SYSTEM RICH

SYSTEM RICH
Chapter 76. Keluarga Xiao (1)


__ADS_3

Kediaman Keluarga Xiao


Agnes dan para bawahannya telah sampai di depan Kediaman keluarga Xiao. Para penjaga di gerbang ini bisa dibilang rendahan dan menurut Agnes dia tidak perlu turun tangan.


Bawahan milik Agnes jangan dianggap remeh, karena ada beberapa yang menjadi mantan Ketua Gangster yang lumayan terkenal contohnya Fredy.


Fredy adalah anak konglomerat yang sudah bangkrut. Namun dia bukanlah orang yang berpikiran sempit. Tidak mungkin orang tuanya tiba-tiba bangkrut tanpa alasan yang jelas. Karena rasa penasaran yang tinggi dia mulai membuat sebuah kelompok kecil² an sampai tiga tahun kemudian kelompoknya itu menjadi sebuah geng yang diberi nama Fed Devil. Bukan sembarang nama Freedy memberi nama dengan kata Devil, namun memang itu adalah kenyataan bahwa para anggotanya adalah setan, tidak pernah memberi ampun kepada semua musuhnya.


Sejak kelompoknya sudah menjadi besar akhirnya dia tahu bawha rival keluarga ayahnyalah yang membuat bisnis orang tuanya hancur. Dan disitu lah Freedy menjadi Ketua Gengster sampai suatu hari dia di rekrut oleh Agnes. Sempat dia menolak karena merasa Agnes masilah lemah karena gender yang cukup berbeda dan membuatnya berfikir bahwa perempuan itu lemah. Namun kenyataannya saat dia menantang duel dengan Agnes dengan sebuah perjanjian


-Jika Freedy menang melawan Agnes, Maka Agnes akan menjadi Bawahan Freedy begitu pula sebaliknya.


Bukannya menang dirinya malah kalah telak oleh Agnes tidak sampai sepuluh menit. Begitulah sejarah kelam milik Freedy.


***


"Ah? Inikah Keluarga Xiao? Kenapa penjagaannya sangat lemah, bukankah mereka keluarga militer? Aneh!"


Agnes menatap heran kepada penjaga kediaman Xiao yang hanya dijaga oleh dua orang yang memiliki kekuataan dibawah rata-rata, hanya bermodalan tubuh kekar saja. Namun bagi Agnes itu masih lah kurang.


"Nona, Anda tidak perlu turun tangan, biar saya dan rekan lainnya yang membereskan hal ini" Ucap Freedy dengan mata berbinar-binar dengan semangat yang membara.


Agnes menatap semua bawahannya lalu menghela nafas panjang. Dia merasa 'ini jebakan?' Karena tidak mungkin sebuah kediaman keluarga Xiao setingkat militer penjagaannya sangat minus seperti ini.


"Baiklah, kalian boleh turun tangan dahulu, namun ingat jangan pernah lengah sekalipun, Karena ini adalah Keluarga Xiao!"


"Siap Nona!"


Mereka semua pun segera beranjak keluar satu persatu dari mobil. Para bawahan Agnes menimbulkan kecurigaan para penjaga Kediaman Xiao.


Mereka berdua mulai waspada dengan keberadaan Freedy dan rekan-rekan lainnya.


Agnes hanya mengamati dari kejauhan berharap ini bukan jebakan, namun melihat reaksi terkejut dari bawahan Xiao, dia mulai merasa lega.


Freedy dan yang lainnya mulai melangkah dengan perlahan-lahan hingga tiba didepan kedua penjaga Xiao.


Namun hal yang tak terduga malah terjadi yaitu kedua penjaga Xiao tersebut tak lain adalah mantan anggota milik Freedy.


"Bo-bos Freedy?"


Ucap penjaga Xiao itu dengan nada yang terbata-bata, dia memiliki firasat buruk dengan kedatangan mantan bosnya ini.


Freedy hanya menatap datar ke depan, walaupun dia ingat dengan semua wajah anggotanya, namun dia tidak pernah memberi ampun kepada musuhnya.


Karena sekarang dia adalah bawahan Agnes maka yang harus dia turuti hanyalah perintah Agnes saja. Karena itu adalah hal yang wajib dan mutlak di dunia gelap.


Hanya yang terkuat saja yang bisa memimpin dan yang lemah hanya bisa menjadi bahan samsak tinju.


"Tidak kusangkah 'MANTAN' anggota ku bekerja di keluarga Xiao, namun sepertinya nasib mu tidak baik!" Seringai Freedy mulai muncul di sela-sela perkataannya.

__ADS_1


Benar saja tidak berselang lama setelah Freedy mengucapkan hal itu, Rekan miliknya mulai bergerak menyerang dengan cepat dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Karena Mantan anggotanya itu memang tergolong orang terlemah dari yang lainnya.


Freedy pun cukup heran kenapa orang selemah itu bisa diterima di keluarga Xiao yang katanya memiliki bawahan yang sangat kuat.


'Apa itu hanya rumor saja ya?'


"Maju semuanya! Tidak perlu basa-basi langsung tembak! Kita akan buat keributan besar agar lebih cepat selesai! Perintah Tuan Alex adalah mutlak untuk Nona Agnes, yang artinya mutlak pula untuk kita, jadi kita tidak boleh membuat Tuan Besar menunggu!"


"Horaaaa!!"


Dorr..


Dor...


Dorr...


***


**Didalam kediaman Xiao terdapat lima orang yang sedang duduk manis menikmati hidangan makan siang saat ini.


"Hm..Gery bagaimana perkembangan anakmu di sana? Apakah dia sudah bisa mendekati Tuan Muda keluarga Qin itu?" Ucap seseorang sepuh yang memiliki tongkat di samping kirinya.


Matanya menyorot sangat tajam setajam pisau yang bersiap untuk membelah perut ikan.


"Tenang saja Ayah Zhuang (Deny) sudah mulai mendekati anak itu bersama yang lainnya, menurut pendapat Zhuang anak itu hanyalah bocah biasa!" Kali ini yang berbicara adalah suara seorang pria yang lumayan tua.


"Hihihi, tidak lama lagi keluarga kita akan semakin bertambah kaya!" Ucap seseorang wanita namun jika didengar lagi suara itu tidak lah muda namun sudah lumayan tua.


"Benar apa yang dikatakan oleh Ibu nenek, pasukan rahasia milik keluarga Qin masih bergerak di balik layar dan sepertinya mereka juga sedang memperhatikan beberapa keluarga sekitar, Kita tunggu saja hasil dari adik Zhuang" Ucap seorang gadis? Ya sepertinya ini adalah seorang perempuan muda dan tidak terlalu tua.


Mereka semua adalah keluarga Xiao.


-Xiao Wang (Kepala Keluarga Xiao)


-Xiao Li (Istri Xiao Wang)


-Xiao Yun (Anak Tunggal Xiao Wang)


-Xiao An (Istri Xiao Yun)


-Xiao Jia Li (Kakak Xiao Zhuang/Deny)


----


Dorr...


Dor...


Dorr...

__ADS_1


Sampai suara tembakan pun terdengar hingga di dalam kediaman yang membuat mereka berlima panik.


"Siapa itu yang membuat keributan?! Penjaga! Penjaga! Penjaga!" Teriak Xiao Yun dengan nada panik.


Dengan sigap para penjaga yang berada didekata mereka semua segera datang dengan kalang kabut. Mereka keringat dingin saat mendengar teriakan Tuannya, apalagi ditambah dengan suara tembakan yang menggema.


"Sa-saya disini Tuan"


"Periksa apa yang sedang terjadi di luar sana?" Ucap Wang yang tidak bisa menahan amarahnya, siapa mereka berani-berani membuat kerusuhan di dalam kediaman keluarga Xiao.


"Setahu saya ada beberapa orang berpakaian hitam menorobos masuk dana membuat keributan disana Tuan"


"Sial! Segera bereskan"


"Baik!"


Pengawal itu dengan segera beranjak keluar dari ruangan itu. Dia tidak ingin menjadi pelampiasan kemarahan Tuan besarnya.


"Sial, apakah Qin brengsek itu telah tau rencana kita?"


"Tidak mungkin Ayah, sesuai dengan informasi intelejen keluarga, mereka tidak pernah mencari informasi tentang keluarga kita"


"Lalu siapa yang sedang membuat keributan didepan sana?"


"Mungkin hanya anak gengster bau kencur yang ingin membuat tenar saja kakek"


Wang geram dengan ucapan cucunya itu, membuat tenar? Jangan konyol! Ini adalah keluarga Xiao! Ingat keluarga Xiao! Keluarga yang memiliki sejuta cara untuk memusnahkan geng-geng kecil, mana berani mereka bermain terang-terang an disini.


"Kau! Jika tidak tahu apa-apa lebih baik diam saja, aku tidak butuh cucu tidak berguna sepertimu! Geng kecil matamu!"


Xiao Yun dan yang lainnya tidak bisa berbuat apa-apa jika Wang sudah mulai marah seperti ini.


***


"Haha, inikah keluarga Xiao? Cecunguk seperti ini diarahkan kepada kita? Apakah mereka bercanda teman-temanku!" Teriak Freedy dengan semangat membara membuat semua rekan-rekannya mulai semangat.


"Haha, Bos Freedy memang lucu, mungkin memang hanya inilah kekuatan Xiao, Xiaojing"


"Hahah Xiaojing!"


"Anjir si curut ini malah bilang begituan, lihat muka mereka semua merah padam seperi terkena terik matahari!"


"Hahaha!"


Pertarungan yang terjadi tidaklah besar dan hanya membutuhkan sedikit tenaga saja. Menurut pandangan Agnes dia tidak perlu turun tangan, karena semuanya hanyalah ikan teri.


Tidak ada yang memakai sebuah senjata satupun, penjaga milik Xiao ini hanya ingin menggunakan tinju dan tendangannya saja. Atau mungkin mereka yang tidak memiliki sebuah senjata?


Namun itulah kesalahan fatal bawahan keluarga Xiao! Menyerang menggunakan fisik adalah kekuatan utama milik Anggota Agnes, kekuatan yang bisa dibilang abnormal.

__ADS_1


Sampai tibalah dimana mereka semua membereskan cecunguk Xiao dan mulai masuk kedalam kediaman Xiao. Dan disitulah Agnes turun dari mobil lalu mengikuti mereka dari belakang, untuk berjaga-jaga jika ada sisa-sisa pasukan yang akan menyerang secara diam-diam.


"Hm? Apakah ini keluarga yang dirumorkan memiliki kekuatan setingkat militer? Apakah negera ini hancur?" Ucap Agnes kebingungan saat melihat mayat-mayat anggota Xiao.


__ADS_2