Supir Taksi Itu Bos Ku

Supir Taksi Itu Bos Ku
tinggal di apartemen


__ADS_3

pagi ini semua barang -barang milik ku


aku bawa dengan mobil pickup


untuk di pindahkan di apartemen


tekad ku sudah bulat untuk tinggal di sana


"Rissa kamu beneran tidak mau tetap tinggal disini"tanya Nesya


"tidak kak, biarkan aku hidup mandiri ,lagi pula keluarga kecil kalian sudah bahagia sekarang ,aku tidak mau kehadiran ku menimbulkan gosip tidak baik,kamu kan tahu wartawan itu suka sekali mencari berita "jawab Rissa


"Rissa maafkan aku ya ,yang selama ini sudah menyakitimu jika aku tidak selingkuh dengan Andre mungkin kamu "Nesya menyesal


"kakak sudahlah itu Masa lalu ,aku sudah memaafkan kalian ,masalahnya sekarang aku sudah bersuami Jonathan dan kalian tidak menyukainya tapi aku mencintainya "Rissa sedih


"kamu sabar ya ,memang aku benci Nathan saat tahu dia yang nabrak ayah tapi sebenarnya dia pria yang baik yang begitu besar cintanya hanya untuk mu,kakak doain semoga hati ibu cepat luluh "Nesya memeluk Rissa


"Amien ,terima kasih kak "Rissa menangis


ini adalah kali pertama aku menangis di pelukan


kakak ku sendiri ..


"wah ada apa ini 2 putri cantik ibu menangis"tanya ibu


"tidak apa-apa,kak Nesya cuma haru saja "jawab Rissa


"iya Bu,Rissa baru pulang dari Paris tapi sekarang dia sudah tinggal di tempat lain"ucap Nesya


"sayang Rissa,keputusan itu sudah final kan ,tidak mau bersama ibu "ibu sedih


"ibu kak Nesya sudah bahagia dengan keluarga kecilnya ,jika ibu mau ibu saja yang tinggal bersama ku "ucap Rissa


"tidak jarak apartemen mu sangat jauh dari toko roti ibu,ibu tidak suka tinggal di pusat Jakarta yang berisik "ibu menolak


"kalau begitu , biarkan aku pergi ya "Rissa memeluk ibu


dan aku pun berangkat membawa semua barang ku tanpa ibu ..


"ibu apa tidak bisakah ibu memaafkan Nathan Demi Rissa "tanya Nesya


"memaafkan orang yang telah menabrak ayah mu dan pergi selama bertahun tahun tanpa berdosa dia datang menikahi putri ku tanpa minta maaf,itu sesuatu yang sangat menyakitkan"ibu meneteskan air mata


"baiklah terserah ibu saja ,yang aku tahu kebahagiaan Carissa adalah bersama Nathan jika ibu memaksa memisahkan mereka ibu sama saja menyakiti Carissa "ucap Nesya pergi ..


benar putri ku sangat mencintai suaminya


tapi dia menghargai aku


makanya Carissa tetap diam


mobil ku pun sampai di loby apartemen


tidak banyak yang ku bawa ,aku hanya membawa meja belajar peninggalan ayah ku


yang selalu aku bawa ,karena meja ini tempat


pertama kali aku belajar mendesign ..


ku buka kunci ruangan ini masih begitu kosong


mungkin hanya ada tempat tidur dan lemari pakaian yang baru saja aku beli


aku buka kaca jendela nampak jelas


pemandangan sibuk Jakarta


lagi-lagi perasaan ini


aku kesepian walaupun di tengah keramaian

__ADS_1


aku terus memberesi barang-barang ku


dan setelah selesai aku kelelahan


dan tertidur di atas meja belajar


dalam tidur aku seperti bertemu ayah ku


tempat yang serba putih


terlihat ayahku yang memakai baju putih


tersenyum manis padaku


dan berkata"bahagia lah dengan suami mu selamanya "


"ayah ,ayah aku rindu "ucap Rissa ternyata mimpi dan bangun saat ada yang memencet bel pintu


"assalamualaikum,rupanya kamu beneran pindah ya "ucap Ammar


"waalaikum salam,kak Ammar dari mana kakak tahu aku disini "tanya Rissa


"kamu lupa ,di bawah ada coffe shop milik ku ,tadi bibi yang bilang jika kamu pindah dan tinggal di apartemen"ucap Ammar memberiku coffe


"terima kasih ,jadi ibu yang bilang aku ada sini ,terus kamu bawa banyak sekali itu apa ?"tanya Rissa


"ini ada selimut dan juga makanan untuk mu ,kamu pasti butuh kan"Ammar tersenyum


"terima kasih ,tapi aku rasa tidak perlu repot-repot"Rissa canggung


"Carissa aku ingin kejadian kemarin jangan membuat mu ,jaga jarak pada ku aku ingin selalu jadi teman mu walau pun memang sebenarnya aku menyukai mu "tambah Ammar


"kak Ammar ,kenapa ?kakak bicara seperti itu "Rissa gugup


"jika saja dulu ,aku serius mengajak mu menikah pasti sekarang kita bukan sekedar teman tapi teman hidup selamanya ,aku menyesal aku berfikir aku masih kuliah tidak berfikir tentang cinta ,dan semakin hari aku semakin menyesal "tegas Ammar


flashback


dulu saat umurku masih 17 tahun Ammar pernah bilang ingin mengajak ku menikah


"kak itu Masa lalu lagi pula umur ku juga baru 17 tahun belum memikirkan pernikahan"ucap Rissa


"Carissa seandainya sekarang kamu masih sendiri ,aku ingin sekali mengatakan bahwa aku mencintai mu Carissa dan maukah kamu menikah denganku "ucap Ammar


di saat Ammar sedang menyatakan cinta


Susi yang datang bersama Ikbal pun terkejut


dan membanting minuman dingin yang ada di tangannya


"jadi Ammar beneran cinta sama Rissa"ucap Susi


"kalian sejak kapan ada di situ ?"tanya Rissa kaget


"kami datang membawa dan pakaian yang tadi kamu bilang di wa "ucap Ikbal


"masuklah tidak apa-apa,semua yang kalian dengar itu benar tapi tenang saja kenyataan nya sekarang Carissa sudah bersuami aku akan menyimpan perasaan itu sendiri"tambah Ammar


dan lebih mengejutkan lagi Presdir


juga datang kesini


"perasaan apa yang ingin kamu simpan tuan Ammar "tanya Nathan


"Presdir senang bertemu dengan mu lagi ,tidak aku hanya khawatir Rissa tinggal sendiri di apartemen jadi aku datang untuk membawakan selimut "ucap Ammar


"tidak perlu ,aku sudah membelikan semua barang yang di butuhkan untuk istriku,pengawal bawa masuk itu semua "ucap Nathan menyuruh pengawal


suasana jadi sedikit beku


"karena kalian sudah hadir di sini ,ayo bantu aku membereskan semuanya "ucap rissa melirik Susi

__ADS_1


"iya tentu kita kesini untuk membantu mu"Susi melirik Ikbal


"tidak perlu biar para pengawal ku yang membereskan semuanya,sayang aku pun membawakan makanan untuk mu"tambah Nathan


tatapan mata Nathan sangat tajam pada Ammar


tapi Ammar terlihat santai sekali


"karena apartemen ini masih baru kita makan di lantai saja,ayo makan "ajak Rissa


kami makan di lantai beralaskan tikar


sambil makan wajah Nathan terlihat kesal


masih belum mencair


"Rissa jangan makan udang bukankah kamu alergi udang,biar aku yang makan "ucap Ammar


"iya aku lupa "Rissa binggung


"kalau begitu , sayang kita makan ayam goreng saja ,sini aku suapi "Nathan menyuapi ku


"Rissa ,Celine keadaannya sudah semakin baik ,aku rasa lebih baik biarkan celine beraktivitas normal ,orang depresi juga butuh suasana baru untuk dia bisa hidup di aktivitas lain sangat membantu untuk pemulihannya "saran Ammar


"iya kak Ammar benar , memang guru therapist yang top,aku binggung aktivitas apa yang bisa membantu Celine "ucap Rissa lagi


"bagaimana mengantikan ku di butik,bukankah aku sudah menikah ambil cuti satu bulan?"usul Susi


"terus loe fikir gue sudah kasih ijin gitu "Rissa menggoda


"Rissa jangan kejam begitu,kami sudah menunda pernikahan selama setahun untuk dirimu ,dan sekarang bermurah hati lah ya "tambah Ikbal


"ha..ha..tenang saja aku hanya bercanda tentu aku setuju ,karena kalian adalah teman terbaik ku ,dan sebagai bonus aku sendiri yang akan mendesign baju pengantin kalian dan gratis"Rissa tertawa


"bagus kalau boleh seperti gaun mewah yang top di Paris boleh "tanya Susi


"tidak itu tidak bisa ,limited edition jika kamu ingin pesan setahun sebelumnya ,aku buatkan yang lain yang lebih bagus "Rissa tersenyum


"Rissa saat di Paris memakai gaun itu kamu terlihat sangat cantik ,persis pengantin impian ku "Ammar tersenyum


mendengar itu Nathan berhenti dari makannya


dan terus menatap Ammar


"kak Ammar ,bukankah kamu segera pulang sebentar lagi jadwal mengaji untuk para pasien pecandu kamu harus mengajari mereka "Rissa memotong pembicaraan


"Iya aku ingat Rissa ,kalau begitu aku permisi tapi semua yang aku katakan tadi itu benar , assalamualaikum"Ammar pergi


ekspresi kesal di wajah Nathan semakin terlihat


menakutkan ..


setelah selesai makan Ikbal dan susi pun


ikut berpamitan


"Rissa dan presdir kami pamit pulang dulu ya "ucap Susi dan Ikbal


"makasih ya sampai ketemu besok di butik "ucap Rissa juga


tinggal lah aku membereskan semua yang masih


berantakan ..


aku pura-pura tidak tahu


kalau sejak tadi Nathan sedang menahan marah ..


jika kalian punya suami posesif tapi kaya raya seperti Jonathan


bertahan atau malah menyerah ?

__ADS_1


walaupun sikap cemburu butanya suka bikin kesal


tapi di akui terkadang membuat senang merasa di perhatikan ekstra


__ADS_2