SYSTEM RICH

SYSTEM RICH
Chapter 25. Minta Maaf Dalam 4 Jam !


__ADS_3

Saat Alex menekan kunci mobilnya. Kedua pintu mobil Bugattie Centodieci terbuka secara perlan! Tiba-tiba seluruh parkiran hanya terdengar suara Bugattie Centodieci membuka pintu mobilnya!


Bagaimana bisa?


Geno yang berdiri di tempat sangat terkejut. Dia terus menatapi semua ini dengan tatapan kosong.


Sementara, Vivi yang di samping juga tertegun! Meskipun dia tidak tahu harga mobil ini, tapi melihat modelnya saja, dia bisa menebak mobil ini sangat mahal!


"Silahkan! Bukankah kamu mau menghancurkannya? Hancurkan saja."


Alex melipat tangannya bersandar dengan santai. Lalu dia berkata dengan nada bercanda.


Kini, eskpresi Geno terus berubah menjadi warna pelangi.


Menghancurkan mobil? Bercanda kan?


Jangankan menghancurkan nya! Sentuh saja dia tidak berani! Siapapun yang tahu tentang mobil sport pasti tahu ini adalah Bugattie Centodieci! Harga ratusan miliar! Mobil sport kelas atas yang hanya ada 10 unit di seluruh dunia! Saat Bugattie Centodieci diluncurkan, Geno juga pernah berpikir untuk membelinya. Tapi harga nya sungguh terlalu mengerikan. Bahkan menjual dirinya pun masoh tidak sanggup untuk membelinya!


Jadi, menghancurkan nya? Itu benar-benar konyol

__ADS_1


"Haha! Salah paham! Semua ini salah paham!"


Geno buru-buru menjelaskan nya setelah tertegun sejenak.


Dia tidak menyangka pria muda sederhana ini bakal lebih kaya dan lebih berstatus daripada dirinya! Tapi sebenarnya dia sangat penasaran. Siapa identitas Pria muda di depan nya ini? Bisa-bisanya membeli Bugattie Centodieci? Seharusnya tidak ada Bugattie Centodieci di dalam negeri!


Sedangkan Alex mencibir dan berkata.


"Huh! Salah paham? Ingat jangan sembarang omong kalau belum cukup berkemampuan! Jika tidak, kamu tidak akan sanggup menerima konsekuensi nya!, Mobil mu itu adalah pemberian Orang tua mu bukan hasil kerja keras dirimu! Maka dari itu jangan sombong! Di atas langit masih ada langit."


Seusai berbicara, Alex langsung menarik Vivi yang ada di sebelahnya dan berkata.


"Ayo pulang!"


Setelah keduanya memasuki Bugattie Centodieci Alex menyalakan mesin mobilnya, Suara mesin mobil yang memang khas suara Bugattie kelas atas dapat di dengar oleh semua orang yang ada di sana. Lalu Alex menurunkan kaca jendela mobilnya dan melirik Geno lalu berkata.


"Seingatku, kantor Asuransi Jiwa Prabu berad di Gedung Anugera kan? Pulang dan beri tahu ayahmu, suruh dia datang meminta maaf dalam 4 jam ini. Namaku Alex Dior!"


Seusai berbicara, Alex menginjak pedal gas mobilnya dan melaju jauh!

__ADS_1


Sedangkan Geno masih berdiri di tempat dan menghirup udara lembab di sana. Ekspresinta terlihat sangat kesal dan rumit. Terutama pesan terakhir dari Alex, itu membuatnya merasa sangat cemas. Kini dia sangat penasaran dengan identitas Alex. Jadi dia mengelurakan telepon nya untuk bertanya kepada Kakaknya.


"Halo kak anak konglomerat di Quarter ada yang bernama Alex Dior tidak?"


Di ujung telepon langsung berbunyi suara yang riang.


"Alex Dior? Memangny ada? Tidak pernah dengar kenapa?"


Geno tampak curiga dan ragu. Lalu dia mulai menceritakan kejadiam tadi. Begitu selesai berbicara, Yayan Aryono kakaknya di unung telepon mulai emosi.


"Brengsek! Kamu bilang dia merebut wanita mu? Terus masih menyuruh ayah kita pergi meminta maaf kepadanya? Sialan! Bocah dari mana itu! Berani nya dia berkata seperti itu? Cari mati ya!"


Geno menjawab dengan ragu." Tapi kak, dia membawa Bugattie Centodieci!"


"Bugattie Centodieci?"


Kakaknya tertegun, namun tak lama kemudian langsung mencibir dan beekata.


"Huh! Kamu percaya? Mobil mewah yang hanya ada 10 unit di seluruh dunia. Kalaupun benar ada orang yang mampu mengendarainya, bagaimana mungkin aku tidak tahu? Dik.. dik kamu masih terlalu muda. Aku rasa Alex itu hanya pintar akting saja. Kemungkinan itu mobil di modifikasi dari mobil lain! Tenang saja kakak akan membalas dendam untuk mu!

__ADS_1


Modifikasi katanya? Apakah Yayan Aryono begitu bodoh? Suara deruan khas mobil Bugattie kelas atas terdengar sangat jelas di kuping semua orang yang ada di sana.


Setelah selesai berbicara, telepon langsung terputus, Geno pun belum sempat mengatakan apapun.


__ADS_2