
rasa penasaran yang luar biasa
membuat hatiku tidak tenang ..
selama teka teki Celine belum di pecahkan
aku harus terus mencari tahu..
saat Jerry sedang meeting di luar kota Paris
ini kesempatanku untuk bisa bertemu Celine
untuk menggali informasi
"nona,kami izinkan anda bertemu nona Celine dan mengajaknya pergi,tapi mohon kembali setelah satu jam "ucap suster penjaga
"baiklah,saya akan mengantar Celine kembali kesini setelah satu jam"jawab Rissa
tempat yang paling tenang adalah paling cocok
untuk pasien depresi..
aku mengajak Celine ke resort bunga mawar milik Nathan
"Celine,lihatlah bunga mawar merah ini sangat indah,dan juga wangi "ucap Rissa
"iya kak,indah sekali ,sudah lama sekali aku tidak jalan -jalan seperti ini"Celine tersenyum
"tempat ini sangat menyejukkan,sama seperti saat kita sedang jatuh cinta ,saat kamu jatuh cinta dulu pasti indahkan "tanya Rissa
"benar , berbunga-bunga seperti ini ,Chan sangat tampan juga pintar, postur tinggi putih dan mata sipit,sungguh tampan dia "Celine tertawa
bagus..aku rasa ini saatnya mencari tahu lebih detail,tentang Chan
"kak Rissa,aku sangat bahagia sebentar lagi kami akan menikah Chan berjanji akan membeli rumah besar untuk kami tinggal bersama"ucap Celine
"tentu saat kamu dan Chan sudah menikah pasti akan memilki rumah besar,Chan pasti pekerja keras makanya Chan bisa membeli rumah "Rissa mencoba memancing
"benar Chan pekerja keras, bahkan kami sangat sulit bertemu apalagi bos nya sangat angkuh dan perfecksionis,makanya aku kesal sekali padanya "Celine menangis ..
"Celine.dimana Chan bekerja ?"Rissa penasaran
"Chan..bekerja di..di.."Celine semakin menangis kencang
ya,Allah aku lupa
bagaimana pun ?mental Celine terganggu
sulit baginya mengatur emosi
"Celine, berhenti menangis ,ayo lah kita makan cake cokelat yang sudah aku bawa "Rissa membujuk
"ye..ye ..aku suka cake cokelat"Celine tertawa
bagaimana caranya ?
agar aku bisa tahu dimana Chan bekerja ?
aku pernah membaca artikel orang depresi sangat sulit menerima kenyataan,walau pun sebenarnya daya ingat mereka sangat kuat
makanya mereka sulit mengimbangi antara kejadian yang sudah terjadi ,apa lagi paling menyakitkan..
aku akan coba main dengan kertas dan pena
mungkin Celine bisa menulis sesuatu ..
"Celine,kakak punya pena apa kamu mau tidak bermain tulis-menulis?"tanya Rissa
"tentu aku juga suka menulis "jawab Celine
permainan di mulai ,aku mencoba menulis
nama, makanan favorit,juga warna kesukaan
dan juga tentang cinta..Celine
dan ini pertanyaan yang aku ingin sekali pertanyakan
"Celine,aku bekerja sebagai designer di majalah Paris dan suami ku bekerja di kantor,aku jadi ingin tahu pekerjaan mu dan juga Chan?"Rissa terus menggali informasi
"aku bekerja sebagai, kreator film dan juga music,aku senang sekali membuat film dan juga pertunjukkan music,konser megah para bintang "Celine menjelaskan
"bagus,berarti kamu sangat pintar juga romantis dan Chan di mana dia bekerja?"ucap Rissa lagi
__ADS_1
"Chan bekerja..Chan bekerja..sangat jauh dan pergi jauh "Celine kembali menangis
ternyata susah sekali mengajak Celine membuka
informasi tentang Chan
"Celine,ini ada kertas bisakah kamu tulis di mana Chan bekerja,karena aku ingin menemui Chan ?"ucap Rissa gugup
"bertemu Chan untuk apa ?"Celine menatap Rissa
Celine saat sedang seperti ini wajahnya sangat menyeramkan..
aku harus bisa membuat situasi kembali senang..
agar Celine tetap senang..
"aku ingin bertemu Chan untuk mengukur jas pengantin bukankah aku adalah designer untuk pernikahan kalian"Rissa tersenyum
"benar kamu adakah designer, Chan pasti sangat senang untuk ini,baiklah aku akan tulis alamat perusahaan tempat Chan bekerja"Celine kembali tersenyum
sedikit lagi,semoga ada titik terang
"ini tulis di kertas alamat Chan bekerja "Rissa menyodorkan pena dan kertas
"tapi,kakak janji ya pernikahan ku tidak akan batal dan Chan tetap jadi pengantin bersamaku "pinta Celine
"pasti aku jamin,Chan dan Celine pasti menikah "Rissa tersenyum tipis
waktunya hampir habis tapi Celine
mengajakku berbicara dengan berputar-putar
mikir Rissa ,ayo berfikir sebelum suster menelfon untuk mengembalikan Celine
"Celine jika kamu tidak mau memberitahu ,aku tidak jadi membuatkan baju pengantin untuk kalian "Rissa mengancam
"ya..aku beritahu tapi janji ini rahasia "ucap Celine berbisik
"aku janji,aku janji "Rissa hampir kesal
tulisan alamat Chan bekerja
Japan company yang di bawah pimpinan tuan jpw
"apa Japan company?ini ada di Jepang "tanya Rissa
"Chan bekerja di Jepang sebenarnya perusahaan itu hanya cabang yang di miliki orang Indonesia sama kayak kita "Celine tertawa
Japan company?
perusahaan Jepang milik orang Indonesia
lalu jpw itu apa ?
rasa ini semakin penasaran
internet pasti ada di internet ..
aku akan cari tahu setelah mengantar Celine kembali ke pusat pemulihan jiwa
"kak,Rissa sebelum pulang tolong bilang kak Jerry ya, aku senang sekali jalan-jalan bersama mu,aku takut kak Jerry marah"ucap Celine
"marah tidak kak Jerry tidak mungkin marah pada mu "jawab Rissa
"kemarin saat kita ngobrol bersama kak Jerry bilang aku tidak boleh lagi mengobrol berdua dengan mu "Celine menjelaskan
"kenapa tidak boleh ?"tanya Rissa
"katanya aku tidak boleh menjawab pertanyaan kakak soal Chan,mungkin saja kakak akan merebut Chan,itu tidak benarkan"Celine kembali sedih
"tentu saja,aku sudah menikah tidak mungkin merebut Chan "Rissa meyakinkan
"kak Rissa,sebenarnya sebelum menikah aku ingin sekali membuat pertunjukkan music,tapi Chan bilang tidak perlu ,padahal aku sangat suka itu "Celine sedih
hari ini melelahkan..
tapi sekaligus senang , kayaknya perlu aku tanya
nama lengkap Celine
setidaknya di sosmed aku bisa cari tahu
siapa Celine?sebelum Celine kembali
__ADS_1
"Celine siapa nama panjang mu ,agar aku bisa ikut menonton pertunjukan music yang kamu buat"ucap Rissa binggung
aku seperti kehabisan kata-kata
"Celine Sandra,itu namaku "ucap Celine
"Chan apa nama panjangnya ?"tanya Rissa penasaran
'chan..Chan .."Celine terbata -bata
hp ku berbunyi sudah saatnya aku kembali
mengantar Celine pulang..
setidaknya aku punya informasi tentang Chan
walau hanya sedikit
tadi Celine bilang Jerry melarang Celine untuk mengobrol dengan ku
aku semakin curiga ada sesuatu yang sengaja
Jerry tutupi
akhirnya mobil ku melaju pulang
dan sampai di rumah,ini sudah malam
aku lupa minta ijin pada Nathan pasti dia marah
aku naik ke atas dan masuk kamar
"assalamualaikum,aku pulang sepertinya Nathan belum pulang "ucap Rissa dan langsung merebahkan diri di kasur
saat mataku mulai terpejam
"bagus, dari mana saja kamu jam segini baru pulang "ucap Nathan keluar dari kamar mandi mendekati wajahku
"kamu sudah pulang "ucap Rissa terkejut
"apa sekarang kamu tidak takut padaku hingga berani pergi tanpa ijin "Nathan terus menatap Rissa
"maaf,aku tidak bermaksud begitu ,maaf "ucap Rissa
"pengawal ku bilang kamu pergi bersama Celine adik Jerry,apa sekarang kamu semakin perhatian pada keluarga Jerry"Nathan kesal
"bukan begitu,aku hanya ingin membantu proses kesembuhan Celine ,tidak lebih "jawab Rissa
"lalu sekarang kamu mau apa ?menyembuhkannya begitu"Nathan semakin kesal
"suami ku,aku adalah mantan perawat para orang depresi tentu saja bisa membantunya "ucap Rissa ingin bangun dari tempat tidur
Nathan menarik tangan ku
"aku tidak suka perhatianmu kau bagi untuk orang lain,cukup aku untuk aku "wajah Nathan makin dekat
dia bilang akan menjaga jarak tidak menyentuh ku
tapi sikapnya selalu memancing suasana ..
"hentikan rasa cemburu mu,aku ingin mandi ,gerah "Rissa mendorong Nathan
"tidak usah,kamu tetap terlihat cantik walau tidak mandi "ucap Jerry yang semakin mendekati wajahku
sedikit lagi bibir Nathan menyentuh bibir ku
ini harus di hentikan.
"panas sekali aku tetap ingin mandi "Rissa bangun dan berlari masuk kamar mandi
sebenarnya aku tidak marah kamu bertemu Celine
aku hanya khawatir ,jika ada kejadian kemarin itu terulang
aku juga belum berhasil
mendapatkan informasi tentang preman
yang menyerang Carissa
polisi bilang ini seperti sudah di setting
tapi siapa orang itu?
__ADS_1