
akhirnya carissa sadar pasca operasi, dan nathan pun ikut senang, karena me rasa trauma dengan rumah sakit, nathan membawa carissa tinggal di apartemen yang jaraknya bersebelahan dengan rumah sakit
"sayang akhirnya kita sudah sampai, selama kamu masa pemulihan kita akan tinggal di sini" ucap nathan sambil mendorong kursi roda carissa
"mas kamu menyewa apartemen ini, hanya demi aku? " rissa kaget
apartemen ini salah satu termewah di New York, apa lagi jaraknya dekat dengan rumah sakit, itu memudahkan kita untuk cek up
"iya, apapun aku lakukan asal kamu kembali sehat, dan juga setiap hari akan ada dokter yang mengontrol mu, jadi di sini kamu masih tetap di rawat dokter " tambah nathan
"terima kasih banyak, untuk semua ini " ucap rissa
"sudah jangan begitu, kamu masih istri ku aku masih bertanggung jawab apapun atas mu " nathan menepi kan kursi roda
dengan perlahan, nathan menggendong rissa naik ke kasur
"mas, aku gerah sekali, bisa panggilkan suster untuk membantu ku mengganti baju " pinta rissa
nathan langsung, memencet HP nya untuk memanggil suster
tapi ini jam istirahat, semua sedang sibuk makan siang
"rissa ini jam makan siang, tidak ada yang mengangkat telfon nya " jelas nathan
tapi aku benar me rasa tidak nyaman ingin sekali ganti baju
"aku saja yang membantu mu " nathan mengambil baju rissa
"tapi, aku me rasa " rissa gugup
"aku akan tutup mata ku, rissa aku ini masih suami mu, jadi kita masih halal " nathan meyakinkan
benar tidak ada pilihan, nathan menutupi matanya dengan sapu tangan agar aku tidak risih
tetap saja saat jari nathan, mengusap dadaku, jantung ku tetap deg-deg an
rissa aku, masih me rasa kan cinta itu ada
"sudah mas, terima kasih " ucap rissa
"akhirnya aku, bisa juga menahan diri ku, walau pun rasa nya kita sangat dekat, aku me rasa masa bahagia kita kembali " kenang nathan
kembali tinggal bersama, itu mengulang masa lalu
"sayang, aku mandi dulu ya, kamu istirahat saja, aku sudah menyalakan ac kamu bisa istirahat " nathan memberi selimut
namun rissa hanya tersenyum dan tidur, aku sebenarnya rindu perhatian hangat ini
setelah selesai mandi, nathan duduk di samping kasur rissa dan terus memandang wajah rissa
ya Allah, wajah ini yang aku rindukan sudah kembali, semoga kami terus bersama selama nya
nathan mencium kening rissa, namun rambut nathan basah menyentuh pipi rissa membuatnya terbangun
__ADS_1
"mas, kamu sudah selesai mandi " rissa kaget
"iya sayang, tidur kenapa? bangun " tanya nathan
"rambut basah mu, menetes di pipi ku dingin " jawab rissa
"sayang aku bahagia sekali, operasi mu berjalan lancar, sekarang selama pasca operasi aku sendiri yang akan merawat mu, untuk menebus waktu dulu saat kamu sendirian berjuang melahirkan Gio " nathan sedih
"tentu saja, semua itu memang salah mu, aku jadi sering sekali sudah itu karena mu " rissa kesal
"aku apa salah ku? " nathan binggung
"karena kamu lelaki sempurna, tampan dan kaya jadi banyak gadis iri padaku " tambah rissa
nathan tersenyum mendengar kekesalan itu
"kenapa? tersenyum kamu tidak marah " rissa binggung
"itu makian tapi juga pujian, tandanya kamu mengakui, jika suami mu ini luar biasa " nathan tersenyum lebar
dan mereka tersenyum bersama
"dasar kamu tidak berubah, selalu begitu " rissa senang
"akhirnya senyum bidadari bisa kembali aku lihat, senyum gadis yang memilki seluruh hati ku " gombal nathan.
"stop, kamu selalu jago gombal, aku lapar bisa tolong suapi aku " pinta rissa
dengan telaten nathan menyuapi rissa dengan pandangan penuh cinta
"kemaren saat kamu sedang operasi sudah, tapi sekarang jika di new York sore di Indonesia itu malam, jadi besok saja ya " jelas nathan
"mas sekali lagi terima kasih banyak ya, cinta mu tidak berubah padaku meskipun sudah banyak yang terjadi kamu tetap seperti Jonathan yang aku kenal " rissa menatap nathan
"benar aku tidak berubah, tapi kenapa? aku merasa takut, jika carissa ku yang berubah yang ingin pergi tidak ingin jadi istri ku lagi " ucap nathan
rissa pun berhenti mengunyah mendengar ucapan nathan
"sudah ayo makan lagi, jangan fikir kan apapun selain kesehatan mu " nathan santai
harus nya aku bersyukur memilki suami seperti nathan yang cinta nya tidak berubah
tapi ada jordy di kisah cinta ini
yang aku binggung melangkah
"mas bisakah wajah mu, mendekat ke pada ku " pinta rissa
"iya ada apa sayang " nathan mendekat
kali ini rissa yang mencium pipi nathan, entah apa yang aku fikir kan
"terima kasih, sudah jadi suamiku " rissa mencium pipi nathan
__ADS_1
nathan kaget juga bahagia, akhirnya dia yakin jika
carissa masih sangat mencintai nya
rencana ku mulai berjalan
bukan nathan jika tidak tergoda, tanpa basa basi bibir munggil rissa langsung di Tarik nya
ciuman bibir itu kembali terjadi, tanpa peduli jika rissa masih sakit
bibir lembut rissa masih milik ku
"kamu, curang aku tidak minta kamu membalasnya " rissa menahan perih di gigit nathan
"maaf sayang, aku tidak bisa menahan senang, apa lagi istri ku yang me mulai nya " nathan tersenyum
ya ampun, presdir bucin ku kembali
aku akan melupakan sejenak jordy
biarkan saat kini, bahagia milik kita
"rissa aku ingin kita berusaha lagi, mengembalikan semua nya, aku mohon lupa kan cinta jordy sejenak, berikan aku kesehatan jadi suami terbaik mu " pinta nathan
"ya, tapi jangan melewati batas" ucap rissa
"maksud mu batas apa?, kamu sedang sakit aku tidak akan melakukan lebih, cukup mencium saja aku akan mencoba menerima nya " nathan senyum menggoda
rissa bodoh sepertinya aku salah bicara
"kenapa? kaki mu terasa sakit " tanya nathan
"iya, aku merasa lelah sekali
suster pun mengetuk pintu, karena ini jadwal rissa di suntik obat dan waktunya rissa kembali istirahat
" Mr wirawan, saya mohon jangan biarkan Mrs wirawan melakukan banyak gerak "pesan suster
" ok "
melakukan gerakan apa? kami hanya ber ciuman apa itu berpengaruh
tapi carissa apapun itu aku pasti bisa kembali membuat mu yakin untuk kembali jadi istri ku lagi
karena takdir kita itu suami istri selama nya
kembali tinggal bersama selama pemulihan adalah kesempatan emas buat ku
dan kita singkirkan dulu jordy, anggap saja kita sedang honey moon lagi
atau jika perlu aku akan membuat mu, membuang jauh jordy
carissa putri itu milik ku selama nya
__ADS_1
tak akan ku biarkan si apapun merebut mu
dari hidup ku