahlah itu sudah jadi kewajiban ku membantumu ,saat majalah kami mengajak mu bekerja sama,kamu menolak karena alasan tidak pintar speak English,padahal kamu designer muda yang sangat berbakat "Jerry memuji Rissa
saat mereka tengah makan
tiba-tiba saja ada Sebastian datang menghampiri
"Carissa rupanya ,kamu juga ada disini "ucap Tian
"kak Tian,kakak disini sedang apa ?"tanya Rissa
"aku sedang mengecek lokasi untuk pertemuan Presdir dengan klien kami ,dan tuan Jerry akhirnya kita berjumpa lagi "Tian menatap Jerry
"aku juga senang melihat mu tuan Sebastian"balas Jerry
__ADS_1
"tuan Jerry,bolehkah aku bertanya padamu ,tentang kalung berlian yang kamu berikan pada nyonya Carissa "tanya Tian
"kalung berlian itu adalah bentuk apresiasi ku pada Carissa,karena Carissa selain memiliki paras yang cantik juga baik hati,dan sederhana bahkan sebagai istri Presdir Carissa tetep bekerja keras untuk mimpinya "jawab Jerry
"intinya anda mengagumi Carissa,walaupun anda tahu Carissa istri Presdir "Tian tampak kesal mendengar ucapan Jerry
"kak,Tian sudahlah jangan bersikap begitu ,Jerry adalah partner kerjaku juga teman terbaik yang banyak membantuku selama di Paris,bersikaplah seperti biasa ,jangan di permasalahkan lagi "Rissa mencoba menenangkan
"Carissa,biarkan wakil Presdir ini tahu ,kalau sebenarnya aku juga menyukaimu ,bukan hanya partner kerja tapi mengagumi mu sebagai seorang laki -laki pada wanita yang luar biasa "Jerry tersenyum
Jerry kenapa ?memperkeruh suasana
"kurang ajar sekali kau "Tian marah dan ingin memukul Jerry di tahan Rissa
"cukup hentikan obrolan ini,kak Jerry berhentilah memperkeruh suasana "Rissa tampak kesal
"Carissa maafkan,aku jika kejujuran ku membuat wakil Presdir ini marah,aku hanya ingin kamu tahu aku tidak bohong tentang perasaanku"Jerry semakin membuat tian kesal
"kak,Jerry sebaiknya kamu pulang sendiri saja,aku akan pulang bersama kak Sebastian"ucap Rissa yang pergi menarik tangan Tian ..
Carissa aku tidak akan berhenti disini..
"Rissa,kenapa ?kamu melarangku memukul pria menyebalkan itu,aku ingin sekali menghajarnya "Tian marah
"kak Tian,kamu dan Nathan sama saja begitu emosian "Rissa bicara dengan kesal
"bukan begitu, kemarin saat Nathan tahu Jerry memberimu kalung,Presdir begitu marah hingga semua yang ada di kantor kena semprot,aku rasa Jerry bukan teman yang baik "Tian menjelaskan
"ya,aku yang salah menerima kado itu,aku fikir hanya untuk menghargai pertemanan kami tidak lebih "jawab Rissa
"Rissa dengarkan aku,sejak kecil aku sudah mengenal Nathan bahkan kami tumbuh bersama ,Nathan begitu mencintaimu dan tidak ingin kehilangan dirimu"Tian menatap Rissa
"Rissa,aku yakin Tuhan akan memberikan jalan untuk kalian,karena kalian saling mencintai "Tian menenangkan
"dan kamu,jangan bilang pada Nathan tentang yang Jerry ucapkan tadi , ini perintah "ucap Rissa
"oh..jadi sekarang kamu berani seperti Nathan memerintahkan aku,tapi baiklah karena kamu istri bos aku turuti "ucap Tian
tapi tidak akan aku biarkan untuk Jerry
merusak kebahagiaan kalian (isi hati Sebastian)
akhirnya Sebastian mengantarku pulang
tapi saat aku sampai di gerbang tiba-tiba saja ibuku menelfon ,rasa bersalahku muncul
saat ibuku bertanya apakah aku dan Nathan tidak bersama ?..
karena hingga kini air mata ibu ku
terus mengalir jika ingat ayahku..
"sayang,kenapa ?berhenti di teras ayo masuklah ke dalam ?"ajak Nathan
"tidak aku tidak lagi masuk kedalam "Rissa menatap Nathan
"kenapa ?ada hal apa lagi yang membuat kamu tidak ingin bersama ku "Nathan menghentikan langkahnya
"ibu ku,menelfon dan bertanya apakah ?aku tidak sedang bersama mu,ibu ku masih tidak ingin kita bersama "Rissa sedih
"jadi,kamu akan pergi lagi "Nathan terus menatap wajah Rissa
__ADS_1
"aku tidak bisa membohongi ibu ku,karena air mata ibu ku terus mengalir mengingat kejadian itu,jadi aku akan kembali ke apartemen saja "ucap Rissa hendak berbalik pergi
"Carissa,tidak bisakah cinta kita ini menyatukan kita,aku sudah bilang akan berjuang untuk maaf ibu "Nathan terus menatap Rissa
"selama ibu ku belum memberikan maafnya ,maka cinta ini pernikahan ini akan terus seperti ini,hanya ada kesedihan "ucap Rissa menangis
"Carissa ,aku suami mu tidak mengijinkan mu pergi "Nathan memegang tangan Rissa
"tapi,pernikahan tanpa restu itu menyakitkan ,kita tidak mungkin terus seperti ini "air mata Carissa terus mengalir
"Carissa ,..aku sangat mencintaimu "Nathan memeluk erat Carissa
"cukup mas,biarkan aku pergi,ada wanita yang hatinya terluka jika aku terus bersama mu,aku tidak bisa membohongi ibu ku,walaupun kamu suami ku, tapi ridho ibu ku juga penting "Rissa melangkah pergi..
tuhan,ini masih terus terjadi
jika ibuku masih membenci Nathan ..
aku mencintai Nathan ..
tapi restu ibu ku juga penting .
"Carissa,tak bisakah kamu tetap di sini ,aku tidak ingin jauh lagi dari mu "Nathan berlari mengejar Rissa
"tidak mas,aku juga harus menuruti kata ibu ku untuk tidak tinggal bersamamu,ibu ku benci kamu "Rissa tetap pergi dan menaiki taksi meninggalkan Nathan
Carissa..
kesalahanku memang begitu besar
tapi cintaku lebih besar untuk mu
aku akan melawan dunia
untuk tetap bisa bersama mu..
di dalam taksi Rissa terus menangis
maafkan aku suami ku..
ini sulit,terlalu berat tembok besar itu ..
selama ibu ku membencimu ..
cinta kita akan terus jadi air mata ..
aku akan terus berdoa agar suatu
saat kita bisa bersama lagi
dengan penuh kebahagiaan
Paris..
kota yang penuh cinta
tapi terus jadi kota ..
tempatku menangis ..
karena cinta....
__ADS_1