
"Haha!"
Della, Mr. Zex, Ms.Agnes, Ms.Kiyora. Mr.Leo, Mr.Arga, Mr.Blood yang mendengar tawa Alex jelas merinding dan binggung.
"Haha! Della siapkan uang yang banyak! Kita akan membeli saham keluarga Hong sedikit demi sedikit lalu saat mereka mulai membuat proyek besar langsung tarik kembali saham itu, Hahaha! Bukankah sangat disayangkan jika kita langsung menghancurkan mereka"
Della yang mendengar ucapan Alex tentunya setuju, jika langsung hancur maka tidak akan seru sama sekali.
"Baik Bos"
Mr.Zex dan kelima rekannya tentu paham apa yang sedang direncanakan oleh Alex saat ini.
...----------------...
Malam hari pun tiba saat ini sudah tepat pada pukul tujuh malam, para karyawan perusahaan A.D company sedang digegerkan dengan kabar kedatangan keluarga Hong.
Mereka berdoa semoga perusahaan yang mereka tempati tidak tunduk pada keluarga Hong.
Iring-iringan mobil milik keluarga Hong terpampang jelas di depan gerbang perusahaan, bisa di lihat dari jumlah mobil yang dibawa lalu, para pengawal yang mencapai seratus lima puluh orang.
Di dalam salah satu mobil itu keluar seorang pria paruh baya dengan jenggot putih lalu disusul oleh seorang pria tua dengan kumis yang lumayan tebal.
Mereka bisa ditebak oleh semua orang, siapa lagi kalau bukan kepala keluarga Hong dan anaknya yang sangat sombong itu.
"Hei lihatlah, bukankah itu kepala keluarga Hong"
"Iya sangat menakutkan, semoga saja bos dapat mengatasi keluarga Hong ini"
"Tapi bukankah itu mustahil? Lihatlah pengawal yang dibawa oleh keluarga Hong, bukankah pasukan bos kita tidak mencapai angka seratus?"
"Huhu, aku tidak mau perusahaan ini tunduk pada mereka!"
"Kalau begitu kita hanya bisa berdoa"
Ucapan random para karyawan A.D company dapat didengar jelas oleh keluarga Hong.
'Heh! Memang siapa yang bisa melawan keluarga Hong?'
'Lihat saja kalian akan kujadikan penghangat ranjangku satu persatu!'
...----------------...
Singkatnya pihak keluarga Hong telah sampai di ruangan rapat yang telah disiapkan.
Terlihat jelas Alex yang duduk di salah satu meja bundar dan disamping kanannya ditemani oleh Della, lalu Mr.Zex hanya berdiri di belakang tempat duduk Alex.
__ADS_1
"Wah kalian sudah datang! Silahkan duduk, bisakan duduk sendiri?"
Sindir Alex ke pihak keluarga Hong, Alex sudah bisa menebak sifat para anak keluarga Hong, yaitu mudah tersulut emosi.
Padahal Alex sendiri yang meminta untuk berdiskusi, namun dirinya sendirilah yang menyindir keluarga Hong.
Kepala keluarga Hong saat ini masih dipegang oleh kakek dari Hong Li, sebut saja namanya Hong Guyo, lalu ayah dari Hong Li sebut saja Hong Zhan.
Hong Guyo, dan Hong Zhan yang mendengar ucapan Alex tak kuasa ingin memukul wajah tampan milik Alex saat ini juga.
"Haha! Tentu saja bisa"
Mereka berdia pun segera duduk lalu berkata.
"Jadi apa yang perlu Anda diskusikan kepada kami?
"Kami tidak menyangka bos perusahaan ini adalah seorang pemuda sepertimu, jika dilihat-lihat umur mu masih sangat muda"
Alex hanya menatap mereka sekilas lalu melanjutkan menyeruput tehnya.
Tak berselang lama Alex membuka mulutnya, bukan untuk berbicara melainkan untuk memakan kue yang berada di depannya.
"Nyam..Della kue ini sangat enak, cobalah beli lagi besok"
Della hanya menganggukan kepala walaupun didalam hati dia sangat ingin tertawa, bagaiman tidak? Saat ini bosnya sama sekali tidak menganggap keberadaan kepala keluarga Hong yang ada didepannya.
Tidak beda dengan bawahan keluarga Hoang berada diluar, mereka saat ini sedang berpeeang melawan anggota Nsf yang sedang bersembunyi.
"Heh, berani-beraninya menyerang Ketua! Lawan aku dulu jika ingin melawan Ketua!"
Bawahan Hong tidak menahan diri untuk menyerang Mr.Zex mereka mulai mengeroyoki Mr.Zex secara brutal dan tidak berhenti.
Namun semua upaya mereka tidak membuahkan hasil sama sekali, malahn kaki dan tangan mereka yang patah dan retak, badan mereka penuh memar dan tidak lupa mulut mereka memuntahkan seteguk darah.
Hong Cuyo dan Hong Zhan tidak bisa tidak terkejut, pasalnya bawahan yang menyerang Mr.Zex berjumlah dua puluh dan termasuk bawahan elite dikeluarga Hong namun tidak ada satupun yang berhasil menggores Mr.Zex sama sekali.
Karena dirasa mereka tidak bisa melawan Mr.Zex Hong Cuyo memutuskan untuk melawan Alex saat Mr.Zex sedang lengah.
Hingga sebuah sendok melesat ke arah Alex dari samping kanan yang dilemparkan oleh Hong Cuyo.
Alex menangkis sendok tersebut dan melemparkannya menuju kearah Hong Zhan yang mulai bergerak ke arahnya.
Lalu Alex melompat kebelakang karena datang serangan dari Hong Zhan.
"Jadi ceritanya kita pilih perang ya? Haha"
__ADS_1
Tidak ada jawaban dari Hong Cuyo dan Hong Zhan mereka terus mencoba melawan Alex.
Alex berhasil mengindari dia serangan tersebut kemudian berdiri menatap mereka berdua disana.
"Jadi ceritanya ini 2vs1? Haha oke ku ladeni kalian!"
"Sepertinya memang harus begitu!" teriak Hong Cuyo yang kembali maju dan menyerang dengan tangan kosong membentuk sebuah tinju.
"Zex kau tidak perlu ikut campur dalam perkelahian kami!"
Zex yang sedang fokus hanya menganggukkan kepalanya, dan Alex sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu.
Alex menangkis serangan Hong Cuyo dan memberikan satu pukulan kuat kearah dadanya.
Bugk...
Satu pukulan kuat itu sukses membuar Hong Cuyo terjatuh ke atas lantai dengan batuk-batuk darah.
Alex memilih menyerang menggunakan bela diri biasa, karena lawannya sama sekali bukanlah seorang kultivator atau pembudidaya.
Kemudian Alex kembali menghindar kesamping kanan untuk menghindari serangan Hong Zhan dan memberikan pukulan kuat pada bagian dada dan perut sebagai serangan balik.
Bugk! Bugk!
Dua pukulan sukses membuat Hong Zhan terjatuh tak jauh dari Hong Cuyo di atas laintai dengan kondisi sampai batuk-batuk darah.
Sedangkan Hong Cuyo yang melihat anaknya tergeletak disampingnya dengan kondisi yang tak jauh bedanya tidak bisa menahan amarahnya.
Dia menatap Alex dengan tatapan tajam lalu berkata.
"Kau menggunakan tenaga dalam yang kuat sekali, aku kagum padamu!"
Ucap Hong Cuyo
"Aku terima pujianmu" jawab Alex dengan tatapan datarnya.
Hong Cuyo kembali berdiri lalu melesat maju untuk menyerang kearahnya, namun Alex malah menyambut tinjuan Hong Cuyo yang diarahkan kepadanya dengan sebuah tinjuan juga.
Sehingga membuat dua tinju keras beradu satu sama lain, dan menghasilkan gelombang udara yang sangat besar.
Bugh! Boom! Swoosh!
Lantai yang berada di bawah kaki mereka berdua retak dan hancur karena gelombang tinju yang keras itu.
Hong Cuyo merasakan tulang legannya patah, dan Alex hanya biasa saja. Bahkan Alex menyerang kembali dengan mendaratkan dua pukulan keras pada tubuh Hang Cuyo.
__ADS_1
Bugkk!Bugkk!
Dua pukulan mendarat sempurna ditubuh Hong Cuyo dan berhasik membuatnya langsung tumbang tidak sadarkan diri diatas lantai.