
Jika benar seperti itu, maka itu adalah sebuah kabar gembira untuk Alex. pemuda itu tidak mengetahui jumlah kartu yang akan dia dapat. Tetapi jika kertu itu benar bisa memberikan efek seperti dugaanya, maka Alex dapat merekrut siapa pun untuk menjadi karyawannya, bahkan jika orang tersebut tidak mempunyai kemampuan apapa pun, dengan kartu itu Alex bisa memiliki karyawan yang handal.
Ternyata sistem miliknya akan memberikan misi darurat jika Alex mengerjakan Side misi, dan misi darurat yang muncul sesuai dengan apa yang Alex lakukan atau berkaitan dengan apa yang ada disekitarnya. Semua misi yang diberikan oleh sistem tidak ada yang merugikan untuk Alex sama sekali, jika benar apa yang dipikirkan Alex maka, misi yang diberikan oleh sistem adalah sebuah alasan bagi sistem untuk memberikan hadiah kepada Alex.
Hal ini membuat Alex semakin menyukai sistem yang dimilikinya ini. Tetapi Alex berharap, dirinya tidak akan terus bergantung kepada sistem kedepannya. Alex sendiri tidak mengetahui apakah sistem ini akan selamanya bersamanya atau hanya dalam waktu tertentu.
Jika benar ini hanya sementara dan dirinya sudah terlanjur sangat bergantung kepada sistem. Alex tidak dapat mengetahui apa yang akan terjadi nantinya. Maka dari itu, meski sistem memberinya banyak uang dan kemudahan, Alex berharap dirinya tidak terus bergantung kepada sistemnya.
__ADS_1
Alex akan memanfaatkan waktunya untuk memanfaatkan sistem dengan semaksimal mungkin. Memperkaya dirinya, mempelajari hal-hal baru, menambah banyak pengalaman. Alex ingin melakukan semua itu. Karena dengan semua itu, suatu hari nanti jika sistem meninggalkannya, Alex masih bisa beridiri dengan kakinya sendiri.
******
Kini Alex duduk di sebuah Kafe yang ada di Quarter. Dia sudah memiliki janji akan bertemu dengan Ghani disini. Sekarang Alex tinggal menunggu kedatangan Ghani, Alex datang jauh lebih awal dari waktu yang mereka tentukan. Tempat ini letaknya dekat dengan Kos annya, jadi dia datang lebih dulu, Alex juga akan memikirkan kapan akan pindah rumah, karena sekarang dirinya sudah kaya, apalagi mempunyai satu komplek perumahaan.
Hal itu memberikan sebuah inspirasi untuk Alex. Dia ingin perusahaan miliknya nanti memiliki tempat-tempat yang cukup bagus untuk dijadikan latar pengambilan sebuah foto. Dengan tempat yang bagus, suasana yang nyaman, dan makanan di Cafetaria yang enak, Alex yakin perusahaan yang akan dibangunnya akan suskes, jika semua karyawannya puas dengan apa yang disediakan oleh Alex untuk mereka.
__ADS_1
Alex tidak sabar untuk memunggu hal itu, Hari dimana perusahaanya akan di bangun, sayangnya itu masih cukup lama karena Alex belum menemukan lahan yang cukup bagus untuk dirinya bangun sebuah perusahaan disana. Jadi Alex harus bersabar untuk menunggu hal itu terjadi.
Seorang laki-laki berumur tiga puluh tahunan terlihat memasuki sebuah kafe. Ia terlihat megedarkan pandangannya, menyapu wajah seluruh pengunjung yang ada di kafe tersebut. Tidak lama kemudian laki-laki tersebut menjatuhkan pandangannya kepada Alex yang tengah duduk sendiri menghadap jendela.
Laki-laki tersebut kemudian berjalan mendekat ke arah Alex. "Alex ya?" tanya laki-laki tersebut ketika sampai di meja Alex.
"Iya saya sendiri. Pak Ghani ya?"
__ADS_1