
[Flashback Chapter 48]
Hong Li yang melihat beberapa murid bergetar setelah mendengar namanya pun tersenyum sinis. Dia bisa menebak bahwa murid yang bergetar takut pastinya berada di dalam kekuasaan daerah keluarganya.
Berbeda dengan murid-murid yang tampak acuh dengan identitas Hong Li.
Hong Li sebenarnya merasa geram dengan murid yang tidak ketakutan saat mendengar identitasnya. Namun apa daya dia ingin menjaga nama baiknya dulu dan mengesampingkan masalah orang yang tidak ketakutan itu.
[Back Story]
Kita skip saja cerita tentang kehidupan Yoana saat dikampus.
Sejak saat itu Hong Li selalu mengejar Yoana dengan berbagai cara. Entah itu cara romantis, Aestetic, Keji, dan masih banyak lagi.
Yang paling membuat Feng Yoana membenci Hong Li adalah karena dia memukuli teman satu bangkunya.
Jadi kejadiannya seperti ini....
Di dalam kelas seni terdapat seorang gadis dengan rambut panjang berwarna pirang dan mata coklat terang.
Lalu di depan gadis itu terlihat seorang pemuda dengan gaya rambut undercut dengan berwarna hitam pekat dan mata berwarna biru.
Mereka terlihat sedang asyik mengobrol disertai canda dan tawa yang menghiasi ruangan itu.
"Haha! Jadi saat kau ingin pulang tidak sengaja menginjak tai kucing? Haha"
Tawa Yoana yang begitu indah membuat para murid yang ada disekitar sana terpesona dengan tawaan Yoana.
Tidak jauh berbeda dengan pria yang ada di hadapan Yoana. Dia sangat-sangat terpesona! Dia ingin Yoana menjadi kekasihnya, namun dia hanya orang biasa yang tidak sebanding dengan Yoana apalagi keluarga Yoana.
Dia merasa sangat mustahil untuk mendapatkan restu dari keluarga Feng, jangan memikirkan terlalu jauh, pikirkan yang ada di depan mu apakah dia bisa kau dapatkan.
__ADS_1
Itulah yang ada di dalam pikiran pria tersebut saat sedang terpesona dengan Yoana.
Namun tawaan itu segera berhenti saat Hong Li memasuki kelas dan melihat tawaan Yoana. Dirinya sempat terpesona dan memikirkan hal-hal mesum dengan Yoana. Namun itu segera di hilangkan saat melihat Yoana tertawa karena pria lain!
Hong Li pun segera melangkahkan kakinya dengan cepat menuju bangku Yoana dan pria itu
'Bajingan, Pria itu mendahuluiku jangan sampai Wanita incaranku menjadi miliknya!'
Suara langkah kaki Hong Li sangat terdengar jelas di telinga para mahasiswa disana.
Drapp....Drapp..
Suara langkah kaki milik Hong Li sangat membuat semua orang dibuat penasaran.
Terdengar jelas suara langkah kaki dengan kecepatan di atas rata-rata yang menandakan bahwa orang itu terburu-buru.
'Sial! Sial! Akan kubunuh kau bajingan"
Maki-makian terdengar jelas di dalam pikiran Hong Li.
Tak beda Jauh dengan pemuda yang ada di depan Yoana, sebut saja namanya paijo, soalnya karakter gak penting.
Paijo yang melihat kedatangan Hong Li dengan buru-buru segera berkeringat dingin, apalagi langkah kakinya menuju diriinya duduk saat ini. Sudah bisa dipastikan Hong Li cemburu dengannya.
'Hah..Tamatlah sudah riwayatku! Ayah Ibu maafkan anakmu yang tidak bisa membalas jasa kalian'
Ucap paijo dalam hati. Dia melihat Hong Li seperti seekor singa yang siap menyatapnya hidup-hidup.
Singkatnya Hong Li sudah ada di depan Paijo dan segera memukul paijo dengan keras
Bugh...Buackk
__ADS_1
Yoana yang melihat adegan itu pun terkejut dan tidak terima dengan perlakuan Hong Li kepada Paijo.
"Cukup! Apa yang kau lakukan kepada paijo?! Kalau kau teruskan dia bisa mati! Jika dia mati maka nama baik kampus kita akan jelek karena ulahmu!"
Teriakan Yoana membuat Hong Li segera menghentikan tinjuannya itu.
Kejadian itu benar-benar hampir menarik ratusan siswa berkumpul ingin tahu ada apa.
Tentunya bergerombolnya para mahasiswa membuat para dosen dan petinggi kampus keheranan. Dan mulai datang untuk melihat kejadian apa kali ini.
Akhirnya Dosen dan Para petinggi kampus datang dan meredakan kerumunan itu.
"Hei bubar-bubar! Segera kembali kekelas masing-masing, sepuluh menit lagi istirahat selesai."
Ucap Salah satu Dosen.
"Ada apa ini? Bisa dijelaskan?!"
Teriak salah satu petinggi kampus. Dia merasa kejadian ini benar-benar membuat nama universitas menurun.
Singkatnya salah satu siswa yang berada disnaa mulai menjelaskan. Tentunya semua penjelasan itu di dengar baik-baik oleh petinggi kampus dan dosen disana.
Kejadian itu tentunya membuat emosi petinggi kampus geram, dia tidak takut dengan keluarga Hong. Jika keluarga Hong tidak terima maka lawannya adalah Universitas Tang Yuan yang berada di bawah kekuasaan Negara Alaska dan keluarga Feng.
Tentunya kekuasaan keluarga Feng di kampus itu hanya diketahui oleh beberapa petinggi saja. Jadi tidak ada siswa dan dosen yang tahu jika keluarga Feng adalah setengah pemilik dari Univeristas ini.
Dari kejadian itulah Feng Yoana mulai benci kepada Hong Ling. Dulunya dia hanya risih, namun sekarang dia benar-benae benci dan selalu menatap sinis ke arah Hong Ling.
Karena siswa yang dihajar oleh Hong Ling berasal dari keluarga biasa tanpa dukungan apapun membuat para petinggi kecewa karena tidak bisa membela koran , dan ditambah tidak adanya bukti berupa vidio atau cctv.
Bisa saja luka yang di terima paijo atau saksi siswa sebagai bukti. Namun keluarga Hong ya keluarga Hong, keluarga yang selalu mengancam keamanan sesorang jika tidak tutup mulut.
__ADS_1
*Crazy Up 3
*Capek juga buat Crazy Up malem² :v