
setelah beberapa hari di rawat akhirnya Nathan pun di ijinkan keluar dari rumah sakit
meskipun punggung nya masih harus memakai perban beberapa minggu ke depan
"sayang kita jadi ke kantor polisi kan?"tanya Rissa
"ya tentu,kita akan segera kesana,kita tunggu Sebastian datang "jawab Nathan
"Alhamdulillah kamu sudah mulai pulih,setelah menemui Jerry kita akan segera pulang ke Indonesia kan ?"tanya Rissa lagi
"ya,aku sudah menyuruh orang untuk menyiapkan jet pribadi,untuk pulang besok "tambah Nathan
"perjalanan ini seperti mimpi,karierku begitu melesat seperti meteor,dan aku pulang sebagai designer kelas dunia,itu pun berkat bantuan Jerry kemarin dia sangat jahat tapi dia juga berjasa bagi ku "ucap Rissa
"sepertinya kamu senang sekali hingga memuji terus kebaikannya Jerry"Nathan kesal
"tidak bukan begitu,jangan salah paham "bujuk Rissa
saat mereka sedang ribut kecil
Sebastian pun datang membawa mobil
yang siap membawa mereka ke kantor polisi
Nathan masih duduk di kursi roda,aku pun mendorongnya dan menunggu petugas
membawa Jerry ke hadapan kami
sungguh ini membuat aku sedih juga kaget
Jerry datang dengan lengan di perban tapi tetap di borgol ..
"kak Jerry ,kamu "Rissa kaget
"Carissa Putri terima kasih sudah sudi untuk menemui aku di sini,meskipun aku sadar yang aku lakukan pada mu itu jahat "ucap Jerry
"sebenarnya aku tidak Sudi bertemu dirimu tapi istriku yang baik hati ini tetap ingin bertemu denganmu,mungkin ini yang terakhir karena pengacaraku sudah memastikan 5 atau bahkan lebih lama kamu akan membusuk di sini "tegas Nathan kesal
"Presdir aku tahu,aku pasti lama disini,tapi aku senang melihat Carissa ,wanita yang aku sukai ada di sini meskipun untuk yang terakhir"Jerry tersenyum
"kak Jerry sudahlah hentikan,jangan membuat suasana panas lagi,aku kesini hanya ingin berterima kasih untuk bantuan mu selama aku kerja di Paris kamu selalu membantu ku hingga aku sukses,dan juga pamit karena besok aku akan pulang ke Indonesia"ucap Rissa
"Carissa maafkan aku ,aku salah dan berdosa padamu,harusnya jika aku menyukai mu aku menjagamu bukan menyakitimu seperti kemarin aku minta maaf "Jerry menangis
"sudahlah aku sudah memaafkan,mungkin ini akan jadi pelajaran hidup bagi aku dan Nathan jika kedepannya kami harus bersikap tidak egois lagi pada orang lain,kamu begini juga karena Celine terluka iya kan"Rissa memaafkan
"jika tidak ada lagi yang di bicarakan,sebagai kita pulang,ayo istriku "ajak Nathan
"tunggu presdir ,Carissa tunggu "Jerry menahan
"ada apa lagi kak "tanya Carissa
raut wajah Jerry terlihat binggung juga panik
entah apa yang dia fikirkan
"Presdir,Carissa aku mohon jaga Celine kalau perlu ajak dia ke Indonesia karena selama aku disini aku tidak mungkin me jaganya ,aku mohon Celine tidak boleh sendirian "Jerry Berlutut pada kami
"tidak untuk apa kami menjaga,adik dari laki-laki yang hampir melecehkan istriku "Nathan marah
"Presdir,Celine yatim piatu hanya aku satu-satunya keluarganya, jika aku masih di tahan tidak ada yang menjaganya "Jerry terus memohon
__ADS_1
aku iba melihat Jerry menangis'
Celine yatim piatu sedang depresi
"ya,aku akan bawa Celine ikut bersama ku sampai kamu kembali dan datang menjemputnya ,biar bagaimana pun mental Celine terganggu akibat ulah suami ku,aku pasti menjaganya "Rissa setuju
"sayang , biarkan dia tetap di sini ,aku akan bertanggung jawab atas pengobatan nya tapi tidak untuk membawanya "Nathan tidak setuju
sampai jam besuk habis
aku dan Nathan terus berdebat
tapi aku sudah berjanji pada Jerry
dan pasti aku tepati
perdebatan itu masih berlanjut hingga kami
pulang ke rumah dan saat Sebastian
datang kami pun..
"presdir pasport anda dan Carissa sudah selesai ,besok pagi kita akan segera pulang ke Indonesia"ucap Tian
"kak,aku minta tolong untuk kamu bantu juga pembuatan pasport untuk Celine,karena aku akan membawanya bersamaku "perintah Carissa
"baiklah aku bantu "ucap tian
Nathan yang duduk di sebelahku hanya diam
sepertinya dia benar-benar marah
"mas kamu kenapa diam aja,ayo ngomong atau kamu lapar ,aku ambilkan makanan ya "ucap Rissa
"sayang ,Celine itu depresi akibat kehilangan pria yang sangat di cintanya,itu secara tidak langsung karena ulah mu,sebagai manusia aku kasihan karena uang saja tidak cukup untuk membantu mengobati "Rissa menjelaskan
"tapi , Celine mau tinggal dimana?jika dia ikut ke Indonesia"tanya Nathan
"kamu lupa,ustad Zakaria dan kak Ammar punya panti rehabilitasi dan rumah yatim , Celine bisa tinggal di sana"Rissa tersenyum
"sepertinya kamu sudah mempersiapkan semuanya ,"Nathan cemberut
"tadi aku sudah mengirim pesan pada kak Ammar,memberitahu besok kita akan pulang ,sekaligus aku minta kamar kosong untuk Celine,aku bilang dia temanku "tambah Rissa
"oh..ternyata aku lupa jika kita pulang ke Indonesia
masih ada penggemar mu satu lagi yaitu Ammar ustad muda teman mu sejak kecil "ucap Nathan pergi
"tunggu kamu mau kemana?"Rissa mengejar Nathan
"untuk apa kamu mengejar ku"Nathan sinis
"aku ingin dekat dengan suami ku ,bolehkan"Rissa tersenyum
"jangan menggoda atau "Nathan menatap Rissa
"atau apa ?teruskan "Rissa juga menatap Nathan
aliran darah ku masih terus mengalir kencang
suami ku memilki tatapan mata yang tajam
__ADS_1
"aku akan mencium mu "Nathan mencium pipi ku
"kamu masih cemburu pada ku "ucap Rissa
"tidak aku hanya takut ,besok saat kita di Indonesia
aku tidak bisa bersama dengan mu lagi "Nathan memegang pipiku
"jangan bicara begitu,kemarin saat kamu di operasi ibu sempat menelfon dengan panggilan Vidio call,ibu juga khawatir padamu "jawab Rissa
"benar kah ,aku senang mendengarnya,Carissa aku tidak bisa hidup tanpa dirimu "Nathan wajahnya mendekat padaku
"mas ,apa yang ingin kamu lakukan "Rissa gugup
"kenapa ? istriku takut pada suaminya sendiri "Nathan mengarahkan bibirnya pada ku
"tidak bukan begitu,disini banyak orang ,ada banyak pelayan disini"ucap Rissa
"jadi kalau begitu kita masuk ke kamar atas "Nathan menarik tandan ku
hp ku berdering
panggilan dari rumah sakit pemulihan
tempat Celine di rawat
"mas,kamu baik duluan ya ,aku harus pergi lagi "ucap Rissa
"ada apa lagi ,siapa yang menelfon mu?"tanya Nathan
"rumah sakit pemulihan jiwa ,aku harus kesana untuk mengurus ijin ke pindahannya ke Indonesia harus dengan persetujuan dokter "tambah Rissa
"kalau begitu aku temani "ucap Nathan tapi tiba-tiba pusing
"sudahlah tidak usah ,kamu baru sembuh istirahat lah di kamar ,aku janji cuma sebentar "Rissa membujuk Nathan
aku membantu Nathan naik ke kamar atas
dan membantunya istirahat
"setelah selesai cepat pulang,dan ingat harus dengan supir dan pengawal"ucap Nathan
"baik sayang ,aku janji akan cepat pulang "Rissa tersenyum
"tunggu seperti itu caranya pamit suami mu yang sedang sakit "Nathan memberi kode pipinya
"cup.. seperti ini benarkan sayang "Rissa mencium pipi Nathan
Carissa pun pergi dengan tersenyum
suami ku selalu begitu
meski pun terlihat keras hati
tapi Nathan sangat manja jika sakit
dan ingin sekali di perhatikan
aku senang melakukannya
karena aku sangat mencintai suami ku
__ADS_1
Jonathan. i love you..❤️❤️❤️