
Brak!
Suara pintu kediaman Xiao terbuka lebar saat ditendang oleh Freedy.
Disana terlihat jelas raut wajah ketakutan mereka berlima. Siapalagi kalau bukan Xiao Wang, Xiao Yun, Xiao Li, Xiao Jia Li dan Xiao An.
Mereka jelas terkejut saat mendengar suara jeritan minta tolong para bawahannya dan semua itu jelas sia-sia dihadapan Freedy dan kawan-kawan.
"Hoya-Hoya siapa ini? Bukankah ini adalah keluarga Xiao yang terkenal?"
Ucap Agnes yang tiba-tiba muncul ditengah-tengah gerombolan.
"Si-Siapa kalian? Kenapa kalian menyerang keluarga kami? Apa kalian kira kami takut dengan kalian?" Ucap Yun dengan suara sombongnya, dia merasa tidak mungkin keluarga sebesar Xiao hanya kalah dengan duapuluh orang?.
"Haha lucu sekali! Bukankah terlihat jelas diwajah kalian jika kalian itu pengecut?"
Agnes sunggguh sudah tidak bisa menahan tawanya itu, bagaimana tidak? Sejak dia masuk saja sudah terpampang jelas raut wajah khawatir dan ketakutan mereka.
"Aa-apa sebenarnya kesalahan kami Tuan dan Nona?"
Kali ini Xiao Wang merasa keluarganya sudah diujung tanduk, pengamanan di kediamannya ini sudah termasuk kuat baginya namun sangat gampang dikalahkan hanya oleh dua puluh orang, dia tidak bisa menerima hal ini, namun semua sudah terjadi dan tidak bisa mengelak.
"Kesalahan kalian ya? Hanya satu mungkin!"
Perkataan Agnes membuat Xiao Wang gemetaran hebat tidak hanya ambigu namun juga membuat lututnya lemas. Dia merasa perkataan yang ambigu itu adalah kesalahan fatal yang telah keluarganya lakukan, namun dia tidak tahu apa itu.
"Kami tidak pernah merasa menyinggung kalian semua, dan jangan kalian kira kami akan kalah hanya dengan kalian semua!"
"Hm, kau merasa begitu arogan rupanya? Namun aku akan memberi kalian waktu sebanyak tiga menit untuk merenungkan kesalahan apa yang telah kalian buat!"
Seringai di wajah Agnes tidak pudar sama sekali, dia sangat ingin mencabik-cabik wajah yang sangat penuh kesombongan ini.
*Gemetar..
Gemeterr*..
Tubuh mereka berlima bergetar dengan hebat dan merasa tidak pernah menyinggung orang kuat, dan hanya satu yang terlintas di kepala Xiao Wang yaitu keluarga Qin.
__ADS_1
Sama halnya dengan Xiao Wang, tubuh Xiao Yun juga mulai lebih bergetar hebat, dia tidak menyangka keluarga Qin akan menemukan rencana busuk mereka secepat ini.
Namun satu hal yang membuat keduanya keheranan adalah pakaian dan rupa dari orang-orang yang ada di hadapannya.
Keluarga Qin adalah keluarga besar oleh karena itu mereka memiliki seragam untuk para bawahannya sendiri.
Dan pakaian yang digunakan oleh orang-orang didepan Wanh dan Yun sangatlah beda dengan pakaian keluarga Qin.
Wajah para penjaga keluarga Qin kebanyakan berwarna hitam dan coklat matang. Tidak pernah sekalipun mereka melihat penjaga berwarna putih seperti Agnes.
Namun mau bagaimana pun mereka mencoba menolak fakta bahwa rencana mereka diketahui oleh pihak lain secepat ini! Mereka berfikir bahwa kemungkinan rencana ini akan diketahui pihak keluarga Qin satu atau dua tahun kemudian saat rencana itu akan sepenuhnya berhasil. Namun hasilnya sangatlah berbeda dengan presepsi mereka.
"Ttidak mungkin kalian adalah bawahan keluarga Qin! Aku tidak percayaaa!!"
Agnes, Freedy dan yang lainnya menaikan satu alisnya lalu tertawa dengan kencang.
"Hahaha! Apakah mereka sedang membuat serial komedi? Sungguh ini sangatlah lucu lihatlah mereka mencoba memggertak namun kakinya bergetaran!"
"Hahaa Freedy kau benar, bagaimana jika kita vidiokan ini lalu kirim kepada Tuan"
"Haha baik-baik sepertinya ini lucu, Hei kau segera vidiokan ini lalu kirim kepadaku!"
"Hahaha!!"
Xiao Wang dan keluarganya terkejut dengan tawaan Agnes dan yang lainnya, dia lumayan merasa lega saat mendengat ucapan orang-orang dihadapannya, hanya saja dia menatap heran kepada Agnes dan yang lainnya.
'Jika mereka bukanlah keluarga Qin, lalu apa ada hal yang membuat orang-orang kuat ini menghancurkan kediamanku?'
Xiao Wang merasa ini bukanlah sebuah kehancurkan keluarganya, jika memang benar Agnes dan yang lainnya adalah suruhan keluarga Qin maka mereka tidak akan bisa berbuat apa-apa.
Namun beda halnya jika mereka bukanlah orang suruhan keluarga Qin, Xiao Wang merasa ini sangat muda untuk ditangani.
Seringai licik milik Xiao Wang mulai muncul di mukannya itu, dia berfikir untuk memanfaatkan kelompok ini menjadi bawahan keluarganya.
"Hehehehe! Bukan keluarga Qin ya! Jika begitu maka, kalian dalam masalah besar, Hahahaha!" Gelagak tawa Xiao Wang membuyarkan candaan Agnes dan Freedy dia menatap heran dengan ucapan orany busuk di hadapannya.
Seperti paham apa yang dimaksud oleh Xiao Wang, Agnes segera berkata dengan seringai yang tak kalah kejam dan membuat mereka merinding ketakutan.
__ADS_1
"Kau berfikir untuk memanfaatkan kami karena bukan dari keluarga Qin? Justri itu adalah kesalahan kalian bodoh! Tuan kami lebih hebat daripada keluarga Qin, Hahaha!"
Bagai disambar petir Xiao Wang menatap Agnes dengan tatapan kosong, dia tidak berharap bahwa pikirannya dapat terbaca secepat itu. Dan dia mulai merasa lemas kembali saat mendengar kata-kata milik Agnes.
Xiao Yun dan lainnya mulai memucat kembali, mereka berempat merasa bahwa dengan ucapan Xiao Wang dapat membuat kelompok di depannya itu kalang kabut ketakutan, namun hal yang terjadi berbeda dengan ekspetasi mereka semua, tidak pernah terlintas hal dimana keluarganya akan dikalahkan semudah ini oleh sebuah kelompok yang tidak jelas.
"Kalian pasti bertanya-tanya siapa Tuan kami bukan? Yah namun sebenarnya kalian juga mengenalnya kok, hanya mungkin tidak menyangka saja!" Ucap Agnes dengan nada yang membuat mereka berlima kesal dan menahan amarahnya, namun bisa apa mereka dihadapan wanita iblis ini?
"Baiklah karena aku sedang dalam mood yang bagus maka akan kuberi tahu kepada kalian berlima, Tuan ku adalah-"
Kring...Kring..
Belum sempat Agnes melanjutkan perkataanya, Hp yang berada disakunya mulai berdering dan membuat momen epik ini harus tertunda.
"Tch sial siapasih!"
Agnes segera merogoh kantongnya yang ada didalam celanannya itu, dan terpampang jelas nama kontak bertuliskan 'Blood'
Agnes gemetar saat melihat nama kontak itu, dia merasakan firasat yang buruk, gelagat aneh Agnes membuat Freedy dan yang lainnya keheranan, berbeda dengan Xiao Wang dan yang lainnya yang merasa itu adalah kabar baik untuk keluarga Xiao.
"Ha-Halo-" Kali ini ucapan Agnes terhenti lagi karena rentetan pertanyaan yang muncul di dalam seberang telpon itu.
"Agnes bodoh! Kau ada dimana sih? Tuan Alex sudah menunggu selama satu jam! Apakah kau sedang bersenang-senang bersama mangsamu Ha?! Keluarga seperti mereka seharusnya bukanlah tandinganmu! Apakah perlu bantuanku? Tuan Alex akan memberi waktu sepuluh menit lagi, jika kau tidak sampai tepat waktu maka kau akan diasingkan ke Afrika selama tiga tahun!"
Tutt...Tutt..
Belum sempat Agnes menjelaskan kepada Blood, sambungan telepon itupun terputus dan membuat Agnes kesal.
"Tch Gara-gara keluarga kalian membuat diriku akan terkena hukuman bangsat!"
"Freedy tembak ketiga wanita itu lalu bakar rumah ini!, Kita akan membawa kedua pria bodoh itu saja!"
Freedy kaget setengah mati saat mendengar teriakan Agnes, namun karena perintah telah diturunkan maka mau tidak mau haruslah dilaksanakan.
"Sebelum kalian mati, kau harus tahu siapa yang membunuhmu!"
"Saya adalah Agnes bawahan dari Tuan Alex, Tuan Muda keluarga Qin! Karena bagi Tuan, kalian adalah ancaman maka kalian wajib dimusnahkan!"
__ADS_1
Degh