
raut wajah Nathan terlihat begitu
kesal,aku terus berusaha mencairkan suasana
dan terus sibuk beres-beres
"mas akhirnya kamar tidurku sudah rapih ,aku lelah sekali ,kamu juga lelah kan ?"tanya Rissa mencairkan suasana
"Rissa sepertinya teman masa kecil mu sudah berani selangkah lebih maju berusaha mencuri kesempatan"ucap Nathan
"kamu marah dengan ucapan kak Ammar ,sudah lupakan saja dia hanya bergurau ,lagi pula keluarga Ammar itu sangat taat mungkin jika Ammar akan menikah tentu dengan seorang wanita yang taat juga seperti berjilbab bukan aku "Rissa menjelaskan
"tapi mata pria itu terus pada mu seakan penuh cinta untuk mu ,itu juga bergurau "Nathan terlihat kesal
"sayang aku ini istrimu ,tidak peduli seberapa banyak pria menyukai ku ,tapi di sini di dalam hatiku aku hanya mencintai Jonathan suami ku "Rissa memegang tangan Nathan
"entahlah aku merasa begitu takut kali ini, sewaktu kamu di dekati Jerry atau Andre aku tidak peduli karena aku yakin jauh lebih unggul dari mereka ,tapi Ammar ibu mu sangat menyukainya dan mengatakan menantu idaman"Nathan sedih
"sini duduk disini ,kamu tahu jika seseorang sedang benci semuanya yang ada di hatinya juga mulutnya pasti tidak sama , seperti ibu dulu dia begitu setuju saat kamu mengajakku menikah padahal aku yang belum yakin padamu ,tapi ibu bilang jika seorang laki -laki menangis untuk perempuan yang di cintai ya berarti cintanya tulus pada wanita itu dan ibu bilang melihat itu di matamu "Rissa meyakinkan
"sayang aku selalu optimis dalam hal apapun dan dari dulu hingga sekarang Jonathan putra wirawan selalu mendapatkan apapun yang aku inginkan ,tapi kebahagiaan rasanya sulit aku miliki "Nathan menangis
lagi-lagi suami perfecksionis ku
terlihat rapuh ,aku paham isi hatinya
yang aku juga rasakan
"sudah jangan menangis ,Presdir ketampanan mu akan pudar jika terus bersedih "Rissa tersenyum
"awas kamu sudah berani mengejek ku sekarang "Nathan tersenyum
"mulai malam aku tinggal di apartemen,jadi setiap hari aku sendirian lagi "ucap Rissa
"sayang jika kamu mau ,aku akan menemani Disni "ucap Nathan
"tidak boleh,kita belum bisa satu atap lagi "Rissa terdiam berdiri di balkon menghadap ke kota
"ya sayang aku paham,tapi kembali ke Ammar ,berita online mengatakan jika dulu dia pernah meminta mu untuk menikah apa itu benar ?"tanya Nathan
"itu dulu saat umurku masih 17 tahun"jawab Rissa
"itu artinya dia menyukai mu sejak dulu , benarkan?"tambah Nathan lagi
"itu terjadi saat ka Ammar,akan lanjut study S2 di Mesir ,tapi itu hanya celoteh tidak serius "Rissa gugup
"sayang kamu tahu kan aku posesif dan pecemburu,aku tidak suka mendengar hal itu"ucap Nathan
"yang jelas saat itu aku masih belum memikirkan apapun semua yang Ammar ucapkan aku anggap biasa saja "tambah Rissa
"Carissa aku sangat takut kehilangan dirimu "Nathan memeluk ku dari belakang
"jika di lihat dari sini Jakarta di malam hari ,sama indahnya seperti di Paris kan "Rissa tersenyum
"sangat indah apalagi jika terus bersama mu"Nathan terus memeluk ku
tuhan memberikan cinta dalam hati kita
__ADS_1
tidak mungkin sia-sia
pasti ada tujuannya
saat Nathan dan carissa sedang menikmati waktu bersama ,ibu menelfon
panggilan Vidio call,aku panik
terpaksa Nathan sembunyi di kamar mandi
"ibu ada apa ?"tanya Rissa
"sayang kamu belum tidur "tanya ibu melambaikan tangannya
"belum ini baru selesai beresin kamar "jawab Rissa
"kamu benar-benar sendiri di sana kan ?"tambah ibu
"tentu saja aku sendiri di sini ,ibu tidak perlu curiga atau khawatir padaku "ucap Rissa
"maaf sayang ibu hanya menghawatirkan dirimu ,ibu percaya padamu tidak akan menyakiti hati ibu ,untuk sekarang ibu tidak ingin melihat kamu serumah dengan pria itu "ibu kesal
"tapi sampai kapan ?ibu terus membencinya "Rissa menangis
"sampai ibu yakin pria itu pantas untuk mu dan tidak akan pernah menyakiti hati mu seperti dia lari dari tanggung jawabnya dulu,ibu hanya ingin melindungi dirimu dari pria kaya yang rata rata suka bersikap seenaknya "jelas ibu
"tapi ibu Jonathan bukan pria seperti itu"bantah Rissa
"sayang putriku aku tidak ingin berdebat denganmu,tapi selama ini pria itu bukan pria yang terbaik menurutku mungkin suatu saat jika dia bosan bisa saja dia membuang mu seperti barang bekas "ibu terlihat benci sekali pada Nathan
setelah mendengar percakapan itu
Nathan keluar dari kamar mandi dan berlutut
pada Carissa
"Carissa Putri aku sudah dengar kata kata ibu tadi ,aku minta maaf untuk kesalahan terbesar yang pernah aku lakukan ,tapi aku mohon jika aku tulus mencintaimu"Nathan menangis
"sayang bangun tidak perlu begini,aku percaya padamu "Rissa juga Berlutut
"aku memang bukan pria yang baik tapi aku berjanji tidak menyakiti mu ,aku saja tidak bisa hidup tanpamu mana mungkin akan membuang mu seperti kata ibu "Nathan memegang pipi ku
"aku percaya aku bisa merasakan nya,sudah ku bilang ibu hatinya di tutupi rasa kesal jadi apapun yang di katakan nya hanya pelampiasan emosi"Rissa menjelaskan
"tapi aku sangat mencintaimu ,percayalah aku hanya ingin terus hidup bersama mu"Nathan memeluk ku
ternyata perjuangan cinta bukan
hanya ada dalam drama Korea
tapi dalam kisah cinta kami
Jonathan dan Carissa
kami sudah menikah tapi harus berjuang
untuk bisa bertahan bersama..
__ADS_1
air mata yang berurai akan selalu
jadi saksinya perjuangan cinta kami
"ayo bangun sudah jangan sedih terus "Rissa mengajak berdiri
"terima kasih sudah bertahan bersama ku "Nathan menatap ku
"kita suami istri harus saling menguatkan satu sana lain ,dan apapun yang terjadi kita akan terus bersama"Rissa menguatkan
"kalau begitu istirahat lah ,ini sudah malam"ucap Nathan
"kamu tidak pulang ?"tanya Rissa
"mana mungkin aku meninggalkan mu sendirian di sini "jawab Nathan
"tapi ibu "Rissa diam
"seperti di Paris aku hanya ingin menjagamu ,aku akan tidur di sofa"ucap Nathan
"baiklah "Rissa tidur
Carissa aku paham situasi ini sangat sulit
aku hargai ibu mu
tapi tugasku sebagai suami untuk terus menjagamu tidak bisa aku tinggalkan
Jonathan suami ku
jika orang lain hanya melihat mu dari luar
tidak akan percaya ,pria yang begitu angkuh
dan sombong bisa sabar
menghadapi ibu ku
kita akan berjuang bersama
terus selamanya
seperti malam di Paris bersama tapi tidak
bisa bersatu ...
hanya bisa saling memandang dari jauh
itulah hakikatnya cinta
saling menjaga satu sama lain
dan terus bersama menghadapi
cobaan
berjuang untuk restu ibu kembali..
__ADS_1